Sejarah Islam

Manusia bijak adalah manusia yang mengetahui & belajar dari sejarah

Tag Archives: indonesia faithfreedom

Apakah Quran Melarang Pembunuhan?

Apakah Quran Melarang Pembunuhan?

 

Diposkan oleh Ali Sina pada tanggal 14 Agustus 2011

Untuk mendemonstrasikan bahwa Islam tidak mempromosikan kekerasan, maka seringkali orang-orang Muslim mengutip satu bagian Quran yaitu Sura 5:32

…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya…

Kedengarannya sangat baik. Masalahnya adalah bahwa ini bukanlah sebuah ajaran dari Muhammad. Ini adalah sebuah kutipan dari kitab suci orang Yahudi.

“Barangsiapa menghancurkan sebuah nyawa, ia dianggap telah menghancurkan seluruh dunia. Dan barangsiapa menyelamatkan sebuah nyawa, ia dianggap telah menyelamatkan seluruh dunia.” Talmud Yerusalem Sanhedrin 4:1 (22a)

Membunuh seseorang tidaklah sama dengan melakukan genosida (pembunuhan massal) terhadap seluruh umat manusia. Ini hanya punya makna dalam konteksnya. Ayat ini berhubungan dengan kisah Habel dan Kain. Karena pada waktu itu hanya 2 orang bersaudara kandung inilah yang hidup dalam dunia, maka membunuh salah satu dari mereka akan mencegah perkembangan benihnya dan karena itu manusia tidak akan eksis.

Sesungguhnya, meskipun ada klaim dari orang-orang Muslim, tetapi Muhammad tidak mengatakan bahwa ini adalah ajarannya sendiri. Ayat yang lengkap adalah sebagai berikut:

“Dengan mempertimbangkan hal ini, KAMI telah memerintahkan pada Anak-Anak Israel bahwa barangsiapa yang membunuh seorang manusia, maka ia seolah-olah telah membunuh semua umat manusia; – kecuali ini dilakukan karena pembunuhan atau karena telah menyebabkan kerusakan di bumi – dan barangsiapa menyelamatkan sebuah nyawa, ia dianggap seolah-olah telah menyelamatkan seluruh umat manusia… ”

Muhammad sedang mengutip sebuah cerita pendek dari Alkitab. Bagaimana bisa orang-orang Muslim mengklaim bahwa cerita ini bersumber dari Quran?

Masalahnya tidaklah berakhir di sini. Talmud sendiri tidak dikategorikan sebagai firman Tuhan. Ini adalah catatan dari ajaran-ajaran kaum Sanhedrin, Dewan Tinggi pada rabbi Yahudi.

Jadi, bagaimana Allah mengatakan “Oleh karena itu KAMI tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil bahwa barangsiapa telah membunuh seorang manusia…”

Tuhan Quran sedang mengklaim kepemilikan dari sesuatu yang ia sendiri tidak pernah katakan. Ini meninggalkan kita dengan beberapa opsi:

  1. Allah telah MENJIPLAK ajaran-ajaran dari para rabbi.
  2. Tuhannya orang Islam (Allah SWT) ini sedang bingung, dan lupa bahwa perkataan-perkataan itu bukanlah miliknya.
  3. Ayat ini bukan berasal dari Tuhan. Muhammad mengakui bahwa kadang-kadang Setan datang padanya dan membisikkan beberapa ayat kepadanya yang ia pikir berasal dari Allah. Mungkinkah ini merupakan salah satu ayat dari ayat-ayat Setan itu?
  4. Muhammad sedang berbohong. Quran bukanlah firman Allah.

Saya tidak dapat memikirkan opsi lainnya untuk menjelaskan, mengapa Allah mengklaim kepemilikan dari ayat yang tidak pernah Ia katakan. Kutipan itu sendiri bukan bersumber dari Alkitab; ia bersumber dari Talmud dan Talmud tidak dianggap sebagai Firman Tuhan.

Ayat ini menekankan bahwa membunuh itu adalah tindakan yang sangat buruk. Tetapi Muhammad memberitahu pada para pengikutnya bahwa mengadakan peperangan, berkelahi dan membunuh seumpama aktifitas perniagaan yang terbaik, dengan upah yang paling tinggi.

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah. Itulah keberuntungan yang besar… (Q .61:10-12)

Jadi, Allah harus membuat sebuah pernyataan tambahan. Ketika mengutip Talmud, Ia memasukkan kalimat “bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi,” dalam ayat itu. Pernyataan tambahan ini tidak pernah eksis dalam teks original Talmud.

Dengan pernyataan tambahan ini, para pengikutnya diberi kebebasan untuk merampok dan membunuh non-Muslim. Mereka yang menolak dan menentang Islam, dianggap sebagai orang-orang yang menyebarkan kerusakan di bumi.

Kata “menyebarkan kerusakan” adalah terjemahan dari kata “fitnah”, yang artinya ‘berbeda pendapat’, ‘oposisi’, ‘berontak terhadap otoritas’. Jika pendapat anda bertolak belakang dengan Islam atau anda menentangnya, maka anda menyebabkan pemberontakan dan menyebarkan kerusakan. Anda dianggap sedang memeranginya. Perang ini tidak harus merupakan perang yang diisi dengan kekerasan. Ketika anda menyatakan ketidaksetujuan anda terhadap Islam, itu sama saja dengan anda sedang memeranginya. Jika anda mengkritik Islam atau mengkotbahkan iman lain di luar Islam kepada orang-orang Muslim, maka anda menyebabkan timbulnya pemberontakan.

Apa hukuman bagi mereka yang menyebarkan kerusakan?

“Hukuman bagi mereka yang berperang melawan Allah dan Utusannya, serta menyebabkan kerusakan bagi komunitas Muslim adalah: eksekusi atau penyaliban, atau memotong tangan dan kaki dari arah berlawanan, atau dibuang dari negeri: Inilah kehinaan yang akan mereka alami dalam dunia, dan sebuah hukuman yang sangat berat di kehidupan sesudah mati.”

Jadi, satu-satunya ayat yang seringkali dikutip oleh orang-orang Muslim yang mengatakan bahwa Muhammad melarang untuk membunuh orang-orang Yahudi, secara salah. Kesalahan mereka adalah menganggap bahwa itu adalah firman dari Allah dan berisi sebuah penjelasan tambahan, yang mengijinkan orang-orang Muslim untuk membunuh mereka yang tidak setuju dengan Islam.

Buku : The Closing Of The Muslim Mind

The Closing Of The Muslim Mind/Mengapa Otak Muslim Mandek

How Intellectual Suicide Created the Modern Islamist Crisis/
Bagaimana Bunuh Diri secara Intelektual Menciptakan Krisisi Islamis Modern
ROBERT R. REILLY – WILMINGTON, DELAWARE
Copyright © 2010 by Robert R. Reilly
Bagi para lelaki dan wanita berani didunia Muslim yang demi keselamatan mereka harus merahasiakan nama mereka, dan yang sedang berjuang bagi dibukanya kembali otak Muslim.

Daftar Isi

KATA PENDAHULUAN by Roger Scruton INTRODUCTION – Intellectual Suicide

CHAPTER 1 – The Opening: Islam Discovers Hellenic Thought/Islam Menemukan Pemikiran Yunani

CHAPTER 2 – The Overthrow of the Mu‘tazilites:/Dijatuhkannya kaum Mu’tazilah The Closing Commences/Dimulainya Kemandeqan

CHAPTER 3 The Metaphysics of the Will/Metafisika Kemauan Manusia

CHAPTER 4 The Triumph of Ash‘arism/Kemenangan Ash’arisme

CHAPTER 5 The Unfortunate Victory of al-Ghazali/Kemenangan al Ghazali yang Disayangkan and the Dehellenization of Islam/dan Dehellenisasi (Pemberangusan pemikiran Yunani) Islam

CHAPTER 6 Decline and Consequences/Kemunduran dan Konsekwensi

CHAPTER 7 The Wreckage: Muslim Testimonials/Puing² Kehancuran: Kesaksian Muslim

CHAPTER 8 The Sources of Islamism/Sumber2 Islamisme

CHAPTER 9 The Crisis/Krisis


KATA PENDAHULUAN

oleh Roger Scruton

Akar peradaban Barat terletak dalam agama Israel, budaya Yunani dan hukum Romawi dan hasilnya, sebuah sintesis yang berkembang dan mati dengan berbagai ribu cara selama dua millennia yang menyusul setelah kematian Kristus. Entah ekspansi kedalam wilayah2 baru atau pengunduran diri kedalam kota2, peradaban Barat secara kontinual bereksperimen dengan institusi2 baru, hukum2 baru, orde2 politik baru, kepercayaan sains baru dan praktek2 baru dalam seni (budaya). Tradisi eksperiman ini kemudian menghasilkan the Enlightenment (Jaman Pencerahan), demokrasi dan bentuk2 orde sosial dimana kebebasan berpendapat dan beragama dijamin negara.

Mengapa hal yang sama tidak terjadi dalam dunia Islam?

Dalam buku ini, Robert Reilly mencoba menjawabnya. Peradaban Islam mengalami krisis moral dan intelektual di abad 9-11, saat mereka meninggalkan filosofi dan mengangkat dogma. Ada sejumlah faktor yang mengakibatkan kemandeqan ini, tapi yang paling penting, menurut Reilly, adalah meningkatnya sekte Ash‘arit di abad 9 dan kekalahan sekte musuh, kaum Mu’tazilah. Kaum Ash‘arit diwakili oleh Imam al-Ghazali (d. 1111), filsuf dan teolog brilyan yang berjiwa luka dan menemukan obatnya dalam kesatuan mistik dengan Allahnya.

Akal manusia (Human reason) mengajarkan kami untuk mempertanyakan dan menemukan segala sesuatu shg menciptakan undang2 baru bagi perbaikan
pemerintahan. Tapi bagi al-Ghazali, akal/pemikiran adalah musuh Islam, yang menuntut submisi absolut tanpa pertanyaan kepada kemauan Allah.Dalam tulisannya yang sangat terkenal, The Incoherence of the Philosophers, al-Ghazali menjelaskan bahwa akal manusia, spt diabadikan dalam tulisan Plato, Aristotle dkk, tidak mengarah kemana2 kecuali kegelapan dan kontradiksi, dan satu2nya cahaya yang bersinar dalam akal manusia adalah wahyu Illahi.

Walau argumen al-Ghazali dibantah habis dan telak oleh Averroes (Ibn Rushdi) dalam bukunya, The Incoherence of the Incoherence, Islam tetap memeluk doktrin Ash‘arit yang menuntut submisi total. Averroes dibuang dari Andalusia ke pengasingan dan suaranya yang menjunjung tinggi logika ini tidak lagi terdengar dalam istana para pangeran Muslim Sunni.

Serangan terhdp filosofi juga terjadi berbarengan dengan serangan yang tidak kalah telak terhadap hukum dan yurisprudensi (fiqih). Juris2 Islam dini mencoba merekonsiliasi Qur’an dan tradisi dengan tuntutan hukum sehari2 dan mengembangkan sebuah sistim hukum yang bisa diaplikasi pada keadaan sosial dan komersial yang terus berkembang. Tafsir hukum ini tergantung pada upaya ijtihad para juris/hakim, yang mampu mengadaptasi fatwa2 aneh dalam Quran keapada realita komunitas2 Muslim. TAPIIII di abad 10-11, tertutuplah “pintu gerbang ijtihad”— demikian deklarasi al-Ghazali. Nah, sejak itu Islam Sunni megnadopsi posisi resmi bahwa TIDAK AKAN ADA PENAFSIRAN BARU ATAS ATURAN YANG SUDAH ADA, dan apa yang dianggap pantas bagi Kairo atau Iraq di-abad 12 juga harus dianggap pantas bagi abad 21 ini. Oleh karena itu kita tidak perlu heran bahwa syariah islam tidak bisa direkonsiliasi dengan fakta kehidupan abad 21 ini. Malah hakim2 terkemuka al-Azhar, universitas Islam taraf dunia di Kairo, masih bisa mengeluarkan fatwa2 konyol seperti: wanita dan lelaki tidak semuhrim diijinkan berada dalam satu ruangan sesudah sang pria mengisap susu/buah dada si wanita, agar menjadikannya se-muhrim dengan wanita tsb. mesir-dua-fatwa-ttg-menyusui-lelaki-dewasa-t13874/

[ali5196: Aneh bahwa menyusui lelaki dewasa merupakan hal normal di jaman Mamad abad 7! Pantas si Mamad rada gelo!
Lihat juga fatwa thn 2007 bahwa bumi ini datar fatwa-ibn-baz-bahwa-bumi-berbentuk-datar-t14072/
Kumpulan fatwa konyol: perihal-fatwa-t14480/]

[…] Komunitas2 Muslim, menurut Reilly, jarang mengadaptasi diri kepada bentuk2 politik modern atau sains modern atau tuntutan migrasi global. Oleh karena itu, kebencian para teroris Islam, tidak dapat disalahkan pada sukses Barat tapi pada kegagalan Muslim. Kegagalan ini bukan melulu akibat Islam, tapi akibat bunuh dirinya Muslim secara budaya dan intelektual, 8 abad yang lalu.

[…]


Daftar Isi

KATA PENDAHULUAN 

CHAPTER 1 –   CHAPTER 2 –   CHAPTER 3 – CHAPTER 4  – CHAPTER 5  – CHAPTER 6 – CHAPTER 7 – CHAPTER 8 – CHAPTER 9 


Diterjemahkan oleh Relawan Translator FFI Indonesia dan dikutip dari FFI Indonesia

Terorisme Islam adalah buah dari Islam.

Terorisme Islam adalah buah dari Islam.

Islam adalah pohon yang harus dicabut. Selama pohon ini masih berdiri, pohon ini akan terus menghasilkan buah yang pahit.

terorisme 7

Gedung WTC yang ditabrak oleh 2 pesawat sipil tanggal 11 September 2001. Sekitar 3000 nyawa orang sipil tak berdosa melayang.

Diposkan oleh Ali Sina pada tanggal 12 Desember 2010

Wawancara ini telah dikirimkan ke ThouShallNotBearFalseTestimony.com

Salah seorang pengkritik Islam paling keras di dunia hari-hari ini adalah seorang pria Kanada yang bernama Ali Sina, yang adalah seorang mantan Muslim. Ia membuat gerakan Faith Freedom International. Pandangan Ali Sina tentang Islam sangatlah kontroversial, dan juga pandangannya mengenai Presiden Amerika Barrack Obama. Beberapa waktu yang lalu, ia merilis bukunya yang berjudul Understanding Muhammad, yang secara simultan menjungkir-balikkan opini. Saya melihat orang ini sebagai sosok yang sangat provokatif tetapi juga seorang yang sangat menarik. Karena itu, saya mengajukan pertanyaan padanya dalam sebuah sesi wawancara, agar ia bisa membagikan pemahamannya mengenai, atas dasar apa Islam dibangun, serta apa yang sedang terjadi dalam dunia kita hari-hari ini. Komunikasi mengalir sebagai berikut:

Gary Dale Cearley: Bisakah anda memberitahukan sedikit mengenai diri anda dan latar belakang anda?

Ali Sina: Saya dilahirkan dari sebuah keluarga Muslim. Hari ini, tak satu pun dari anggota keluargaku yang masih memeluk Islam dan aku tahu banyak dari anggota keluarga kami yang lebih luas, sama seperti kebanyakan orang Iran, telah meninggalkan Islam atau sementara dalam proses untuk meninggalkan agama ini. Banyak orang Iran yang sudah berhenti mempercayai Islam.

Sejak masa kecil, ketidakadilan merupakan pengalaman yang mengerikan yang dialami oleh jiwaku. Aku menjadi sangat terganggu dengan kebrutalan yang aku saksikan. Dan apa yang kulihat itu benar-benar mempengaruhiku. Mereka masih melakukannya seperti yang dulu pernah mereka lakukan saat aku masih kecil. Banyak orang muda yang bereaksi terhadap ketidakadilan dengan menjadi para revolusioner. Mereka memilih melakukan yang jahat dengan tujuan untuk memerangi ketidakadilan dan karenanya menciptakan lebih banyak lagi ketidakdilan dan kekerasan ke dalam dunia. Aku berdoa supaya aku bisa menjadi instrumen perdamaian. Membawa cinta kasih dimana ada kebencian; pengertian saat ada kebingungan, damai saat terjadi perselisihan. Tentu saja semuanya itu hanya ada dalam pikiranku, yaitu ketika aku sendiri tengah kebingungan, terjebak dalam belenggu kebohongan.

Aku mempertanyakan ketidakadilan dan meyakini bahwa hal itu disebabkan oleh keserakahan. Di kemudian hari aku bisa memahami banyak kejahatan yang dilakukan oleh seseorang, disebabkan oleh keyakinan mereka pada doktrin-doktrin yang jahat. Mengutip Blaise Pascal, “Orang tak pernah melakukan kejahatan yang paling sempurna dan melakukannya dengan senang hati, kecuali saat mereka melakukannya melalui keyakinan keagamaan.”

Ketika aku membaca Quran, coba memahami apa yang sesungguhnya dimaksudkan oleh Pascal, maka di kemudian hari kata-katanya itu menjadi jelas bagiku. Itulah saat ketika aku memutuskan bahwa waktunya untuk berdoa sudah selesai dan waktunya untuk bertindak telah dimulai. Tentu saja pencerahan ini tidak terjadi dalam satu malam. Itu membutuhkan waktu 2 tahun belajar, peperangan dalam batin dan pencarian jati diri. Aku dibawa dari penyangkalan kepada keterkejutan, kemudian pada perasaan bersalah dan kemudian kebingungan.

Aku mulai menulis penemuan-penemuanku di internet dan kemudian semakin banyak mantan Muslim yang telah mendapat pencerahan bergabung denganku. Riak kecil kami menjadi sebuah gelombang dan kini kami adalah sebuah gerakan, yang membawa revolusi yang tenang, tanpa kekerasan, melainkan melalui pemahaman, dengan menjelaskan yang tidak dijelaskan dan menyebarkan pengetahuan.

Kami telah menolong ribuan orang Muslim untuk menemukan kesalahan Islam dan bergabung dengan seluruh umat manusia. Doa yang kuucapkan pada masa kanak-kanak kini telah menjadi kenyataan. Aku telah menjadi alat perdamaian dan aku tidak sendirian. Kini kami adalah suatu pasukan yang telah bangkit untuk menyingkirkan kegelapan oleh karena ketidaktahuan, melalui terang pengetahuan.

Gary Dale Cearley: Anda telah menulis sebuah buku, yaitu: Memahami Muhammad: Psikobiografi Nabi Allah. Ceritakanlah buku itu kepada kami.

Ali Sina: Buku tersebut, seperti judulnya, menyingkapkan motivasi-motivasi di balik semua tindakan Muhammad. Muhammad adalah sebuah enigma (teka-teki). Ia melakukan banyak hal yang membuat orang percaya bahwa ia tulus. Ia memberi kesan bahwa ia yakin akan kenabiannya, sedangkan pada saat yang sama ia kejam, licik dan jahat. Jadi bagaimana anda dapat menjelaskan hal yang bertentangan ini? Apakah ia seorang pembohong? Jika demikian, bagaimana ia dapat begitu meyakinkan?

Dalam buku saya, Memahami Muhammad, secara singkat saya menceritakan biografinya. Kisah hidup Muhammad ditulis dalam banyak buku dan kita dapat mempelajarinya dari sumber-sumber orisinil yang disebut Sira. Buku saya lebih memperhatikan psikologi Muhammad.

Memahami Muhammad tidak berfokus pada “apa”, melainkan pada “mengapa”. Alih-alih mengisahkan apa yang dikatakan atau dilakukan oleh Muhammad, buku tersebut menjelaskan dorongan-dorongan mental yang membuat dia melakukan hal-hal yang dilakukannya semasa hidup.

Aku telah menunjukkan bahwa Muhammad menderita serangkaian morbiditas (abnormal), gangguan-gangguan mental dan kepribadian yang secara kolektif menjelaskan fenomena yang dikenal sebagai Islam. Apabila anda telah mengerti masalah psikologis Muhammad dan cara dia beroperasi, anda akan dapat melihat bahwa Islam hampir-hampir tidak terelakkan.

Buku tersebut benar-benar sesuai dengan klaim yang diucapkannya. Buku itu membuat pembaca bisa memahami Muhammad dan Islam. Buku itu telah mendapat ulasan-ulasan yang membangkitkan semangat. Sam Vaknin, penulis buku Malignant Self-love menulis, “Memahami Muhammad memberikan sebuah penjelasan. Suatu momen langsung menuju kepada momen pencerahan berikut hingga pada puncaknya dimana sebuah rantai kausatif muncul, mulai dari para pendirinya pada abad pertengahan hingga para pengikut dan penganutnya di masa kini”. Jika anda telah membaca buku ini, anda tidak hanya akan memahami Muhammad, namun juga memahami orang Muslim.

Buku tersebut telah dibaca oleh banyak orang Muslim, yang pertama-tama menulis padaku untuk membuktikan bahwa aku keliru. Aku menantang mereka untuk membaca buku itu dan kini banyak diantara mereka yang telah menjadi sekutu-sekutu saya yang kuat. Aku yakin, jika pencerahan yang diberikan oleh buku ini telah menyebar, maka Islam akan menjadi sejarah dan dengan demikian terorisme tidak akan ada lagi.

Gary Dale Cearley: Mengingat anda telah menjadi seorang yang murtad di mata orang Muslim, saya tertarik dengan macam-macam ancaman yang anda terima dari komunitas Muslim dan dari mana  ancaman-ancaman itu datang?

Ali Sina: Apabila anda meninggalkan Islam, ancaman akan datang dari segala arah. Murtadnya anda menghina semua orang Muslim, dan masing-masing mereka akan menyerang anda dengan cara mereka sendiri. Ada orang-orang Muslim yang berniat untuk membunuhmu, namun tidak semua orang Muslim adalah pembunuh. Mereka yang tidak mengeluarkan ancaman mati terhadap anda akan mengacuhkan anda, mengasihani anda dan menjelek-jelekkan anda dengan perkataan atau tulisan sehingga orang lain pun terpengaruh. Aku mendapat informasi, ada dua fatwa untuk membunuh saya yang dikeluarkan oleh dua orang mullah di India. Juga ada harga untuk kepalaku, yaitu: satu juta Rupee. Jumlah ini hanya sekitar 20.000 dollar Amerika. Aku agak sedikit kecewa. Menurutku, aku bernilai lebih dari itu, tapi aku sadar, jumlah itu lebih dari 30 keping uang perak untuk menghargai Kristus.

Gary Dale Cearley: Perubahan-perubahan apa yang telah anda alami dalam keluarga anda sendiri sejak anda meninggalkan Islam?

Ali Sina: Tidak terlalu banyak. Keluargaku tidak  fanatik. Kami termasuk orang-orang beriman yang tertipu, yang  sebelumnya berpikir bahwa Islam berarti damai dan para teroris sangat keliru memahami Islam. Aku sangat terkejut membaca Qur’an  dan mendapati bahwa kamilah yang sangat keliru dan para teroris itu hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang Muslim yang baik.

Mayoritas orang Muslim berada dalam kategori ini. Mereka tertipu dan berpikir bahwa Islam adalah agama damai. Mereka mengutuk kaum ekstrimis. Namun demikian, kebenarannya adalah kaum ekstrimis itulah yang merupakan orang-orang yang paling memahami Islam, sementara kaum moderat tidak. Kaum moderat percaya pada sebentuk Islam yang jinak yang dikarang oleh mereka sendiri, dan tidak bersangkut-paut dengan Islam yang diajarkan Muhammad.

Gary Dale Cearley: Apakah anda masih mempunyai hubungan dengan orang Muslim setelah anda meninggalkan agama Islam?

Ali Sina: Aku sama sekali tidak lagi mempunyai kontak dengan mereka.

Gary Dale Cearley: Seandainya anda bertemu dengan Osama Bin Laden [sekarang sudah tewas], dan Ayman Al Zawahiri, apa yang akan anda katakan kepada mereka?

Ali Sina: Satu-satunya pesan yang akan kusampaikan kepada binatang-binatang itu adalah peluru di kepala mereka. Pesanku kepada semua orang Muslim adalah: “Islam adalah sebuah kebohongan dan mereka tidak  boleh membunuh orang atau mengorbankan hidup mereka sendiri demi sebuah kebohongan.” Tidak semua orang Muslim adalah teroris, namun mereka semua tidak percaya, bahkan benci kepada non Muslim, hingga pada tingkatan dimana mereka mempraktekkan Islam.

terorisme 1

Esfandiar Rahim Mashai, mantan Wakil Presiden Iran, dengan Paus Benediktus XVI


Islam adalah agama yang dibangun di atas kebencian. Tanpa adanya musuh, Islam akan kehilangan alasan utama eksistensinya. Contoh yang tepat mengenai hal ini adalah apa yang baru-baru ini terjadi di Iran. Ahmadinejad, orang yang mencurangi pemilu, menunjuk  [Esfandiar Rahim] Mashai, seorang kerabatnya, sebagai wakilnya. Para pemilih Mashai murka terhadap kelompok garis keras dan Khamenei merasa terhina oleh penasehat Presiden yang dipilihnya sendiri dan memerintahkannya untuk melengserkan Mashai. Mengapa? Karena tahun lalu Mashai berkata, “Orang Iran adalah sahabat semua bangsa di bumi – bahkan orang Israel.” Ketika itu ia menjabat sebagai Wakil Presiden yang menangani bidang pariwisata dan peninggalan budaya” .

Dengan membuat pernyataan ini, walaupun ia tidak bersungguh-sungguh akan hal itu; karena ia adalah bagian dari rejim Islam dan sama seperti orang sebangsanya yang membenci Israel, Mashai telah meremehkan legitimasi Republik Islam yang didirikan atas dasar kebencian dan yang membutuhkan musuh-musuh yang nyata bagi keberlangsungannya. Bukan hanya itu, ia juga meremehkan legitimasi Islam yang didirikan di atas kebencian terhadap orang non Muslim dan terutama orang Yahudi. Islam membutuhkan musuh-musuh agar ia bisa tetap hidup. Kebencian itu harus tetap dipelihara. Sigmund Freud menulis dalam Civilization and Its Discontents, “Kita selalu dapat menggabungkan sejumlah besar orang dalam kasih, asalkan ada orang-orang lain yang tersisa untuk menerima manifestasi-manifestasi keagresifan mereka”.

Orang Muslim akan dipersatukan selama ada orang non Muslim untuk dibenci. Tapi diantara mereka sendiri mereka saling bertikai mengenai siapakah yang disebut orang beriman yang sejati, dan kebencian mereka akan ditujukan kepada orang-orang yang mempunyai penafsiran yang berbeda mengenai Islam. Selama Islam diyakini sebagai agama dari Tuhan, kebencian itu akan berlanjut dan pembunuhan serta peperangan tidak akan berakhir. Jadi, memang tidak ada pilihan lain selain mengekspos kesalahan Islam dan memisahkan orang Muslim dari Islam.

perisitwa cikeusik

Bagi seorang Muslim, darah orang Ahmadiyah itu halal untuk ditumpahkan...sebab mereka dianggap telah murtad


Pesan ini tidak didengar oleh para teroris yang keras hati. Pesan ini adalah bagi orang-orang Muslim yang tidak mengetahui kebenaran mengenai Islam, yang akan sangat terkejut jika mempelajarinya. Kelompok orang Muslim yang moderat ini adalah tulang punggung jihad Islam. Para Jihadis berasal dari kaum awam Muslim dan mereka didukung secara moral dan finansial. Jika kita dapat membuat mereka melihat kebenaran, maka terorisme Islam akan berakhir.

Terorisme Islam adalah buah dari Islam. Islam adalah pohon yang harus dicabut. Selama pohon ini masih berdiri, pohon ini akan terus menghasilkan buah yang pahit.

Gary Dale Cearley: Bagaimana orang non Muslim menerima anda?

Ali Sina: Tidak ada masalah dengan komunitas non Muslim. Non Muslim tidak mempunyai konsep “kita versus mereka” yang sangat kentara dalam tubuh Islam. Aku tinggal di Kanada. Kami adalah bangsa imigran. Kami semua setara dan menanyai orang mengenai agamanya dianggap sebagai hal yang tidak sopan. Tidak seorang pun peduli apa yang anda yakini. Di Kanada aku hanyalah seorang Kanada.

Ada orang-orang Muslim yang merasa terasing di negara-negara Barat. Itu karena mereka memilih untuk tidak berbaur. Mereka ingin mengenakan pakaian Muslim, menyelubungi para wanita mereka dengan kain seprei hitam, makan dengan cara yang berbeda, bersikap lain, berpikir lain, dan tidak menyatu dengan budaya dan negara dimana mereka tinggal. Wajarlah jika anda tidak diterima jika anda aneh. Di Kanada kami mempunyai komunitas orang Hindu dan Sikh yang besar dan mereka sangat membaur, dan mereka adalah tulang punggung ekonomi Kanada sementara orang-orang Muslim yang datang dari hutan yang sama, sama sekali tidak membaur. Salah mereka sendiri jika mereka tidak membaur. Negara-negara Barat terbuka untuk semua dan mengakui keragaman. Disini orang tidak berburuk sangka. Mereka belajar tidak menyukai orang Muslim, lalu siapa yang dapat menyalahkan mereka?

Gary Dale Cearley: Nasehat apa yang akan anda berikan kepada Barack Obama dan para pemimpin Barat lainnya dalam menangani Islam radikal?

Ali Sina: Nasehatku kepada Barack Obama adalah agar ia berkemas dan mencari perlindungan di Kenya sebelum orang-orang Amerika mendapati bahwa ia adalah seorang penipu dan seorang pengkhianat.

Orang ini mempunyai misi untuk menghancurkan Amerika. Jajak Pendapat menunjukkan bahwa orang-orang Amerika mulai terbangun dan menyadari kesalahan besar yang telah mereka lakukan. Obama menjadi Presiden bukan karena kebajikan-kebajikannya, tapi karena rasa bersalah yang dimiliki orang kulit putih. Seumur hidupnya ia membenci Amerika. Katakanlah padaku siapa sahabat-sahabatmu dan aku akan mengatakan padamu siapakah dirimu yang sebenarnya. Siapakah sahabat-sahabat Obama?(Who were the friends of Obama?) Jeremiah Write, Bill Ayer, Louis Farrakhan, Rashid Khalidi, Tony Rezko, dan sekelompok orang tolol lainnya!

Siapakah mentor-mentornya ketika ia bertumbuh dewasa? Si pedofil Frank Marshal Davis dan tokoh supremasi hitam Malcolm X! Aku tidak memberi nasehat kepada musuh-musuh Amerika.

Namun demikian, jika Amerika mempunyai Presiden yang sah, nasehatku adalah larang Islam dan jadikan praktek Syariah ilegal.

Selama Perang Dingin, Amerika melarang komunisme karena komunisme merupakan ancaman bagi Konstitusi Amerika. Presiden Truman memperkenalkan Federal Employee Loyalty Program (FELP) pada tahun 1947 yang bertujuan untuk menangani resiko-resiko keamanan terhadap Pemerintahan Federal. Setiap orang yang mengambil pekerjaan baru dalam pelayanan sipil atau pemerintahan harus diinvestigasi.

Kongres Amerika mendirikan House Committee on Un-American Activities(HUAC) yang menginvestigasi keterlibatan komunis dalam industri film, pendidikan, serikat-serikat dan pemerintahan. Pasangan Julius dan Ethel Rosenberg didakwa sebagai mata-mata dan menjual rahasia-rahasia nuklir kepada Uni Soviet selama Perang Dunia II dan langsung dieksekusi. Benar, ekses-ekses juga terjadi. Namun adalah sebuah kesalahan jika mengutuk keputusan Amerika untuk memerangi musuh-musuh internalnya oleh karena adanya ekses-ekses tersebut.

terorisme 2

Abdul Qadeer Khan memungkinkan adanya “Bom Islam”...

Boleh jadi oleh karena adanya ekses-ekses tersebut, orang Amerika dipenuhi dengan rasa bersalah hingga pada tingkat dimana mereka kehilangan kemauan untuk membela negara mereka di hadapan ancaman yang sebenarnya. Ingatkah anda bagaimana Pakistan mendapatkan bom nuklirnya? Itu dikarenakan Abdul Qadeer Khan, seorang  Muslim, diijinkan untuk bergabung dengan staf  Physical Dynamics Research Laboratory (FDO) di Belanda dan dari sana ia mencuri teknologinya dan kembali ke Pakistan untuk membuat “Bom Islam”. Kesetiaan orang Muslim hanyalah kepada Islam. Anda tidak dapat mempercayai mereka berkenaan dengan pekerjaan-pekerjaan yang sensitif.

teroristme 3

Hizbut Tahrir Internasional

Pada bulan Juli tahun lalu (2010), organisasi ekstrimis  Hizb-ut-Tahrir, (Partai Pembebasan) melaksanakan konperensi pertama yang dipersiapkan di Amerika Serikat, dengan tema “Fall of Capitalism and Rise of Islam.” Konperensi itu dihadiri oleh 700 orang, dilaksanakan di Hotel Hilton di Chicago. Hal yang mencengangkan bahwa kemudian pihak Hotel Hilton menolak sebuah acara yang menampilkan Geert Wilders, anggota parlemen Belanda yang tengah melakukan pertempuran melawan ekspansi Islam di Eropa. Tujuan Hizb-ut-Tahrir adalah untuk menumbangkan pemerintahan-pemerintahan dunia dan mendirikan kekalifahan, yang menurut dugaan orang dilakukan tanpa aksi kekerasan. Kelompok ini kemudian dilarang di kebanyakan negara-negara Islam, tetapi diijinkan beroperasi di Amerika Serikat dan untuk secara terbuka mempromosikan penghapusan Konstitusi Amerika.

Orang-orang ini ada di sini, di Amerika dan diberikan kekebalan penuh untuk merencanakan penghancuran Amerika. Jika masih ada seorang presiden patriotik yang menjalankan pemerintahan, maka aku akan memberitahukan dia untuk melarang semua kelompok-kelompok Islam yang bekerja untuk menentang Amerika dan konstitusinya.

Sayangnya kita tidak memiliki presiden yang patriotik. Sebaliknya kita punya seorang pria rasis yang membenci Amerika di sepanjang hidupnya dan melakukan semua yang bisa ia lakukan untuk melemahkan dasar Yudeo-Kristennya, dan membuka pintu gerbang bagi masuknya orang-orang Muslim. Melalui sikapnya yang menundukkan kepala dan membungkukkan badan saat bertemu dengan raja Saudi, kepala dari sekolah Wahhabi Islam – dengan jelas memberitahukan pada kita semua hal mengenai, terhadap siapa sebenarnya loyalitas Obama tertuju.terorisme 4

Setiap orang yang mempunyai akal sehat tahu bahwa Islam sedang berperang dengan Amerika. Apa yang dilakukan oleh Obama? Ia mengangkat dua orang Muslim yang saleh untuk menduduki Pos-Pos yang berkaitan dengan Masalah Keamanan.

terorisme 5

Arif Alikhan

                    

Arif Alikhan, Asisten Sekretaris untuk Kebijakan di Departemen Keamanan Dalam Negeri, adalah seorang Muslim Suni yang saleh. Sebagai asisten sekretaris untuk Kantor Urusan Kebijakan Departemen Keamanan Dalam Negeri. Mr. Alikhan adalah tokoh di balik dibatalkannya rencana Departemen Kepolisian Los Angeles (LA) untuk memonitor komunitas Muslimnya. Ia berafiliasi dengan MPAC (Dewan Urusan-Urusan Publik Muslim/“Muslim Public Affairs Council”). Ini seperti menaruh rubah yang cerdik untuk mengurusi soal kandang ayam. Orang-orang Amerika harus mempersiapkan diri mereka terhadap serangan-serangan teroris yang lebih banyak dan tanggungjawab ada pada Obama dan tentu saja pada setiap orang yang memilih seorang pengkhianat seperti ini.

Sekarang, saya tidak lagi menyalahkan Obama. Ia melakukan apa yang ia telah impikan sejak masa mudanya yaitu untuk menghancurkan Amerika. Yang mengherankanku adalah, bagaimana bisa sampai orang-orang Amerika menyerahkan negeri mereka kepada seorang musuh yang berperilaku seperti badut. Obama bukanlah seorang intelektual. Ia orang yang bodoh. Obama berbohong dan ia menyesatkan orang-orang yang mudah ditipu. Itulah keunggulan seorang narsis. Mereka mempesona dan yakin terhadap kebohongan-kebohongan. Kita semua melakukan kesalahan. Tetapi mengapa sekarang, saat kebenaran muncul dan sudah jelas bahwa sang penipu liar ini sedang bekerja menentang Amerika, ia tidak bereaksi? Obama bukanlah seorang presiden yang punya legitimasi. Jangan biarkan arus media yang pincang dan bias membodohi anda. Fakta-fakta ada di luar sana, yaitu bagi mereka yang mau dengan sungguh-sungguh mempelajarinya. Obama harus diadili, dipertanyakan atas tindakan-tindakannya yang menunjukkan sikap pengkhianatan.

Baiklah, kembali pada pertanyaan anda: Amerika harus mengkonfrontasikan Islam, mengakuinya sebagai sebuah ideologi permusuhan dan mendidik publik untuk tahu bagaimana menghadapi ancaman dari ideologi fasis ini.

Gary Dale Cearley: Banyak orang, mulai orang-orang yang ada di jalanan, para sosiolog hingga para politisi, sudah mengekspresikan kepedulian mengenai pertumbuhan imigran Muslim ke Barat. Haruskah mereka peduli dan jika ya, kepedulian yang bagaimana yang seharusnya mereka miliki?

terorisme 6

Omar Ahmad dari CAIR (Council on American-Islam Relationship)


Ali Sina: Ya, mereka harus bersikap peduli. Orang-orang Muslim tidak seperti para imigran lainnya. Mereka tidak mau berintegrasi dengan budaya anda, sebaliknya mereka bermaksud untuk menaklukkan negara melalui kelahiran dan peperangan. Mari kita dengarkan apa yang dikatakan oleh Omar Ahmad, Wakil Pendiri Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) yang mengatakan:

“Islam ada di Amerika tidak dimaksudkan untuk menjadi setara dengan iman-iman lainnya, tetapi untuk menjadi dominan. Qur’an, kitab suci Muslim, harus menjadi otoritas tertinggi di Amerika, dan Islam menjadi satu-satunya agama di bumi…”

“Berperang melawan kebebasan, berperang demi Islam, bukanlah aksi bunuh diri…Mereka membunuh diri mereka sendiri demi Islam.”

Sumber: “Islamic terrorism is the fruit of Islam

Sex and sexuality in Islam: Part 1 dari 6 bagian

Sex & Seksualitas dalam Islam

By Abul Kasem
diterjemahkan oleh : ali5196 » Mon Jun 26, 2006 6:30 pm
http://www.islamreview.com/articles/sexinislam.shtml

Bagian ke-1  Bagian Ke-2   Bagian ke-3   Bagian ke-4  Bagian ke-5

[Peringatan: Artikel ini mengandung istilah2 yg eksplisit secara seksual dan tidak pantas bagi pembaca yg sensitif atau yg sakit jantung.]


Bagian 1 dari 6 bagian

PENDAHULUAN

Essay ini dimaksudkan utk mengungkapkan kemunafikan, ketidakadilan dan absurditas yg diterapkan Islam kedalam pengikutnya, perihal sex dan seksualitas. Mari kita mulai dgn prinsip sex bagi lelaki dlm Islam, yi: Memiliki Perawan utuk Kesenangan Dlm Islam, keperawanan adalah asset tertinggi yg dapat dimiliki seorang wanita. Tidak ada kelakuan yg lebih parah ketimbang kehilangan keperawanan sebelum pernikahan. Sex pra-nikah (oleh perempuan) absolut tidak terpikir dalam Islam. Tetapi bagi lelaki, peraturannya lain lagi. Bagi lelaki Muslim adalah halal utk berhubungan sex dgn gadis2 budak/tawanan perang/kafir, tetapi tidak dgn Muslimah yg bukan budak.

Hukuman sex pra-nikah bisa mengakibatkan 100 cambukan atau hukum rajam bagi wanita/lelaki menikah. Hukuman bagi ‘kejahatan’ ini jauh lebih keras dibandingkan dgn hukuman bagi pembunuhan yg hanya diganjar Qisas (pembalasan) atau Diya (uang darah). Nampaknya, mengambil nyawa lebih ringan hukumannya ketimbang hubungan seksual. Lihat kasus2 penggantungan wanita2 dibawah umur karena sex.

Siapa yg memiliki organ seksual Muslim ? Bukan sang pemilik tubuh, tetapi ISLAM. Percaya atau tidak, Islam memiliki kuasa atas organ2 seksual setiap wanita dan lelaki Muslim di muka bumi ini, bahkan jembut Muslim milik Islam. Ini kata hadis: Istri harus mencukur bulu jembutnya jika suaminya pulang pada malam hari dari perjalanan …7.62.173

Sahih Bukhari:Volume 7, Book 62, Number 173:

Diriwayahkan Jabir bin ‘Abdullah:

Nabi mengatakan, “Jika kau memasuki (kotamu) pada malam hari (dari perjalanan) jangan memasuki rumah keluargamu sebelum wanita yang suaminya absent (dari rumah) mencukur bulu jembutnya dan wanita dgn rambut tidak teratur, menyisir rambutnya.
Dilanjutkan oleh Rasulullah, “(O Jabir!) Dapatkanlah keturunan, dapatkan keturunan !”

5 praktek fitrah

1. Sunat;
2. Mencuku bulu jembut;
3. Menggunting kuku
4. Mencukur kumis;
5. Mencukur bulu ketiak

Sahih Bukhari: Volume 7, Book 72, Number 777:

Diriwayahkan Abu Huraira: Allah’s Apostle said, “Five practices are characteristics of the Fitra: circumcision, shaving the pubic region, clipping the nails and cutting the moustaches short.” Tidakkah kau heran mengapa Allah begitu sibuk memperhatikan apa yg ada diantara paha para pengikutnya ? Bukankah Allah memiliki hal2 yg lebih urgen ? Dari lahir sampai mati, dari masa remaja sampai masa tua, dari rumah ke gurun, setiap aspek penggunaan bagian pribadi Muslim dikontrol oleh peraturan2 Shariah (hukumnya Allah).

Inilah alasan mengapa Allah begitu paranoid utk menjaga keperawanan wanita diatas segala-galanya sebelum nikah.

Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 16:

Diriwayahkan Jabir bin Abdullah:

Saat kita kembali dari Ghazwa (perang suci) dgn nabi, saya mulai melarikan onta saya dgn cepat, karena onta itu pemalas. Seseorang yg juga mengendarai seekor onta dibelakang saya menusuk onta saya dgn sebuah panah dan onta saya mulai lari secepat mungkin. Wahai ! Si pengendara onta itu adalah sang nabi sendiri.
Katanya, “Apa yg membuat kau terburu2 ?”
Saya menjawab, “saya baru menikah
Katanya, “Kau menikahi perawan atau janda ?
Saya menjawab, “Janda”
Katanya, “Mengapa kau tidak menikahi gadis muda sehingga kau bisa bermain dgnnya dan ia dgnmu ?”
Saat kami memasuki Medinah,
nabi mengatakan, “Tunggu sebelum kau memasuki Medinah pada malam hari agar wanita dgn rambut acak bisa menyisir rambutnya dan mencukur bulu jembutnya.

Sahih Bukhari Volume 3, Book 38, Number 504:

Diriwayahkan Jabir bin ‘Abdullah:Saya menemani nabi pada sebuah perjalanan dan saya menaiki onta yg lebih pelan jalannya dari onta² lainnya. […] Saat kami mendekati Medinah, saya menuju kearah rumah saya.
Nabi mengatakan, “Kemana kau pergi ?”
Kata saya, “Saya menikahi seorang janda.”
Kata nabi, “Mengapa kau tidak menikahi seorang perawan agar kalian dapat sama-sama bermain (baca: meraba-raba) ?”[…]

Sahih Muslim Book 008, Number 3459:

Jabir b. ‘Abdullah melaporkan:
saya menikahi seorang janda yg dikatakan rasulullah (saw) … : mengapa kau tidak menyukai kenikmatan dgn perawan ? Shu’ba mengatakan: Saya menyebut ini kpd ‘Amr b. Dinar dan ia mengatakan : Saya juga mendengarkan dari Jabir bahwa rasulullah mengatakan said: Mengapa kau tidak menikahi seorang gadis, agar kau dapat bermain2 dgnnya dan ia bermain2 dgnmu ?

Nah, tolong baca lagi ketiga hadis diatas. Lihatlah tabiat seorang lelaki yg dgn senang hati menikahi seorang janda dan bandingkanlah dgn sang nabi Islam (saw). Macam apa lelaki yg begitu obsesi dgn perawan, malah perawan yg sangat muda ? Bukankah itu seorang lelaki yg suka memiliki nafsu seksual yg tidak normal ? Bukankah ini datang dari seseorang yang sudah berpengalaman dalam sex dengan anak kecil ? Yang nota bene mendapat persetujuan dari Allahnya ?

Atau ini mungkin karena Allah sendiri menyukai permainan sex dgn perawan ? Bukannya Quran mengatakan bahwa IA, Yang Maha Kuasa itu, memiliki suplai perawan yang tidak ada habis2nya bagi pengikutNya ? Ini beberapa contoh ayat dari Quran yg menunjukkan ketakjuban total Allah dgn keperawanan wanita.

044.051 –  Bagi yg Benar, mereka akan berada dalam keadaan aman,
044.052 –  DiantaraTaman2 dan sumber2 air;
044.053 – berjubah kain sutera halus dan brokat mewah, mereka akan saling bertatapan;
044.054 – dan Kami akan menggabungkan mereka dgn wanita berkulit langsit dng mata jeli dan indah.
055.056 – Didalam mereka akan ada gadis2, perawan, menahan tatapan mereka, yg tidak disentuh Jin maupun manusia;-
055.057  – Maka kenikmatan mana yg akan dihalangi Allahmu ?-
055.058 – Spt permata dan … Like unto Rubies and coral.
055.072  – Companions restrained (as to their glances), in (goodly) pavilions;-
055.073 –  Then which of the favours of your Lord will ye deny?-
055.074 – Whom no man or Jinn before them has touched;-
055.075 – Then which of the favours of your Lord will ye deny?-
056.035 – We have created (their Companions) of special creation.
056.036-  And made them virgin – pure (and undefiled), –
056.037 – Beloved (by nature), equal in age,-
056.038 – For the Companions of the Right Hand.
078.031 – Verily for the Righteous there will be a fulfilment of (the heart’s) desires;
078.032 – Gardens enclosed, and grapevines;
078.033 – And voluptuous women of equal age;
078.034 – And a cup full (to the brim).

CARI SENDIRI TERJEMAHANNYA ! Buka aja Quran anda !

Islamic One Night Stand

Ada juga perkawinan yg dikenal dgn perkawinan M’uta. Ini macam perkawinan kontrak dimana seorang lelaki mengontrak wanita utk tidur dengannya untuk jangka pendek. Sunni sudah melarang sistim M’uta tetapi Shiah masih mempraktekkannya hingga saat ini.

Dalam perkawinan M’uta, setiap malam seorang lelaki bisa gonta ganti wanita. Tidak diperlukan perceraian. Kalau jumlah istri dibatasi, jumlah istri² sementara tidak dibatasi dan tidak ada batas waktu, pula.

Dikatakan bahwa Imam Hasan, cucu Muhamad (saw) sampai memiliki 300 partner sex (pssst … jangan sebut partner sex, ini tidak sopan. Sebutlah: ‘istri sementara’)disamping isteri-isteri resminya. Imam Hasan memang ‘Playboy’ Islam jamannya. Jumlah gundik bagi ‘one-night stand’

Sahih Muslim Book 008, Number 3253:

Rabi’ b. Sabra melaporkan bahwa ayahnya mengadakan ekspedisi dgn rasulullah (saw) selama kemenangan Mekah dan kami tinggal disana selama 15, dan rasulullah (saw) mengijinkan kami mengadakan perkawinan sementara dgn wanita. Jadi, saya dan seseorang lain dari suku saya keluar. Saya lebih ganteng dari dia. Kami memiliki jubah. Jubah saya sudah tua, sementara jubah teman saya masih baru.Saat kita sampai di sebuah bagian Mekah, kami melihat seorang wanita muda. Kami katakan: Mungkinkah salah satu dari kami bisa mengadakan kontrak perkawinan sementara dgn kamu ? Katanya: Apa yg kalian berikan sbg emas kawin ? Kami masing2 menyebarkan jubah kami. Teman saya mengatakan : Jubah miliknya itu sudah tua, sementara jubah saya masih baru. Namun sang wanita mengatakan 2 atau 3 kali bahwa tidak ada salahnya menerima jubah tua itu. Akhirnya saya mengadakan kontrak perkawinan sementara, dan saya tidak melepaskannya sebelum rasulullah (saw) melarangnya.

Melampiaskan Nafsu Hai Muslim, apa yg akan kalian lakukan setelah terangsang oleh seorang wanita yg bukan isteri kalian ? Islampun sudah mengaturnya.

Sahih Muslim Book 008, Number 3240:

Jabir melaporkan bahwa rasulullah (saw) melihat seorang wanita dan oleh karena itu ia pergi ke isterinya, Zainab (…), dan bersenggama dgnnya. Ia kemudian pergi ke para sahabat dan mengatakan : wanita datang dan pergi dalam bentuk setan, jadi kalau kau melihat seorang wanita (dan terangsang), kau harus cepat menghampiri isterimu, utk mengusir apa yang kau rasakan dlm hatinya.

Bilas Badan Setelah Senggama

Sahih Muslim Book 3, Number 0684:

Abu Musa melaporkan:

Terjadi perselisihan pendapat antara kelompok Muhajir (Emigran) dan sekelompok Ansar (Pembantu) (dan titik perselisihan adalah), Ansar mengatakan : Mandi (setelah senggama) diwajibkan hanya kalau air mani muncrat keluar atau ejakulasi. Tetapi Muhajir mengatakan : Setelah seorang lelaki bersenggama (dgn wanita), mandi menjadi wajib (terlepas dari adanya emisi air mani atau tidak).Abu Musa berdiri dan mengatakan : saya berdiri dan pergi ke ‘A’isha dan meminta ijinnya dan ijin itu diberikan, dan saya katakana kpdnya : Wahai Ummul Mu’minin, … Saya kemudian bertanya : Apa yg membuat mandi wajib ? Jawabnya (Aisha) : … Rasulullah (saw) mengatakan : Siapapun yg duduk diantara ke 4 bagian2 pribadi (wanita) dan bagian2 yg disunat saling menyentuh, mandi menjadi wajib.

Bagaimana kalau kenikmatan birahi (lelaki) tidak terpenuhi ?

Sahih Muslim Book 3, Number 0677:

Ubayy Ibn Ka’b melaporkan :

Saya bertanya kpd Rasulullah (saw) ttg seorang lelaki yg senggama dgn isterinya tetapi meninggalkan isterinya sebelum orgasme. Nabi menjawab : ia harus membersihkan dari dari cairan isterinya, berwudhu dan solat.

Sahih Muslim Book 3, Number 0680:

Zaid b. Khalid al-Jubani dilaporkan bertanya kpd Uthman b. ‘Affan: Apa pendapatmu ttg lelaki yg senggama dgn isterinya tetapi tidak mengalami orgasme ? Usman mengatakan : Ia harus mengambil wudhu seperti saat mau solat dan mencuci alat kelaminnya. ‘Uthmin juga mengatakan : saya mendengar ini dari Rasulullah (saw).

Read More

Sex and sexuality in Islam: Part 5 dari 6 bagian

Sex & Seksualitas dalam Islam

By Abul Kasem
diterjemahkan oleh : ali5196 » Mon Jun 26, 2006 6:30 pm
http://www.islamreview.com/articles/sexinislam.shtml

Bagian ke-1 Bagian Ke-2 Bagian ke-3 Bagian ke-4 Bagian ke-5

[Peringatan: Artikel ini mengandung istilah2 yg eksplisit secara seksual dan tidak pantas bagi pembaca yg sensitif atau yg sakit jantung.]


Sex and sexuality in Islam

BAGIAN 5 : SEX DGN TAWANAN PERANG

Islam mengijinkan sex tidak terbatas dgn wanita yg dijadikan tahanan perang. Ini praktek (yg masih berlangsung) dari jaman permulaan Islam, dan semasa hidupnya Muhamad. Ayat2 Qur’an yg paling terkenal ttg ini:

004.024 Juga (dilarang bagimu adalah) wanita yg sudah menikah, KECUALI YG DIMILIKI TANGANKANMU:

Jadi Allah memberikan (larangan) ini bagimu : KECUALI BAGI YANG INI …

Lanjutan ayat ini :

(…yang lainnya adalah halal jika kau mengikat mereka dlm perkawinan dgn hadiah dari hartamu, menginginkan kesucian dan bukan birahi, melihat bahwa kau mendapatkan keuntungan dari mereka, berikan mereka emas kawin; tetapi setelah emas kawin ditentukan, setujuilah (utk mengubahnya), kau tidak akan disalahkan, dan Allah Maha Tahu, Maha Bijaksana. )

023.006 … KECUALI dgn mereka yg dipersatukan lewat perkawinan atau (PARA TAHANAN) YANG DIMILIKI TANGAN KANAN MEREKA, dlm hal ini mereka dibebaskan dari kesalahan …

Sex dgn isteri, tahanan, budak O.K….70:25-34

  • 070.025 Bagi yg memerlukan yg meminta dan ia yg dihalangi (utk meminta karena alasan apapun);
    070.026 Dan mereka yg berpegang pada kebenaran;
    070.027 Dan mereka yg takut akan kemarahan Allah,-
    070.028 Karena kemarahan Allah adalah bertentangan dgn Perdamaian dan Ketenangan;
    070.029 Dan mereka yg menjaga kemurnian mereka,
    070.030 Kecuali dgn isteri mereka dan para (tahanan) yg dimiliki kanan tangan mereka,- karena mereka tidak dapat disalahkan,
    070.031 Tetapi mereka yg melewati batasan adalah durhaka;-
    070.032 Dan mereka yg menghormati perjanjian mereka; dsb dsb, terjemahkan sendiri …
    070.033 And those who stand firm in their testimonies;
    070.034 And those who guard (the sacredness) of their worship;-
    070.035 Such will be the honoured ones in the Gardens (of Bliss).

Ayat2 diatas JELAS 100% bahwa lelaki Muslim, menikah atau tidak bisa mendapatkan sex tanpa gangguan dan tanpa batasan dgn wanita tahanan. Arti ‘KEPEMILIKAN TANGAN KANAN’ adalah tahanan wanita yg didapatkan dari perang.

[b]Nah, di jaman ini siapa yg termasuk ‘tahanan perang’ ?

Secara teori, karena Islam berlaku utk segala jaman, dan berada dlm perang abadi dgn kafir (ingat konsep ‘darul Islam-darul harb’), SEMUA WANITA YG TINGGAL DI NEGARA KAFIR termasuk kategori ini. Ini berarti bahwa Allah mengijinkan setiap lelaki Muslim (menikah atau tidak), yg tinggal di Negara kafir, bisa senggama dgn sekian banyak wanita kafir dan tetap bebas dari tuduhan berZINAH.

Malah banyak Islamis dgn bangga mengakui bahwa perempuan2 kafir harus berterima kasih karena telah merasakan kenikmatan senggama dgn lelaki Muslim ! Inilah mengapa saya menemukan banyak Muslim di panti2 pijat di Thailand, dan mereka mengakui bahwa mereka DIIJINKAN UTK SEX DGN WANITA THAI KARENA MEREKA BUKAN MUSLIM. Mereka budak sex, dan mengingat bahwa dimanapun di dunia Muslim ‘tertekan/sengsara/menderita,’ Muslim berada dlm keadaan perang dgn kafir dimanapun mereka ditemukan: dipanti pijat, di bar, di disko, di tempat wts)!

Ternyata hal ini memang benar. Syariah menyebutkan :

TIDAK ADA HUKUMAN BAGI ZINAH YG DILAKUKAN DI NEGARA ASING—(ref. 11, p185)

Ini karena NABI SENDIRI yg mengatakan, “hukuman tidak boleh diberikan di negara asing; “—KEDUA, karena pengadilan syariah tidak memiliki yurisdiksi di negara asing, hukuman menjadi tidak mungkin kalau di negara asing tsb sendiri kelakuan sex tsb tidak dihukum; dan setelah orang tsb kembali dari negara asing ke negara Muslim, hukuman tidak boleh dijatuhkan terhdpnya.

Dlm hal 59 Kamus Islam (ref.6)

Read More

Sex and sexuality in Islam: Part 4 dari 6 bagian

Sex & Seksualitas dalam Islam

By Abul Kasem
diterjemahkan oleh : ali5196 » Mon Jun 26, 2006 6:30 pm

http://www.islamreview.com/articles/sexinislam.shtml

Bagian ke-1 Bagian Ke-2 Bagian ke-3 Bagian ke-4 Bagian ke-5

[Peringatan: Artikel ini mengandung istilah2 yg eksplisit secara seksual dan tidak pantas bagi pembaca yg sensitif atau yg sakit jantung.]


Sex and sexuality in Islam

Part 4 dari 6 bagian

Perkawinan dengan Anak-anak dan SEX dengan ANAK DIBAWAH UMUR

Banyak negara sudah melarang praktek maksiat mengawinkan anak². Tipe perkawinan macam ini umum diantara masyarakat hindu kuno di India. Tetapi dengan reformasi dalamHinduimse oleh kaum aktivis humanis, adat ini tidak lagi diakui, paling tidak, secara hukum.

Bagaimana dengan Islam ? Muslim mengatakan Islam adalah agama PROGRESIF. Betulkah ? Apa ini lagi² kebohongan yg harus ditelan non-muslim sambil manggut² takut leher digorok ?

Faktanya : TIDAK ADA BATAS USIA MINIMUM DALAM ISLAM UTK MENIKAH. JADI TIDAK ADA LARANGAN MENIKAHKAN ANAK², BAHKAN BAYI YG BARU LAHIR.

Yang paling kejam dari praktek pelecehan anak² secara seksual ini adalah bahwa perkawinannya bersifat mengikat secara hukum, secara absolut, jika disetujui orang tua. Ini aturan Sha’riah ttg perkawinan anak²:

Hidayat (ref. 11, h.36) Ijin bagi Perkawinan dengan Anak²

Perkawinan antar anak² tetap mengikat setelah pubertas – Jika perkawinan anak² itu disetujui oleh ayah atau kakek, tidak ada pilihan setelah pubertas bagi mereka; karena keputusan orang tua tidak dapat dicurigai sbg memiliki motif negative karena cinta kasih mereka bagi keturunan mereka tidak diragukan; shg perkawinan antar pihak bersifat mengikat, sama spt perkawinan yg ditetapkan pihak² dewasa.

Pilihan menarik diri setelah pubertas – namun jika pihak berwenang selain orang tua yg memutuskan kontrak tsb, setiap pihak berhak, setelah dewasa, utk memilih apakah perkawinan itu harus diteruskan atau dibatalkan. Muhammad (saw), sendiri menikahi anak berusia enam (atau tujuh) tahun.

Ini dua hadis sahih :
Sahih Muslim Book 008, Number 3311:

‘A’isha melaporkan bahwa Rasulullah (saw) menikahinya saat ia TUJUH tahun, dan ia dibahwa ke rumahnya sbg penganting saat ia berusia SEMBILAN, dan boneka²nya berada bersamanya; dan saat ia (rasulullah) wafat, ia berusia DELAPAN BELAS.

Sahih Bukhari Volume 5, Book 58, Number 236:

Diriwayahkan oleh ayah Hisham:
Khadija wafat 3 tahun sebelum Nabi hijrah ke Medinah. Ia tinggal disana kira-kira dua tahun dan ia menikah dengan ‘Aisha ketika ia gadis berusia 6 thn, dan ia memenuhi perkawinannya saat ia berusia SEMBILAN tahun.

Dan inilah caranya nabi, sang rahmatan lil alamin ber-indehoy dengan pengantin anak²nya.

Sahih Bukhari Volume 1, Book 6, Number 298:

Diriwayahkan ‘Aisha:
Nabi dan saya biasanya bermandi dalam satu pot saat kita Junub*. Selama menses, ia biasanya memerintahkan saya utk mengenakan Izar (baju yg dipakai dibawah pinggang) dan ia suka meraba-raba saya. Saat Itikaf, ia sering membawa miliknya dan mendekati saya dan saya akan mencucinya dan menggunakannya saat saya menses.

*Junub : adalah keadaaan tidak suci, yaitu setelah mengadakan hubungan sex.

Sahih Muslim Book 3, Number 0629:

‘A’isha melaporkan: Saya dan rasulullah (saw) mandi dari bak yang sama dan tangan² kami saling bergantian dimasukkan kedalamnya seakan² kami mengadakan hubungan seksual.

(I and the Messenger took a bath from the same vessel and our hands alternated into it in the state that we had had sexual intercourse. )

Belum jelas juga bagi anda ?
Dalam Sirat Rasul Ibn Ishak/Ibn Hisham (biografer paling otentik), kami membaca cerita dahsyat bahwa Muhamad ingin mengawini seorang bayi perempuan yg masih merangkak. Ini terjadi setelah ia menikahi A’isha.
(Suhayli, ii.79: dalam riwayat Yunus saya menuliskan bahwa rasulullah melihatnya

(Ummu’l-Fadl) ketika ia masih bayi dan merangkak didepan Muhamad dan ia mengatakan, ‘Jika ia besar nanti, san saya masih hidup, saya akan mengawininya.’ Tetapi ia wafat ketika anak it tumbuh dan Sufyan b. al-Aswad b. Abdu’l-Asad al-Makhzumi menikahinya dan ia melahirkan Rizq dan Lubaba….(ref.10, p. 311)

Bahkan Hazrat Umar menikahi Umm Kulthum, adik Bibi A’isha yg berusia EMPAT TAHUN ! Fantastik ! Ini semua contoh orang² yg paling mulia dalam Islam untuk dicontohkan pengikut.

RIZA atau Pengangkatan Anak lewat Penyusuan

Anda tidak tahu bahwa lelaki Muslim (dewasa) bisa menikahi bayi (berusia 2 tahun) DAN sekaligus juga wanita dewasa yg masih memiliki bayi yang masih menyusu ? Apa yg terjadi jika bayi yg dikawinkan tidak memiliki siapa² utk menyusuinya- katakanlah ia anak yatim-kecuali isteri nomor dua yg juga sibuk menyusui anaknya sendiri ?

Jaman sekarang kita menggunakan Susu Nestle. Namun ini bukan cara yg Islami.
(PS: dalambuku Carmen bin Laden (mantan isteri kakak bin Laden): Usama bin Laden tidak membolehkan isterinya menyusui anaknya dengan botol. Sang isteri diharuskan memberi minum pada anaknya dengan SENDOK. Si anak menolakn dan menangis terus kehausan. )

Ini yg Islami :
Hidayat (ref. 11, h.71)

Dua isteri menyusui yang lain—JIKA seorang lelaki menikahi seorang bayi dan seorang dewasa, maka pihak terakhir harus memberi susu kpd pihak pertama, kedua isteri menjadi dilarang bagi suami mereka, karena kalau mereka melanjutkan persatuan dalamperkawinan ini, ini mempertanyakan kepantasan hidup bersama dengan anak angkat dan ibu angkat, yang dilarang, spt hidup bersama dengan ibu dan puteri biologis.—KALAU suami belum memiliki hubungan KARNAL (sex) dengan isteri dewasanya, isterinya itu tidak berhak atas emas kawin apapun karena perpisahan datang dari dirinya:– namun sang bayi memiliki hak atas setengah emas kawinnya, karena bukan ia yg memulai perpisahan. (BAYI MEMULAI PERPISAHAN ???)

———————————————-
Riza antar anak² lelaki dan perempuan. Bagian ini silahkan anda terjemahkan sendiri, karena ini tidak relevan bagi topic pembahasan kami (perkawinan antar bandot dengan anak²):
So far, what I mentioned above relates to an adult man marrying an infant girl. How about an infant boy marrying a grown up girl (nine years and above)? As per Islamic Sharia, there is, of course, no restriction on this practise. The only means by which a child can be prevented from marrying a grown up girl (that is to make him halal to visit her and be with her in privacy) is through a peculiar system in Islam known as RIZA or Rid’a.

The Dictionary of Islam (ref. 6, p.546) defines RIZA thus:
RIZA. A legal term, which means sucking milk from the breast of a woman for a certain time.
The legal definition of RIZA is given in HEDAYA (ref. 11 ) as follows:
RIZA, or fosterage (Ibid, p.67)
Definition of the term—Riza, in its legal sense, means a child suckling milk from the breast of a woman for a certain time, which is termed the period of fosterage.
This is the Islamic name for suckling through fosterage. It is the practice by which a newly born baby is handed over to another woman who is able to suckle the infant. It was (and still is) a practice by the rich Arabs by which they hand over their newly born infants to be suckled by Beduin women. Even Prophet Muhammad (pbuh) was suckled, initially, by Thueiba, a slave woman of his uncle Abu Lahab for a very brief period, and then by his foster mother, Halima.
Here is a hadith proclaiming the restrictions by fosterage:
What is haram by birth is also haram by suckling…30.3.15
Malik’s Muwatta: Book 30, Number 30.3.15:

Yahya related to me from Malik from Abdullah ibn Dinar from Sulayman ibn Yasar and from Urwa ibn az-Zubayr from A’isha umm al-muminin, that the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, said, ” What is haram by birth is haram by suckling

————————–
This practice will make the child being suckled to be haram to the foster mother. That is, the child, when he grows up, has unhindered access to his foster mother. It is, as if, the foster mother is the ‘real mother’ of the child. There is no problem with this noble provision, of course. So, where is the trouble? Let us examine the situation up close.

dalam Islam, seorang wanita boleh dikawinkan pada usia kapanpun, bahkan saat ia masih bayi. Ibu angkat adalah wanita, 9 tahun atau lebih, lain dari ibu biologisnya. Bayangkan, seorang bayi laki² berusia 6 bulan disusui ibu angkatnya yg baru melewati usia SEMBILAN tahun. Nanti, kalau anak laki² itu menjadi dewasa atau 18 th, menurut ukuran pubertas bagi laki² menurut Islam, ibu angkatnya hamper berusia 27 thn, usia yg masih muda bagi perkawinan, cinta, sex dan melahirkan anak. Menurut hukum Islam, ibu angkat itu dilarang dinikahi anak angkatnya. Ia bahkan tidak dapat menikahi adik angkatnya.

Here are a few rules on Islamic suckling or fosterage from the ‘Reliance of the Traveller’, the most authentic Sha’ria book (ref. 8, pp. 575-576)

n12.0 BECOMING UNMARRIAGEABLE KIN BY SUCKLING (RIDA’)

n12.1 An infant becomes the “child” of the female who breast-feeds him (A: in respect to being unable to marry her, to the permissibility of looking at her and being alone with her, and in his ablution (wudu) not being nullified by touching her) when:
(a) the milk comes from a female at least nine years old whether it is occasioned by sexual or something else;
(b) and she breast-feeds a child who is less than two full years old;
(c) in at least five separate breast-feedings (O: a restriction that excludes anything less than five; which is of no consequence. Separate breast-feedings means whatever is commonly acknowledged (def: f4.5) to be separate)
n12.2 In such a case:
(1) It is unlawful for the wet nurse to marry the child and its subsequent descendants (O: by familial relation or by suckling) exclusively (O: exclusively meaning that only the child’s descendants become unlawful for her to marry, not the child’s ancestors (N: or brothers)):
(2) She becomes the child’s “mother,” and it is unlawful for the child to marry her, her ancestors (O: by familial relation or by suckling), her descendants (O: who become as if they were brothers and sisters (O: though the child is not forbidden to marry the latter’s children).
In ahadith we read a few interesting stories about RIZA. Here are some samples.

Aisha’s sister Umm Kulthum suckled Salim ibn Abdullah ibn Umar only three times; that is why it was haram for him to visit Aisha; if suckled ten times by Kulthum then he would be halal for her…30.1.7

Malik’s Muwatta: Book 30, Number 30.1.7:

Yahya related to me from Malik from Nafi that Salim ibn Abdullah ibn Umar informed him that A’isha umm al-muminin sent him away while he was being nursed to her sister Umm Kulthum bint Abi Bakr as-Siddiq and said, “Suckle him ten times so that he can come in to see me.”
Salim said, “Umm Kulthum nursed me three times and then fell ill, so that she only nursed me three times. I could not go in to see A’isha because Umm Kulthum did not finish for me the ten times.”

Ten suckle is required for a boy to be halal to visit a woman…30.1.8
Malik’s Muwatta :Book 30, Number 30.1.8:

Yahya related to me from Malik from Nafi that Safiyya bint Abi Ubayd told him that Hafsa, umm al-muminin, sent Asim ibn Abdullah ibn Sad to her sister Fatima bint Umar ibn al-Khattab for her to suckle him ten times so that he could come in to see her. She did it, so he used to come in to see her.

(Please note that ten suckling was later abrogated by five suckles)

Malik’s Muwatta: Book 30, Number 30.3.17:

Yahya related to me from Malik from Abdullah ibn Abi Bakr ibn Hazm from Amra bint Abd ar-Rahman that A’isha, the wife of the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, said, “Amongst what was sent down of the Qur’an was ‘ten known sucklings make haram’ – then it was abrogated by ‘five known sucklings’. When the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, died, it was what is now recited of the Qur’an.”

Yahya said that Malik said, “One does not act on this.”

Needless to say, that in an Islamic paradise, RIZA will be a perfectly rightful method to solve the problem of milk supply for the babies. Now, imagine what will happen to the marriage market if most women give up their infants to their foster mothers for a limited period of time! The marriage market will come to a halt, no joke. Most potential suitors will be forbidden for each other due to RIZA or suckling by fosterage, isn’t it?

Of course, I cited an extreme scenario of Islamic fosterage. Modern world is not at all dependent on RIZA or suckling by fosterage. We have formula milk for those infants whose mothers are unable to breast-feed them for one reason or other. However, I could not find any Sha’ria rule where bottle-feeding can be used as an alternative to RIZA. See, in the seventh century medieval period, there was no baby formula milk, nor was there any concept of bottle-feeding as an alternative to suckling. Therefore, those Bedouin Arabs resorted to RIZA to solve the mother’s milk supply problem.

Yang interesan disini adalah bahwa wanita JUGA DAPAT MENYUSUSI LELAKI DEWASA !! TOBAT ! TOBAT ! Mana mungkin ?

Ini buktinya :
Sahih Muslim: Book 008, Number 3426:

Ibn Abu Mulaika melaporkan bahwa al-Qasim b. Muhammad b. Abu Bakr meriwayahkan kpdnya bahwa ‘A’isha melaporkan bahwa :
Sahla bint Suhail b. ‘Amr datang kepada rasulullah (saw) dan mengatakan: Rasulullah, Salim (budak milik Abu Hudhaifa yg dibebaskan) hidup dengan kami dalamrumah kami, dan ia sudah mencapai pubertas dan memiliki pengetahuan (ttg masalah sex) yg biasanya dimiliki lelaki. Nabi mengatakan: SUSUI DIA SHG IA MENJADI HARAM (dalamperkawinan) BAGIMU.

Sex dengan budak juga merupakan hal yg sangat normal dalamIslam utk memuaskan nafsu birahi lelaki Muslim. Bgm dengan isterinya ? Sayangnya, perempuan tidak pernah kebagian orgy sex. Tapi seorang perempuan BISA menghalangi suaminya utk sex dengan budak. Bagaimana caranya ? dengan Riza.

Ini dia :
Seorang isteri cemburu tidak suka dengan orgy suami2nya. Ia kemudian pergi ke budak perempuan budak yg disukai suaminya dan MENYUSUI WANITA ITU dengan payudaranya. INI MEMBUAT BUDAK PEREMPUAN ITU HARAM bagi suaminya. Ide bagus bukan ? Sayangnya isteri itu malah ketiban duren ! Ia menerima hukuman.
Hazrat Umar meminta agar sang isteri dipecut/dipukuli, sehingga melindungi hak suaminya untuk melampiaskan orgynya dengan budak² perempuannya. Anda heran ? Ini ceritanya dari Muwatta milik Malik, pendiri aliran yurisprudensi

Maliki.
PS: terjemahkan sendiri !
Malik’s Muwatta: Book 30, Number 30.2.13:

Yahya related to me from Malik that Abdullah ibn Dinar said, “A man came to Abdullah ibn Umar when I was with him at the place where judgments were given and asked him about the suckling of an older person. Abdullah ibn Umar replied, ‘A man came to Umar ibn al-Khattab and said, ‘I have a slave-girl and I used to have intercourse with her. My wife went to her and suckled her. When I went to the girl, my wife told me to watch out, because she had suckled her!’ Umar told him to beat his wife and to go to his slave-girl because kinship by suckling was only by the suckling of the young.’ “

Bagaimana meluaskan konsep RIZA ini kepada suami dan isteri ?

Astagfirullah! Astagfirullah! Naujubillah! Tidak percaya ? Baca yg berikut ini:

Malik’s Muwatta:Book 30, Number 30.2.14:

Yahya mengatakan kepada saya (apa yg didengarnya) dari Malik dari Yahya ibn Said, bahwa seorang lelaki bernama Abu Musa al-Ashari, “Saya MEMINUM SUSU DARI BUAH DADA ISTERI SAYA DAN SUSUNYA MASUK PERUT SAYA.”
Abu Musa mengatakan, “Saya hanya bisa mengatakan bahwa isterimu menjadi HARAM bagimu.”
Abdullah ibn Masud mengatakan, “Nasehat macam apa yg kau berikan lelaki itu ? “
Abu Musa mengatakan, “Nah, nasehat apa yg akan kau berikan?”
Abdullah ibn Masud mengatakan, “Hanya ada persaudaraan lewat penyususan dalam dua tahun pertama.” —

Siapakah Abdullah ibn Masud? Ia adalah salah satu diantara ke 10 sahabat terdekat  Muhamad yang dijanjikan surga oleh Muhamad. Setiap kata yg diucapkan ibn Masud dianggap sbg otentik total. Malah, posisinya bisa dikatakan nomor dua setelah Muhammad. Jadi, apa yg dikatakan ibn Masud dalam hadis diatas ?

Para pembaca, inilah dampak pernyataannya itu; YA ! Suami bisa meminum susu isteri dan tetap sebagai partner sexnya. Aturan Islam yg memang aneh !
Alasan mengapa susu isteri bisa diminum isterinya dijelaskan berikut ini oleh Malik. Kalau orang dewasa minum susu isterinya, ini dianggap makanan dan bukan susu untuk anak angkat ! Absurd bukan ?

Malik’s Muwatta: Book 30, Number 30.1.11:

Yahya mengatakan kdp saya dari Malik bahwa Yahya ibn Said mengatakan bahwa ia mendengarkan Said ibn al-Musayyab berkata, “Riza hanya saat anak masih dalambuaian (masih bayi). Kalau tidak, ini tidak mengakibatkan hubungan darah.”

Yahya mengatakan kepada saya dari Malik dari Ibn Shihab bahwa ia mengatakan : “Riza, betapapun sedikit atau banyak menjadikan haram. Persaudaraan lewat Riza membuat lelaki muhrim.”

Yahya mengatakan bahwa ia mendengar Malik berkata, “Riza, betapapun kecil atau banyak kalau dilakukan dalam² tahun pertama, menjadikan haram. Apa yg terjadi setelah 2 tahun pertama itu, tidak membuat apapun haram. Riza seperti menjadi makanan.”

DAN, hadis yang paling TOP, adalah yang berikut ini;
Mohamad tidak suka menarik penis sebelum air mani di-ejakulasi; ia juga tidak suka senggama dengan wanita yg menyusui bayi

Sunaan Abu Dawud: Book 34, Number 4210:

Diriwayahkan Abdullah ibn Mas’ud:
Rasulullah (saw) tidak menyukai 10 hal: Zat pewarna bewarna kuning (khaluq), rambut putih yg dicat, trailing the lower garment (??), cincin emas, wanita yg tidak menutupi tubuh sesuai dengan aturan kepantasan, dadu yg dilempar, santet kecuali dengan   Mu’awwidhatan, pemakaian jimat, PENARIKAN PENIS SEBELUM KELUARNYA AIR MANI, dan dalamhal wanita yg isterinya atau bukan isterinya: bersenggama dengan wanita yg sedang dalamkeadaan menyusui bayi; tetapi ia tidak melarang (semua itu).

Read More

Sex and sexuality in Islam: Part 3 dari 6 bagian

Sex & Seksualitas dalam Islam

By Abul Kasem
diterjemahkan oleh : ali5196 » Mon Jun 26, 2006 6:30 pm
http://www.islamreview.com/articles/sexinislam.shtml

Bagian ke-1 Bagian Ke-2 Bagian ke-3 Bagian ke-4 Bagian ke-5

[Peringatan: Artikel ini mengandung istilah2 yg eksplisit secara seksual dan tidak pantas bagi pembaca yg sensitif atau yg sakit jantung.]


Part 3 dari 6 bagian

Coitus interruption (Menumpahkan sperma diluar vagina !)
See also Al Azl:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … php?t=3194

Salah tembak sperma, Ini sangat tidak Islami. Karena sperma sungguh keramat dan tidak bisa ditumpahkan ke sembarang. Kalau begitu, mengapa Muhamad sendiri menumpahkan spermanya pada jubahnya dan jubah cucu … maaf isterinya, Aisha, sampai ia harus membersihkannya agar si Muh tidak terhalang solatnya ?

Bacalah apa yg dikatakan Bibi Aisha:
Sahih Bukhari Volume 1, Book 4, Number 231:

Diriwayahkan Sulaiman bin Yasar: Saya bertanya kpd ‘Aisha ttg baju yg dikotori dgn air mani. Jawabnya, “Saya sering mencucinya dari pakaian Rasulullah dan ia pergi sholat saat bekas2 air masih nampak.”

Sunaan Abu Dawud: Book 11, Number 2161:

Diriwayahkan Aisha, Ummul Mu’minin:
Saya dan Rasulullah (saw) sering tidur disatu kain pada malam hari saat saya menses. Kalau ada hal dari saya mengotorinya, ia mencuci bagian kotoran itu, dan bukan bagian lain. Kalau ada hal dari dirinya yg mengotori pakaian saya, ia mencuci bagian itu dan tidak mencuci bagian lain dan ia bersolat dgnnya (yi kain tsb).

Kita perlu memikirkan apakah Muhamad (saw) mempraktekkan coitus interruptus. Mungkinkah itu alasannya Aisha tidak pernah hamil ?
Bagaimana dengan tentara-tentaranya Muhamad (saw) ? Mereka sebenarnya pemburu sex. Kapanpun mereka menangkap wanita kafir, mereka akan segera menggenjotinya. Malah ada yg menggenjoti tawanan wanita yg hamil ! Ini begitu kelewatan sampai Muhamad sendiri harus melarang senggama dgn tahanan wanita yg hamil pada penyerangan terhdp Khaibar (ref. 10, p.510).

Tetapi larangan ini juga tidak menghindari Jihadi menikmati tubuh wanita-wanita tak berdosa ini dengan cara menembakkan sperma mereka diluar vagina perempuan yg mereka siksa itu.

Sahih Bukhari: Volume 7, Book 62, Number 137:

Diriwayahkan Abu Said Al-Khudri: Kami mendapatkan tahanan wanita sbg jarahan perang dan kami melaksanakan coitus interruptus dgn mereka. Jadi kami tanya Rasulullah mengenai hal itu dan ia menjawab
… “Tidak ada jiwa yg akan hidup kalau memang tidak ditakdirkan …”

Sahih Bukhari: Volume 7, Book 62, Number 135:

Diriwayahkan Jabir:
Kami biasa mempraktekkan coitus interruptus selama hidupnya rasulullah.

”’Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:”’

Diriwayahkan Abu Said Al-Khudri:
Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyetubuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus. Kata Nabi, “Sebaiknya kalian tidak melakukannya, karena Allah sudah menentukan siapa yg akan diciptakannya.” Qaza’a mengatakan, “saya mendengar Abu Sa’id mengatakan bahwa nabi mengatakan, ‘Tidak ada jiwa yg tercipta kecuali Allah yg menciptakannya.”

Dgn kata lain : jangan menumpahkan sperma diluar vagina, karena kalau perempuan itu hamil, itu toh kemauan Allah.
”’”’Sahih Bukhari: Volume 7, Book 62, Number 136:”’”’

”Diriwayahkan Jabir: Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus ketika Qur’an diwahyukan. Jabir menambahkan: Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus semasa hidup Rasul Allah ketika Qur’an sedang diwahyukan.”

Kombinasi dahsyat ! Coitus interuptus dan wahyu Allah … ayat-ayat Kamasutra saja KALAH !

Lebih banyak lagi ahadis utk menghibur anda !

”’Sahih Muslim Book 008, Number 3371: ”’

”Abu Sirma berkata kepada Abu Sa’id al Khadri: O Abu Sa’id, apakah kau mendengar Rasul Allah berkata tentang al-azl/coitus interuptus? Dia berkata: Ya, dan menambahkan: Kami pergi bersama Rasulullah dalam perjalanan ke Bi’l-Mustaliq dan mengambil tawanan2 wanita Arab yang cantik2; kami terangsang melihat mereka, karena kami jauh dari istri2 kami, (tapi pada saat yang sama) kami juga ingin menggunakan mereka sebagai sandera untuk ditebus (dengan uang). Karena itu kami mengambil keputusan untuk berhubungan seks dengan mereka tapi dengan melakukan azl/coitus interruptus …. Namun kami mengatakan: Kami melakukan tindakan selagi Rasullullah berada diantara kita; mengapa tidak menanyakannya ? … Dan Rasulullah menjawab : Tidak apa2 kalau kau tidak melakukannya, karena setiap jiwa akan dilahirkan sampai Hari Kiamat.”

Sahih Muslim Book 008, Number 3373:

”Abu Sa’id al-Khudri melaporkan: Kami menangkap tawanan2 wanita dan kami ingin melakukan ‘azl/coitus interuptus dengan mereka. Kami bertanya kpd Rasulullah ttg hal itu dan ia mengatakan kpd kami: lakukanlah, lakukanlah, lakukanlah, tapi jiwa yg memang harus dilahirkan akan tetap dilahirkan”

Ternyata memang semua Muslim pada jaman itu sibuk menarik penis sebelum ejakulasi.

”’Malik’s Muwatta Book 29, Number 29.32.96:”’

”Yahya mengisahkan padaku dari Malik dari Abu ‘n-Nadr, maulah Umar ibn Ubaydullah dari Amir ibn Sad ibn Abi Waqqas dari ayahnya bahwa dia biasa melakukan azl/coitus interuptus.”

”’Sunan Abu Dawud Book 11, Number 2166:”’

”Dikisahkan oleh AbuSa’id al-Khudri:
Seorang pria berkata: Rasul Allah, aku punya seorang budak wanita dan aku mengeluarkan penisku dari tubuhnya (ketika sedang berhubungan seks), dan aku tidak mau dia menjadi hamil. Aku melakukan itu karenanya. Orang2 Yahudi berkata bahwa mengeluarkan penis (azl) adalah sama seperti mengubur hidup2 anak2 perempuan dalam skala kecil. Dia (sang Nabi) berkata: Orang Yahudi itu berbohong. Jika Allah memang mau menciptakan (bayi), maka kau tidak dapat mencegahnya.”

Ahadis diatas jelas membuktikan bahwa menumpahkan sperma adalah cara utama menghindari kehamilan yg tidak diinginkan dari para gundik dan budak. Tapi hadis beriikut ini mengatakan bahwa coitus interruption tidak boleh dilakukan dengan isteri sendiri, karena vagina isteri memang daerah pertanaman subur.
”’Sahih Muslim Book 008, Number 3365:”’

”Hadis ini dilaporkan atas otoritas Jabir lewat rantai isnad …: “Jika ia suka, ia bisa mengadakan senggama didepan atau dibelakangnya, tetapi itu harus lewat satu lobang (vagina).” ”

””’Sahih Muslim Book 008, Number 3364:””’

”Jabir (b. Abdullah) melaporkan bahwa Yahudi sering mengatakan bahwa kalau memasuki isteri lewat vagina, tetapi dari belakangnya,m dan ia menjadi hamil, maka anak itu akan bermata picek. Jadi turunlah ayat ini: “Isteri2mu adalah ladang: pergilah kepada ladangmu sesukamu.””

”’Malik’s Muwatta Book 34, Number 4210:”’

”Diriwayahkan Abdullah ibn Mas’ud: Rasulullah tidak menyukai 10 hal: warna kuning (khaluq), mencat rambut putih, trailing the lower garment (?), mengenakan cincin emas, wanita yg tidak menututpi diri didepan orang lain dalam batas yg dilarang, melemparkan dadu, santet-kecuali dgn Mu’awwidhatan, mengenakan jimat, dan menarik penis sebelum air maninya keluar…

”’Sahih Muslim Book 008, Number 3377:”’

Abu Sa’id al-Khudri melaporkan bahwa ‘azl disebutkan dlm kehadiran rasulullah (saw) …
Mereka mengatakan kpd nabi:
Ada seorang lelaki yg isterinya harus menyusui anak, dan lelaki itu bersenggama dgn wanita itu (ia hamil) dan lelaki itu tidak suka, dan ada orang lain yg memiliki budak perempuan dan ia senggama dgn budak perempuan itu, dan ia tidak suka sang budak hamil shg dia tidak perlu menjadi Umm Walad. Kemudian nabi mengatakan: Tidak ada salahnya jika kau tidak melakukannya, karena itu (kelahiran seorang anak) adalah sesuatu yg sudah ditakdirkan. Ibn ‘Aun mengatakan: saya menyebut hadis ini kpd Hasan dan ia mengatakan : Ya Allah, nampaknya memang ada penyesalan bagi dilakukannya ‘azl.

Sex dlm Grup atau sex orgy ? Muhamad memang rajanya ! Kalau yg dibawah ini bukan sex orgy, maka apa dong istilahnya ?? Ingat bahwa pada saat itu, Muhamad memiliki paling tidak 9 isteri.

”’Sahih Bukhari: Volume 1, Book 5, Number 270:”’

”Diriwayahkan Muhammad bin Al-Muntathir:
Atas otoritas ayahnya bahwa ia telah bertanya pada ‘Aisha ttg pernyataan Ibn ‘Umar (i.e. ia tidak suka menjadi Muhrim saat bau masih menempel di tubuhnya). ‘Aisha mengatakan, “Saya mencium wangi Rasulullah dan ia pergi ke (utk mengadakan hubungan sex dgn) semua isterinya, dan dipagi hari ia Muhrim kembali (setelah mandi).””

”’Sahih Muslim Book 008, Number 3445:”’

”Abu Bakr b. ‘Abd al-Rahman melaporkan bahwa Rasulullah (saw) menikahi Umm Salama dan saat ia ingin pergi darinya, ia menarik bajunya (rasulullah). Rasulullah kemudian mengatakan : Kalau kau mau, saya bisa memperpanjang waktu (utk tinggal) denganmu, tetapi saya harus juga menghitung waktunya (sehingga waktu yang saya lewatkan dengan isteri-isteri lain sama dengan waktu denganmu). Bagi perawan, (suaminya harus tinggal dgnnya selama) satu minggu, dan bagi wanita yg sudah menikah sebelumnya tiga hari.”

Bahwa ulah sex ini direstui Allah yang Maha Esa bisa dilihat dari tulisan Imam Ghazali. Ttg sex dgn berbagai partner, ia menulis (ref.7, h.368):

”…. Rasulullah mengatakan, “Saya mengeluh kpd Jibril bahwa saya menginginkan kekuatan yg lebih besar saat bersenggama dgn isteri-isteri saya, dan ia memerintahkanku utk memakan harisa, “maka kau harus tahu bahwa ia (nabi) memiliki 9 isteri, dan ia wajib utk memuaskan mereka semua, dan tidak ada yg diijinkan menikah lagi setelah kematiannya, ataupun setelah ia menceraikan mereka ; permintaanya oleh karena itu adalah untuk ini, dan bukan utk kenikmatan semata. ”

Dan ini paling WAHAIIII !!
”’Sahih Bukhari:Volume 7, Book 62, Number 6:”’

Diriwayahkan Anas:
Nabi sering keliling (utk mengadakan hubungan sexual) dgn semua isterinya dalam satu malam, dan ia memiliki sembilan isteri.
’Air mani’ wanita kuning ? Lelaki dan wanita muda sering bermimpi sex. Setelah itu lelaki mengeluarkan cairan air mani spt ejakulasi yg disebut juga ‘nocturnal emission’. Wanita juga mengalami orgasme selama mimpi tetapi tidak mengeluarkan sperma. Bahkan Aisha sendiri tahu ini, tetapi Muhamad tidak dan menyangka bahwa wanita juga mengeluarkan ‘sperma’ saat malam hari. Mungkin ia melihat bercak kuning pada baju wanita yg baru selesai menses, dan menyangka ini sperma. Ketika Aisha memberitahunya, ia malah menggertaknya dan memaksakan kepercayaan anehnya kpd Aisha. Jika wanita membaca ahadis ini, ia akan bertanya2 apakah genitalisnya normal atau tidak !

”’Sahih Muslim Book 3, Number 0608: ”’

”Anas b. Malik melaporkan bahwa Umm Sulaim meriwayahkan bahwa ia bertanya pada rasulullah ttg seorang wanita yg melihat dalam sebuah mimpi apa yg dilihat lelaki (memiliki mimpi sex). Rasulullah mengatakan: Kalau wanita ini melihatnya, ia harus mandi.
Umm Sulaim mengatakan: Saya malu dan bertanya : Apakah itu terjadi ?
Rasulullah menjawab: Ya, kalau tidak bgm seorang anak bisa mirip dgnnya ? Cairan (sperma) lelaki adalah kental dan putih dan cairan wanita adalah tipis dan kuning; shg kemiripan datang dari pihak yg gen-nya lebih kuat atau mendominasi.”

”’Sahih Muslim Book 3, Number 0610:”’

Umm Salama melaporkan: Umm Sulaim pergi ke rasulullah dan mengatakan: apakah mandi perlu bagi wanita yg mengalami mimpi seksual ?
Rasulullah menjawab: Ya, pada saat ia melihat cairan itu.
Umm Salama mengatakan: apakah wanita memiliki mimpi seksual ?
Ia menjawab: Biarkan tanganmu ditutupi debu, bgm seorang anak bisa mirip dgnnya ?

Sex dari belakang/anal sex
Memang perlu saya akui, bahwa saya SUKA membaca ulang hadis-hadits ini. Semakin sering saya membaca ini semakin saya mengerti Islam dan nabinya, Muhammad. Ahadis memang mengandung gambaran Muslim sejati. Saya tadinya menyangka akan menemukan masalah2 spiritual/jihadi, tetapi justru lebih banyak unsur-unsur erotiknya ! Hadis jadi seperti manual sex (Muhamad = konsultan sex). Malah ahadis mengalahkan buku pornografi pertama didunia; KAMASUTERA. Banyak hadis bisa disebut sbg ‘Pornografi Sahih,’ a la Bedouin atau ala Islam. Saya anjurkan anda semua utk menyisakan waktu utk membaca semua hadis sahih. Kamu tidak akan pernah menyesal !

Ahadis menunjukkan kepada kita gambaran lengkap ttg praktek seksual Bedouin Arab jaman itu. Gaya bersenggama bervariasi. Lain dengan cara Yahudi bersenggama. Ternyata kaum Beduin gurun jauh lebih inovatif dalam posisi-posisi dan gaya-gaya sex mereka. Masing-masing memiliki cirri khas, antara kaum ansar, muhajirin dan Arab-arab lainnya. Yahudi lebih suka dengan ‘missionary position’ (sementara para muhajirin (Arab-arab Mekah yg hijrah ke Medinah) menggunakan berbagai posisi, yang paling favorit adalah : gaya senggama dari belakang.

Saat muhajir memulai gaya ini dengan wanita Ansar, mereka (para wanita) tidak suka karena cara mereka yang haus sex mengingat muhajir-muhajir itu kebanyakan datang dengan nabi mereka tanpa disertai isteri mereka. Jadi bisa dibayangkan, mereka spt serigala kesurupan. Jadi, begitu ada kesempatan, mereka akan bertindak buas dan melakukan tindakan sex yg biadab dan keji dgn wanita (atau dgn pria?). Keluhan wanita Ansar ini mencapai telinga Muhamad. Tanpa menunggu lama, Allah menurunkan ayat yg melarang sex dari belakang. Tapi gaya ‘doggy’ dipertahankan, walaupun wanita Ansar juga tidak suka dengan posisi itu. Disini ada ahadis yg akan menghiburmu !

”’Sunaan Abu Dawud: Book 11, Number 2159:”’

Narrated Abdullah Ibn Abbas: Ibn Umar salah mengerti (ayat Qur’an, “Pergilah ke ladangmu sesukamu”)… Faktanya adalah bahwa clan Ansar ini, yg penyembah berhala, hidup dgn Yahudi, kaum ahlul Kitab. Mereka (Ansar) menerima superioritas Yahudi dan mencontoh kelakuan mereka. Yahudi bersenggama dgn satu cara (yi dgn merebah, punggung dikasur). …Clan Ansar mengadopsi praktek ini dari mereka. Tetapi suku Quraysh suka menelanjangi wanita mereka secara keseluruhan an mencari kenikmatan dari depan dan belakang dan merebahkan mereka diatas punggung mereka. Saat para muhajirun (pelancong) datang ke Medinah, seorang lelaki menikahi wanita Ansar. Ia melakukan hal yg sama dgn isteirnya, tetapi isterinya tidak menyukainya dan ia mengatakan kpd suaminya: Kami memiliki satu cara (merebah diatas punggung); lakukan demikian, kalau tidak pergilah kau dariku. Berita ini sampai ke telinga rasulullah.

Jadi Allah menurunkan ayat Qur’an ini: ””Isteri2 kalian adalah ladang bagi kalian, jadi datangilah ladang kalian sesuka kalian,” yaitu dari depan, dari belakang atau dari merebah diatas punggung di ranjang. Tetapi ayat ini berarti tempat keluarnya seorang anak, vagina.

Ahadis dibawah isinya mengulang2 diatas. Selamat menerjemahkan.
”’Sahih Muslim: Book 008, Number 3364”’

”Jabir (b. Abdullah) (Allah be pleased with him) reported that the Jews used to say that when one comes to one’s wife through the vagina, but being on her back, and she becomes pregnant, the child has a squint. So the verse came down:” Your wives are your ti’Ith; go then unto your tilth, as you may desire.””

”’Sahih Muslim: Book 008, Number 3365:”’

””””This hadith has been reported on the authority of Jabir through another chain of transmitters, but in the hadith transmitted on the authority of Zuhri there is an addition (of these words):” If he likes he may (have intercourse) being on the back or in front of her, but it should be through one opening (vagina).”””””

”’Sahih Bukhar: Volume 6, Book 60, Number 51:”’

Narrated Jabir:
Jews used to say: “If one has sexual intercourse with his wife from the back, then she will deliver a squint-eyed child.” So this Verse was revealed:–
“Your wives are a tilth unto you; so go to your tilth when or how you will.” (2.223)

”’””Sunaan Abu Dawud: Book 12, Number 2212:”””’

”Narrated Urwah:
Khawlah was the wife of Aws ibn as-Samit; he was a man immensely given to sexual intercourse. When his desire for intercourse was intensified, he made his wife like his mother’s back. So Allah, the Exalted, sent down Qur’anic verses relating to expiation for zihar.”

”’Sunaan Abu Dawud: Book 12, Number 2214:”’

”Narrated Ikrimah:
A man made his wife like the back of his mother. He then had intercourse with her before he atoned for it. He came to the Prophet (peace_be_upon_him) and informed him of this matter. He asked (him): What moved you to the action you have committed? He replied: I saw the whiteness of her shins in moon light. He said: Keep away from her until you expiate for your deed.”

”’Sunaan Abu Dawud: Book 11, Number 2157:”’

”Narrated AbuHurayrah:
The Prophet (peace_be_upon_him) said: He who has intercourse with his wife through her anus is accursed.”

”’Sunaan Abu Dawud: Book 29, Number 3895:”’

”Narrated AbuHurayrah:
The Prophet (peace be upon him) said: If anyone resorts to a diviner and believes in what he says (according) to the version of Musa), or has intercourse with his wife (according to the agreed version) when she is menstruating, or has intercourse with his wife through her anus, he has nothing to do with what has been sent down to Muhammad (peace be upon him) – according to the version of Musaddad.”

Hadist-Hadist Lucu – Part 1

Kumpulan hadist-hadist lucu dan tidak masuk akal

Part 1 :

dikutip dari : Indonesia Faith Freedom
Hadist Bukhari dan Muslim adalah hadist sahih atau kebenarannya paling tinggi.

Yang salah perutnya

Sahih Bukhari 7.71.614

Diriwayatkan oleh Abu Said: seseorang datang pada sang nabi dan berkata, ‘Saudaraku perutnya sedang sakit.”  Sang Nabi berkata, “Suruh dia minum madu.” Orang itu datang lagi dan berkata, “Sudah kusuruh minum madu tapi malah tambah parah.” Sang nabi lalu berkata, “Allah telah mengatakan yang  sesungguhnya, perut saudaramu yang berbohong.”

Monyet syariah

Sahih Bukhari 5.58.188

Diriwayatkan ‘Amr bin Maimun: Ketika perioda pra-islam, jaman jahilliyah, aku melihat monyet betina dikelilingi  oleh sejumlah monyet2 lain. mereka semuanya sedang merajam monyet betina itu, karena monyet itu telah melakukan zinah. Akupun ikut merajamnya.

Jangan-jangan Muhammad adalah vampire

Sahih Bukhari 1.12.815

Diriwayatkan oleh Abdul Aziz. Seseorang bertanya pada Anas, “Apa yang kau dengar dari sang Nabi tentang bawang putih?” Dia berkata, “Sang Nabi bersabda, ‘Siapapun yang memakan tumbuhan ini jangan dekat2 kami atau sholat bersama kami.”

Makanan kesenangan karena dimakan rasul

Sahih Bukhari 4.56.779

Diriwayatkan oleh Abdullah:
Kami biasa menganggap mukjijat dari Allah sebagai berkat, tapi kalian menganggapnya sebagai peringatan. Sekali waktu kami bersama Rasulallah dalam sebuah perjalanan, dan kami kekurangan air. Dia berkata “Bawa sisa air yang ada padamu” Orang2 membawa sisa air yg sedikit dalam tempat minum mereka. Dia menempatkan air2 itu ditangannya dan berkata “Kemarilah air berkat dan berkat itu dari Allah.” Kulihat air mengalir dari jari2 Rasulallah, dan tanpa ragu lagi,  kudengar MAKANAN² JUGA MEMUJI² ALLAH, ketika dimakan (oleh Rasul).

Kenal sama batu tertentu

Sahih Muslim 30.5654

Jabir b. Samura melaporkan
bahwa Rasulallah berkata: Aku mengenal sebuah batu di Mekah yang selalu menyaluti (menghormat) aku sebelum aku menjadi seorang nabi dan sekarangpun aku masih bisa mengenalinya.

LAWAN KAUM BERHALA (POLITEIS) DENGAN MEMOTONG KUMIS, APA HUBUNGANNYA?

Sahih Muslim 2.500; 2.501

Ibn Umar berkata: Rasullallah berkata: Perangilah kaum berhala, potong kumis dan tumbuhkan jenggot

Jilatin dong jariku

Sahih Bukhari 7.65.366

Diriwayatkan oleh Ibn Abbas:

Sang nabi berkata, ‘jika kamu makan, jangan membersihkan tanganmu sebelum kau jilati lebih dulu, atau dijilati oleh orang lain.’

Peralatan minum dari perak berbahaya

Sahih Bukhari 7.69.538

Diriwayatkan oleh Um Salama (istri sang nabi):
Rasulallah berkata, “Dia yang minum dalam peralatan perak hanya memenuhi perutnya dengan api neraka.”

ALLAH MENGAJAR ADAM NAMA² KENTUT

Tabari I.267

Dan Allah mengajarkan Adam semua nama2 segala sesuatu seperti: Dia mengajarkan nama dari segala sesuatu, hingga kentut besar dan kentut kecil.

CAT RAMBUTMU

Sahih Bukhari 7.72.786

Diriwayatkan Abu Huraira: Sang Nabi berkata, “Yahudi dan Kristen tidak mengecat rambut mereka jadi kau harus melakukan kebalikan dari yang mereka lakukan.”

DILARANG PAKE SEPATU SEBELAH

Sahih Bukhari 7.72.746

Diriwayatkan oleh Abu Huraira: Rasulallah berkata, “Tak seorangpun boleh berjalan memakai sepatu sebelah saja, dia harus memakai dua-duanya atau tidak pakai sama sekali.”

ALLAH SUKA GANJIL

Sahih Bukhari 8.75.419

Diriwayatkan oleh Abu Huraira: Allah punya 99 nama, yakni seratus kurang satu, dan siapapun yang percaya arti²nya dan bertindak sesuai itu, akan masuk surga; dan Allah itu satu dan suka angka ganjil.

PENGIKUT KURANG AJAR

Sahih Bukhari 1.4.158

Diriwayatkan oleh Abdullah:
Nabi keluar untuk buang air besar dan memintaku mencari tiga batu utk cebok. Aku hanya menemukan dua batu, kucari batu yang ketiga tapi tak ketemu. Jadi kuambil saja TAHI KERING dan kuberikan padanya. Dia mengambil dua batu itu dan membuang TAHI KERING sambil berkata, “Ini benda kotor dan bau!!”

SALAH DOA (ATAU ALLAH YANG O’ON?)

Sahih Bukhari 2.17.127

Diriwayatkan oleh Sharik:
Anas bin Malik berkata, “Seseorang memasuki masjid dihari Jum’at lewat pintu yang menghadap Daril-Qada’ dan Rasul Allah sedang membawakan Khotbah. Orang itu berdiri dihadapan Rasul dan berkata, “O Rasul, ternak sedang sekarat dan jalan2 terpotong, please berdoa pada Allah utk meminta hujan.” Jadi Rasul mengangkat kedua tangannya dan berkata, ‘O Allah! Berkati kami dengan hujan. O Allah! Berkati kami dengan hujan. O Allah! Berkati kami dengan hujan.” Anas menambahkan, “Demi Allah, saat itu tidak ada awan dilangit dan tidak ada rumah atau bangunan antara kami dengan gunung Silas”. Lalu sebuah awan besar muncul seperti perisai muncul dibelakang gunung itu dan ketika sampai keatas kami, turun hujan. Demi Allah kami tidak melihat matahari selama seminggu. Jum’at berikutnya, seseorang masuk lewat pintu yang sama dan Rasul sedang khotbah, orang itu berdiri dihadapannya dan berkata, “O Rasulallah! Ternak2 sedang sekarat dan jalan2 terpotong. Please berdoa pada Allah utk menghentikan hujan.’ Anas menambahkan, “Rasulallah mengangkat kedua tangannya dan berkata, ‘O Allah! Hujan disekeliling kita bukan diatas kita, O Allah! di Padang, di gunung dibukit, dilembah dan ditempat2 dimana pohon tumbuh.'” Anas menambahkan “Hujan berhenti dan kami keluar, dibawah sinar matahari” Sharik bertanya pada Anas apakah itu orang yang sama yang meminta hujan Jum’at sebelumnya. Anas menjawab tidak tahu.

MINUM TIDAK BOLEH SAMBIL BERDIRI

Sahih Muslim B23 #5022:

Abu Huraira melaporkan:
Rasulallah berkata: tak seorangpun kalian boleh minum sambil berdiri; dan jika terlupa, dia harus muntahkan.

JUS LALAT

Sahih Bukhari V5 B54 #537

Nabi berkata “Jika ada lalat masuk minumanmu, dia harus benamkan lagi kedalam minuman itu, karena sebelah sayapnya mengandung penyakit dan sayap sebelah lagi mengandung obat utk penyakit itu.”

SETAN KOST DILUBANG HIDUNG

Sahih Muslim B2 #462

Abu Huraira melaporkan: Rasulallah berkata. Jika kalian bangun tidur dan melakukan wudhu, dia harus membersihkan hidungnya tiga kali, karena setan telah menginap dilubang hidungnya.

BENDERA DIPANTAT

Sahih Muslim B19 #4309

Abu Sa’id melaporkan bahwa rasulallah berkata: Dihari kiamat akan ada bendera ditempelkan pada pantat setiap orang yang bersalah telah melanggar keimanan.

BATU NGADU

Sahih Bukhari V4 B52 #117

Rasulallah berkata, “Kiamat tidak akan tiba sampai kalian memerangi yahudi, dan batu dimana orang2 yahudi sembunyipun akan berkata, ‘O muslim! Ada yahudi sembunyi dibelakangku, bunuhlah dia.”

ORANG NGANTUK DIKETAWAIN SETAN

Sahih Bukhari V8 B73 #242

Nabi berkata, “Allah suka dengan bersin dan tidak suka dengan menguap, jadi jika ada orang bersin lalu memuji Allah, maka menjadi kewajiban setiap muslim yang mendengarnya utk berkata: Yarhamukallah (Semoga Allah mengampunimu).  Tapi mengenai menguap, itu dari setan, jadi setiap orang harus berusaha menghentikannya jika ada yang menguap, jika orang cuma berkata ‘Ha’ ketika ada yang menguap, Setan akan mentertawakannya.

NGAPAIN NIH NABI JILATIN MAYAT?

Sahih Bukhari V2 B23 #360

Nabi mendatangi kuburan Abdullah bin Ubai setelah mayatnya dikubur. Mayat itu dikeluarkan lalu sang Nabi melumurkan ludahnya diseluruh tubuh mayat itu dan memakaikan bajunya sendiri.

Bersambung ke part 2 : klik disini

Hadist-Hadist Lucu – Part 2

Kumpulan hadist-hadist lucu dan tidak masuk akal

Part 2:

dikutip dari : Indonesia Faith Freedom
Hadist Bukhari dan Muslim adalah hadist sahih atau kebenarannya paling tinggi.

NGAPAIN NIH NABI JILATIN MAYAT?

Sahih Bukhari V2 B23 #360
Nabi mendatangi kuburan Abdullah bin Ubai setelah mayatnya dikubur. Mayat itu dikeluarkan lalu sang Nabi melumurkan ludahnya diseluruh tubuh mayat itu dan memakaikan bajunya sendiri.

MENTEGA RASA TIKUS

Sahih Bukhari V7 B67 #447
Mengenai binatang, misal tikus atau binatang lain yang masuk kedalam minyak atau mentega: Saya diberitahu bahwa jika ada tikus masuk kedalam mentega dan mati didalamnya, sang Nabi memerintahkan mentega disekeliling tikus itu untuk dibuang dan mentega sisanya bisa dimakan. /span>

APA HUBUNGANNYA, NABI?

Sahih Bukhari Volume 006, Buku 060, No. 466.
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Zama:
dia mendengar nabi berdawah dan menyebut-nyebut tentang unta betina dan orang yang mengikatnya. Rasulallah berkata:  “ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka (utuk mengikat unta betina) (91.12). Lalu dia berkata, “Seorang yang kuat sangat jarang dan yang menikmati perlindungan kaumnya seperti Abi Zama yang maju mengikatnya.  ”Nabi lalu menyebut tentang wanita (dalam dawahnya). “Tidak bijak bagi siapapun utk memecuti istrinya seperti
terhadap budak, lalu dia menidurinya dimalam itu juga.” Lalu dia memerintahkan mereka agar jangan menertawai yang kentut dan berkata “Kenapa orang mentertawai sesuatu yang dia sendiri suka lakukan?”

BALAS DENDAM PADA KADAL
Sahih Bukhari V4 B55 #579

Rasulallah memerintahkan bahwa kadal harus dibunuh dan berkata “Karena Kadal pernah menyemburkan api pada Abraham.”

ULAR ABORSI

Sahih Bukhari V4 B54 #527
Nabi berkata, “Bunuh ular bergaris putih dipunggungnya, karena akan membuat buta yang melihat dan menyebabkan aborsi.”

KORMA AJAIB

Sahih Bukhari V 7 B65 #356
Rasulallah berkata, “Mereka yang makan tujuh Kurma Ajwa setiap pagi, tidak akan terpengaruh oleh racun atau sihir dihari mereka makan.”

NABI TAKUT GERHANA

Sahih Bukhari Volume 002, Buku 018, No. 167.

Diriwayatkan oleh Abu Musa: Gerhana Matahari dan nabi bangun, takut bahwa itu saatnya kiamat. Dia masuk mesjid dan sholat dengan Qiyam dan sujud terlama yang pernah aku lihat dia lakukan. Lalu dia berkata, “Pertanda ini dikirim Allah bukan karena ada yg hidup (lahir) atau matinya seseorang, tapi Allah membuat pengikutNya takut dengan itu. Jadi jika kalian melihat yang seperti itu, langsunglah ingat Allah, Serulah Dia dan minta ampunanNya.”

MAU MATI SYAHID? GAMPANG! SAKIT PERUT AJA!

Sahih Bukhari Volume 007, Buku 071, No. 629.
Diriwayatkan oleh Abu Huraira: Nabi berkata, “Dia (seorang muslim) yang mati karena sakit perut adalah seorang martir (Syahid), dan dia yang mati karena wabah adalah seorang martir.”

PENGEN PUNYA ANAK MIRIP SIAPA? NIH RESEPNYA! DARI JIBRIL

Sahih Bukhari Volume 005, Buku 058, No. 275.
Diriwayatkan oleh Anas: Ketika Abdullah bin Salam mendengar kedatangan sang Nabi di Medina, dia datang padanya dan berkata, “Aku akan bertanya padamu tiga hal yang TAK SEORANGPUN TAHU KECUALI SEORANG NABI:
1. Apakah tanda2 pertama dari hari Kiamat?
2. Makanan pertama apa yg dimakan orang disurga?
3. Mengapa seorang anak mirip ayahnya atau ibunya?”

Rasulallah menjawab, “Jibril baru saja memberitahuku jawaban²nya, Tanda pertama Hari Kiamat adalah akan ada api yg menyatukan orang² dari Timur dan Barat; makanan pertama orang disurga adalah hati ikan. Tentang anak yang mirip orang tuanya, jika seorang pria ngeseks dengan istrinya dan orgasme lebih dulu, maka anaknya akan mirip dia dan jika istri yg duluan orgasme, maka anaknya akan mirip istrinya. Mendengar ini Abdullah bin Salam berkata, “Aku bersaksi bahwa tidak satupun patut disembah selain Allah dan bahwa anda sungguh2 Utusan Allah.”

USUS MUSLIM LEBIH SEDIKIT

Hadis Muslim Vol.III,no.5113
Ibn Umar melaporkan bahwa Rasul Allah berkata bahwa muslim makan dengan satu usus, sedangkan kafir makan dengan tujuh usus.

POHON MENANGIS

Hadis Sahih Bukhari Vol.IV no.783
Diriwayatkan oleh Ibn Umar: Sang nabi sering berkhotbah sambil berdiri dekat batang pohon Kurma. Ketika dia dibuatkan tempat duduk, dia lebih memilih duduk. Pohon Kurma itu mulai menangis dan sang Nabi menghampirinya, mengelusnya dengan tangannya agar pohon itu berhenti menangis.

MINUM KENCING UNTA

Hadis Sahih Bukhari Vol.4 no.234
Anas melaporkan: Orang2 suku Uraina datang ke Medina dan sakit karena iklimnya tidak cocok dengan mereka. Jadi sang Nabi memerintahkan mereka untuk menemui penggembala unta dan minum susu dan kencing unta sebagai obat agar mereka sembuh.

MALAIKAT DG 600 SAYAP??

Sahih Bukhari Volume 6 Buku 60 no.380
Abdullah bin Mas’ud melaporkan bahwa Muhammad telah melihat Jibril dengan 600 sayap.

DIKENCINGIN SETAN

Sahih Bukhari Volume 2 Buku 21 no.245
Diriwayatkan oleh Abdullah: Seseorang disebutkan dihadapan sang Nabi dan dia diberitah bahwa dia terus tidur sampai siang dan tidak bangun utk sholat. Nabi berkata, “Setan kencing dikupingnya.”

LHO APA NGGA KEBALIK?

Sahih Muslim Buku 40 no. 6778
Anas b. Malik melaporkan: Surga dipenuhi dengan penderitaan dan Neraka dipenuhi dengan godaan.

NGELUDAHIN ALLAH

Malik Muwatta Buku 014, No Hadis 004.
Yahya meriwayatkan dari Malik dari Nafi dari Abdullah ibn Umar bahwa Rasulallah melihat bekas ludah di dinding arah kiblat dan mengelapnya. Lalu dia mendatangi orang2 dan berkata, “Jangan meludah kehadapanmu ketika sedang sholat Karena Allah ada dihadapanmu ketika kamu sholat.”

SHOLAT MINTA HUJAN? BIAR AFDOL PAKE BAJUNYA DIBALIK!

Sahih Bukhari Volume 002, Buku 017, No Hadis 119.
Diriwayatkan oleh Pamannya ‘Abbas bin Tamim’s : Sang Nabi pergi utk mendirikan Sholat Istisqa (Sholat minta hujan) dan membalikkan bajunya.

BENEEEER NIH???

Sahih Bukhari Volume 002, Buku 017, No Hadis 149.
Diriwayatkan oleh Ibn ‘Umar : Sang Nabi berkata, “Kunci2 bagi pengetahuan yang tak terlihat ada lima, tak satupun yang tahu kecuali Allah. Tak seorangpun tahu apa yang akan terjadi besok; Tak seorangpun tahu apa yg ada dalam rahim (lelaki atau perempuan);  Tak seorangpun tahu apa akan dapat apa besok; Tak seorangpun tahu apa dimana dia akan meninggal; Dan tak seorangpun tahu kapan akan hujan.”

PENGIKUT KURANG AJAR 2

Sahih Bukhari Volume 002, Buku 019, No Hadis 173.
Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin Masud : Nabi melantunkan Surat An-Najm (103) di Mekah dan bersujud ketika melantunkannya dan mereka yang bersamanya melakukan yang sama kecuali seorang tua yang mengangkat dan menempelkan batu2 kecil kedahinya dan berkata, “Begini juga sama saja.” Belakangan, kulihat dia mati sebagai kafir.

POTONGAN PAHALA

Sahih Bukhari Volume 002, Buku 020, No Hadis 217.
Diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin Buraida : ‘Imran bin Husain bercerita. Sekali waktu Abu Ma mar menceritakan bahwa Imran Bin Husain berkata, “Kutanya sang nabi tentang sholat seseorang sambil duku. Dia berkata, ‘Lebih baik jika berdiri; mereka yang sholat sambil duduk hanya mendapat setengah pahala dibanding berdiri; dan mereka yang berdoa sambil tiduran mendapat setengah dari mereka yang sholat sambil duduk.’”

ENAK BENEER!!

Sahih Bukhari Volume 002, Buku 023, No Hadis 340.
Diriwayatkan oleh Anas : Sang Nabi berkata, “Seorang muslim yang tiga anaknya mati sebelum mencapai puber akan diberikan surga oleh Allah karena pengampunanNya bagi dia.”

LHO????

Sahih Bukhari Volume 003, Buku 028, No Hadis 036.
Diriwayatkan oleh Ibn ‘Abbas : Nabi dihalangi utk melakukan umroh, oleh karenanya lalu dia langsung menggunduli rambutnya dan ngeseks dengan istrinya, menyembelih kurban bawaannya dan melakukan umroh tahun berikutnya.

OOOHH, MUNGKIN INI SEBABNYA!!

Sahih Bukhari Volume 003, Buku 028, No Hadis 045.
Diriwayatkan oleh Abu Huraira : Rasulallah berkata, “Sia papun yang melakukan ibadah ke Rumah Allah (Kabah) dan tidak mendekati (ngeseks) dengan istrinya atau tidak melakukan dosa2, dia akan keluar tanpa dosa seperti bayi yang baru lahir.”

BUKANNYA BOTAKIN KEPALA AJA CUKUP!!??

Sahih Bukhari Volume 003, Buku 028, No Hadis 041.
Diriwayatkan oleh ‘Abdur-Rahman bin Abu Layla : Ka’b bin ‘Ujra berkata bahwa Rasulallah berkata padanya (Ka’b), “Mungkin kutu rambutmu menyulitkanmu?” Ka’b menjawab, “Ya! O Rasul.” Rasul berkata, “Gunduli kepalamu lalu puasa tiga hari atau beri makan enam orang miskin atau sembelih kambing kurban satu.”

JADI AJA LUPA DEH!!

Sahih Bukhari Volume 003, Buku 032, No Hadis 240.
Diriwayatkan oleh ‘Ubada bin As-Samit : Nabi keluar utk memberitahu kami tentang malam Lailatul Qodar (malam seribu bulan) tapi ada dua muslim yang sedang bertikai. Jadi, nabi berkata, “Aku keluar utk memberitahumu tentang Malam Lailatul Qodar tapi sianu dan sianu bertengkar, jadi berita tentang itu diambil Allah kembali; meski demikian karena utk kebaikan kalian, carilah malam itu ditanggal 29, 27 dan 25 Ramadhan.

bersambung ke bagian kedua :

Kisah sejarah Perampokan Badr II – Maret 624M

Perampokan Badr II – Maret 624M

Dari Faithfreedompedia

Sumber: FaithFreedom Indonesia

Daftar isi

Teror Sembilan : Perang BADR II Dipimpin oleh Muhammad — Maret, 624M

Berkas:180px-Badr campaign.svg.png

Telah disebutkan sebelumnya (Teror 6) bahwa Muhammad dan gerombolannya meleset sedikit dalam usaha merampok kafilah Quraysh pimpinan Abu Sufyan. Seperti yang telah ditulis sebelumnya, ketika Muhammad tiba di al-Ushayrah untuk menyerang kafilah ini, dia tertegun ketika tahu bahwa rombongan kafilah banyak harta ini sudah berlalu dua hari sebelum dia sampai di sana. Tentu saja, gerombolannya yang haus jarahan perang merasa kecewa dengan kegagalan ini. Akan tetapi Muhammad sudah memperkirakan bahwa kafilah yang sama mungkin dapat diserang sewaktu kembali dari al-Sham (Syria). Yang dibutuhkan sekarang adalah kesabaran menunggu selama tiga bulan untuk menyerang kafilah itu waktu kembali. Dengan kemungkinan ini, Muhammad mulai merekrut Jihadi2 baru untuk perampokannya yang berikut.

Di mesjidnya, dia memanggil orang2 Muslim dan meng-iming2i mereka untuk menyerang kafilah Quraysh yang memuat banyak harta benda. Dia berkata pada kelompoknya,”Kafilah Quraish ini memuat harta kekayaan kita. Pergilah dan seranglah mereka, mungkin ALLAH akan memberikan mereka sebagai mangsa kita.” Meskipun begitu, dia tidak pernah sekalipun menyebutkan hal rencana perampokan ini kepada penduduk Medinah setempat. Mereka selama ini mengira dia itu nabi yang rendah hati, suci, terhormat, cinta damai, tak suka berperang, penuh kasih sayang dan belas kasihan. Banyak Muslim yang sangat kaget dengan apa yang dikatakan Muhammad saat berkumpul di mesjid itu dan mereka tidak percaya ketika dia mengajak mereka untuk bergabung dengannya dalam usaha merampok. Mereka benar2 kaget. Akan tetapi, angan2 dapat harta jarahan lalu menguasai pikiran mereka dan akhirnya banyak yang bergabung untuk dapat kesempatan memperbaiki kondisi ekonomi mereka dengan cara merampas harta orang lain.

Bahkan banyak non-Muslim yang mencoba bergabung, tapi Muhammad bersikeras bahwa yang bukan Islam tidak akan kebagian barang jarahan. Dengan ini pula, kampanyenya berlangsung dengan sukses diantara orang2 Muslim Medinah (Ansar). Sampai saat ini, tidak ada satupun orang Ansar yang bergabung dengan Muhammad dalam usaha perampokan2 sebelumnya. Kesuksesan Abdullah ibn Jahsh di Nakhla yg menjadi pemicu hasrat orang Ansar untuk dapat barang rampokan dan mau bergabung menjadi Jihadi. Jumlah semuanya adalah 313 orang, terdiri dari 77 Muhajir (yang hijrah) dan 236 orang2 Ansar. Sekarang orang2 Ansar menjadi bagian besar dari gerombolan perampok Jihadi.


Beberapa minggu sebelum keberangkatannya ke Badr, dan ketika kafilah Quraish datang ke daerah Medinah, Muhammad mengirim dua pengintai, yakni Talhah ibn Ubaydullah dan Said ibn Zayd untuk mencari tahu di manakah kafilah tsb. Kedua orang ini tiba di perkemahan Kashd al-Juhany dan bersembunyi di sana sampai kafilah berlalu. 40 orang menjaga kafilah Mekah itu. [12]

Kedua Muslim itu mengintai dan memperkirakan harta benda bawaan kafilah berharga sekita 50.000 Dinar (ingat bahwa 1 Dinar berharga 4,235 gram emas. Dalam harga emas saat ini, harta benda kafilah itu berharga US$ 2.725.000, belum termasuk harga2 para tawanan, unta2 dan barang2 lain). Sungguh suatu sasaran perampokan yang menggiurkan. Kedua pengintai itu bergegas kembali untuk menyampaikan kabar baik ini kepada Muhammad. Tapi Muhammad sudah meninggalkan Badr sehari sebelum kedua pengintai kembali ke Medinah. Dia sudah tidak sabar lagi untuk cepat2 dapat menjarah, sehingga dia tidak menunggu kedua pengintai itu kembali. Lalu Talhah ibn Ubaydullah dan Said ibn Zayd harus tinggal di Medinah dan tidak sempat ikut tentara Muslim. Meskipun demikian, Muhammad tidak mengecewakan keduanya karena mereka telah menjalankan tugas pengintaian dengan baik. Keduanya nantinya juga kebagian jatah jarahan. Yang juga tinggal di Medinah adalah menantu Muhammad yang bernama Uthman b. Affan. Istri Uthman, yakni Ruqayyah (anak perempuan Muhammad) sakit pada saat itu dan Uthman mengurusnya. Muhammad memberi jatah jarahan padanya pula. Betul2 murah hati sang Nabi ini! Sahih Bukhari menulis janji Muhammad pada menantunya seperti ini:

Hadis Sahih Bukhari, Volume 4, Buku 53, Nomer 359:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar:
‘Uthman tidak ikut perang Badr karena dia menikah dengan salah satu anak perempuan Rasul Allah dan dia (Ruqayyah) sedang sakit. Karena itu, sang Nabi berkata kepadanya: “Kamu akan dapat upah dan bagian (barang jarahan) sama dengan upah dan bagian orang yang ikut ambil bagian dalam perang Badr.”

Di lain pihak, melalui mata2 dan sumber2 yang dapat dipercaya, kabar tentang persiapan Muhammad untuk menyerang kafilah Quraysh sampai juga di telinga Abu Sufyan. Dia jadi sangat waspada. Dia tahu tentang perjanjian2 yang dibuat Muhammad dengan suku2 di jalur perjalanan kafilah, jadi ada kemungkinan besar suku2 itu menyerang mereka tiba2 pula. Dia segera mengirim Damdam b. Amr al-Ghifari ke Mekah untuk meminta bantuan. Ketika Damdam sampai di Mekah, dia segera mengumumkan rencana Muhammad untuk menyerang kafilah Abu Sufyan. Mendengar ini, Abu Jahl memanggil semua orang2 Mekah untuk ikut operasi penyelamatan kafilah Quraysh.

Saat itu, suku2 Banu Kinanah dan Banu Bakr sedang bermusuhan dengan Quraysh. Karenya, mereka tidak mempedulikan ajakan Abu Jahl. Tadinya suku2 ini mau mengambil kesempatan dari kesusahan orang2 Quraysh dan menyerang mereka dari belakang, tapi akhirnya ketua suku Quraysh yakni Suraqa b. Malik mengambil keputusan untuk tidak mengkhianati orang2 Quraysh. Penulis biografi Muslim seperti Ibn Ishaq menyebut Suraqa sebagai Iblis.[13]

12 Mubarakpouri, p.251

13 Ibn Ishaq, p.292

Setelah yakin tidak akan ada serangan dari kedua suku ini, Abu Jahl dan Amir ibn al-Hadrami (saudara laki Amr ibn Hadrami; Ingat ! Amr dibunuh Muslim di Nakhla/BADR I) meyakinkan orang2 Mekah bahwa mereka akan menang melawan Muhammad. Jadi, setiap orang yang bisa bertempur ikut bergabung, kecuali Abu Lahab. Dia digantikan oleh al-As b. Hisham (paman Umar b. Khattab) yang berhutang 4.000
Dirham pada A Lahab dan tidak bisa membayarnya kembali. Abu Lahab menyewanya untuk berperang atas namanya guna melunaskan hutangnya. [14]

Ketika orang2 Quraysh sedang siap2 perang, Muhammad tidak tahu akan persiapan tentara orang2 Mekah
untuk melawannya. Dia yakin sekali bahwa dia akan menang dan merampas harta benda Quraysh.


Dengan penuh percaya diri, hari Minggu 10 Maret, 624 M (12 Ramadan, AH2), Muhammad beserta 313 orang (jumlahnya berkisar antara 307 sampai 318) Jihadi, pergi ke luar Medinah menuju Badr. Di barisan depan Muslim dikibarkan dua bendera hitam, satu dibawa oleh Ali ibn Talib dan yang satu lagi dibawa orang Ansar. 70 unta berbaris bersama mereka dan 300 lebih tentara Muslim bergiliran menaikinya. Mereka hanya punya dua kuda. Muhammad meminta Abu Lababa berjaga-jaga di Medinah. Untuk menghindari pengamatan musuh, Muhammad tidak langsung pergi ke Mekah, tapi dia memakai jalur jalan yang tidak lazim yang dilalui oleh Irqul Zabya, Saffra and Dhafiran. [15]

Pada hari Senin 11 Maret, Muhammad tiba di Saffra. Dia lalu mengirim dua pengintai, yakni Basbas b. Amr al-Juhani and Adi b. Abu Zaghba ke Badr untuk mengetahui posisi kafilah Quraysh. Sebenarnya di sinilah Muhammad berharap untuk bertemu dengan kafilah itu dan melakukan serangan mendadak. Ketika berada di sana, kedua pengintai mendengar percakapan dua wanita dekat sumur bahwa kafilah Quraysh akan datang dalam waktu satu atau dua hari. Mereka cepat2 kembali ke Muhammad dan memberitahu tentang berita ini.

Di waktu subuh hari Selasa 12 Maret [16], Abu Sufyan datang lebih dahulu dari kafilahnya dan berhenti di sumur air dan dia tahu tentang orang2 Muhammad dari bekas2 jejak kotoran unta milik Basbas dan Adi yang berisi biji kurma, khas makanan unta dari Yathrib (Medinah). Abu Sufyan jadi sangat khawatir dan cepat2 kembali ke rombongan kafilahnya, balik ke arah jalur pantai sehingga menghindari serangan tentara2 Muhammad. Memang setelah itu Muhammad luput berjumpa dengan kafilah itu dalam beda waktu beberapa jam saja.[17] Abu Sufyan sendiri terus mengawal kafilahnya agar bisa sampai ke Mekah dengan selamat. Dia mengirim utusan kedua, yakni Qays b. Imea al-Qays [18] untuk memberitahu pasukan Mekah yang makin mendekat tentang keputusannya mengambil jalur jalan lain dan menyampaikan pesan bahwa bahaya telah lewat. Saat itu, Muhammad tiba di Rooha dan minum dari sumur yang ada di sana.

Pada hari Rabu 13 Maret, utusan kedua Abu Sufyan bertemu dengan pemimpin tentara Mekah yakni Abu Jahl di Johfa. Abu Jahl siap memberikan bantuan menjaga kafilah Quraish yang terancam perampokan. Utusan datang padanya dan mengatakan bahwa Abu Sufyan tidak merasa perlu mengadakan pertumpahan darah karena kafilah berhasil diselamatkan. Dia minta Abu Jahl dan orang2nya untuk kembali ke Mekah.

14 Ibn Ishaq, p.291
15 Hamidul, p.30
16 Ibid
17 Ibid
18 Ibn Sa’d, vol.ii, p.11

Tapi Abu Jahl memaksa terus bergerak ke Badr karena ingin melakukan perdagangan sambil bersenang-senang makan minum di sana. Gadis2 penyanyi yang ikut dalam rombongan ini dikirim balik ke Mekah.[19] Dua suku Quraysh yakni suku Z. Zohra (suku ibu Muhammad) dan suku B. Adi (suku Umar) juga mengambil keputusan untuk balik ke Mekah. Sisa tentara Mekah terus bergerak dan tiba di Badr malam hari Kamis 14 Maret. Mereka berkemah di daerah luar sumur Badr dan di belakang gunung.

Pada saat itu, Muhammad bergerak mendekat. Di pagi hari Kamis 14 Maret, dia tiba di Dhafiran, tak jauh dari Badr. Dia tertegun waktu mendengar berita tentara Quraysh maju untuk melindungi kafilah mereka yang banyak harta. Dia sangat frustasi dengan kemungkinan adanya pertumpahan darah dan bukannya perampokan mudah dengan banyak jarahan. Para Jihadi juga mendengar kabar buruk bahwa kafilah yang kaya raya itu telah lewat. Kabar datangnya tentara Mekah juga benar2 tak diduga pihak Muslim. Muhammad sendiri tidak yakin apakah dia harus maju terus atau tidak karena barang jarahan ternyata sudah berlalu. Dengan dilema bahwa melakukan serangan terhadap orang Quraysh bisa melanggar perjanjian perlindungan dengan orang2 Ansar (perjanjian ini berisi persetujuan bahwa orang2 Ansar akan melindungi Muhammad jika dia diserang di Medinah dan daerah sekitarnya – lihat Bagian 1), Muhammad lalu mengadakan rapat dengan panglima2 perangnya dan minta pendapat dari semua orang Muslim, terutama orang2 Ansar. Dia takut orang2 Ansar tidak akan melindunginya di luar Medinah. Abu Bakr dan Umar dipanggil untuk mengadakan pertemuan umum. Ternyata orang2 Ansar bersumpah untuk mendukung pasukan Muhammad. Ketua orang2 Ansar, yakni Sa’d b. Muadh (dari Bani al-Awf) menjanjikan bahwa jika Muhammad memimpin mereka terjun ke laut sekalipun, mereka akan ikut terjun dan tenggelam. Setelah itu, semua orang Ansar bersumpah untuk berperang bersama Muhammad. Dengan rasa sangat puas, Muhammad meminta orang2nya untuk terus maju. Dia menjanjikan pembantaian para musuh. Untuk menyenangkan hati para Jihadisyang haus barang jarahan, dia mengatkan bahwa Allah telah menjanjikan mereka tentara Quraysh atau kafilah seperti tercantum di Q 8:7.

Akhirnya Muhammad dan gerombolannya tiba di Badr di pagi hari Kamis, lebih dahulu daripada tentara Mekah dan berkemah di situ. Tenda darurat dari dahan2 pohon palm didirikan baginya. Dia yang duluan minum air sumur di situ. Sesuai nasihat veteran perang bernama al-Hubab, Muhammad menimbuni semua sumur di daerah sekitar kecuali satu sumur terdekat baginya. Para Muslim lalu membuat tempat penampungan dan mengisi penuh dengan air. Dengan ini, para Muslim mengontrol penuh persediaan air di daerah itu. Musuh tidak bisa mengambil air tanpa melalui Muhammad. Dan tentara2 Muhammad sudah siap membunuh orang Mekah manapun yang berani mendekat ke tempat penampungan air untuk minum.

19 Ibid, p.11

20 Mubarakpouri, p.257

Segera setelah tiba di Badr, Muhammad berusaha mencari tahu keadaan tentara Mekah. Dia pergi bersama Abu Bakr untuk mengintai.[30] Mereka bertemu dengan seseorang di jalanan dan berusaha menanyakan keadaan di situ. Orang itu tidak mau menjawab sampai Muhammad memberitahu siapa dirinya. Keterangan yang didapat ternyata tidak banyak membantu. Pada petang harinya, dia mengirim Ali dan beberapa orang lain untuk menelaah keadaan di sekitar sumber mata air. Di sana mereka melihat dua budak Quraysh pembawa air. Ali dan kawan2nya menculik kedua budak ini dan membawa mereka menghadap Muhammad. Budak2 memberitahu orang2 Muslim bahwa mereka adalah pengangkut air untuk tentara Quraysh. Ini bukan berita baik bagi orang Muslim karena mereka berharap para budak ini datang dari perkemahan Abu Sufyan. Setelah disiksa, akhirnya kedua budak memberitahu tempat dan kekuatan tentara Quraysh. Dari informasi ini, juga dengan kenyataan bahwa orang2 Quraysh telah menyembelih 9 unta di hari pertama dan 10 unta di hari kedua, Muhammad tahu kira2 berapa besar tentara Quraysh. Dia memperkirakan mereka berjumlah 900 sampai 1.000 orang. Dugaan ini tepat, karena jumlah tentara Quraysh sebenarnya adalah 950 orang. Mereka menunggangi 700 unta dan 100 kuda. Ketika Muhammad mengetahui banyak orang terkemuka Quraysh yang ikut dalam kekuatan tentara ini, dia berkata, “Mekah rupanya telah melemparkan daging dan darah mereka yang paling berharga bagimu.’ [21]

Pada malam hari, Muhammad dan Abu Bakr kembali ke perkemahan mereka dan mulai sembahyang minta restu Allah. Sa’d b. Muadh berjaga-jaga di pintu muka. Orang2 Muslim merasa lelah karena lama dan beratnya perjalanan yang mereka lakukan beberapa hari ini. Rasa lelah dan kantuk melanda mereka sehingga akhirnya mereka terlelap. Malam itu turun hujan tapi lebih lebat di daerah tentara Mekah. Karena air hujan, alas Wadi jadi empuk tapi tidak becek dan ini memberi keuntungan pada pihak Muslim. Air hujan ini disinggung dalam Qur’an ayat 8:11 sebagai pemurnian dari Allah. Malam harinya, sebagaimana yang disebut di Q 8:45, Muhammad membayangkan tentara Quraysh lemah.

Kedua pihak gelisah sampai pagi hari. Menjelang subuh, ketika Muhammad sedang mengatur orang2nya sesuai tingkatan, beberapa orang Quraysh yang merasa haus mendekati sumur air. Muhammad berdoa pada Allah akan kematian mereka.

Orang2 Muslim mengangkat tiga panji, satu untuk para pengungsi (yang ikut hijrah), dipegang oleh Musab, satu untuk orang2 Khazarite, dipegang oleh al-Hobab dan satu lagi untuk Bani Aws, dipegang oleh Sad ibn Muadh.

Kaum Quraysh juga mulai bergerak maju. Akan tetapi, mereka berbeda pendapat tentang aturan berperang melawan orang2 dari kalangan mereka sendiri (sekali lagi, Muhammad adalah dari suku Quraysh). Shayba dan Utba, dua ketua kelompok Quraysh mendesak keras agar tidak menyerang. Perlu diingat bahwa Utba adalah ayah Hind, yakni istri Abu Sufyan b. Harb dan Shayba adalah kakak laki Utba (yakni paman Hind). [[Mereka menyediakan tempat [21] berteduh bagi Muhammad ketika dia diusir dari Taif oleh anak2 jalanan yang melemparinya dengan batu.]] Utba dan Shayba hanya menginginkan uang darah karena pembunuhan yang dilakukan Muslim atas Amr b. al-Hadrami. Maka Utbah mengirim pesan pada Abu Jahl untuk mundur dan tidak memerangi saudara sepupu Abu Jahl, yakni Muhammad.

Tabari, vol.vii, p.44

IRONISnya, salah satu putera Utba, yakni Abu Hudhayfah adalah Jihadi baru yg berada bersama pihak Muhammad. Karena inilah Utbah tidak mau melawan Muhammad – Abu Jahl menyebarkan hal ini dan mencela Utba sbg pengecut karena tidak mau berperang melawan tentara Muslim. Saudara laki Amr b. Hadrami yang bernama Amir b. al-Hadrami membujuk orang2 untuk membalaskan dendam kematian saudaranya. Meskipun sangat ragu, akhirnya Utba bersedia maju perang, tapi dia berkata tidak ingin membunuh Muhammad meskipun adanya kebencian yang besar di kedua pihak Quraysh dan Muslim. Pada saat itu pula Omayr, pemanah Quraysh, datang membawa berita bahwa tentara2 Muslim ber-siap2 untuk perang. Dia mengajukan ajakan damai dengan kaum Muslim tapi Abu Jahl menolaknya. Jadi, tentara Quraysh juga bersiap untuk perang. Mereka bergerak maju perlahan di atas bukit2 pasir yang susah dilalui karena hujan tadi malam. Akan tetapi, seperti yang telah disebut sebelumnya, hujan mendatangkan keuntungan bagi Muhammad karena tanah di tempatnya jadi empuk tapi enak untuk dijalani. Yang merugikan pihak Quraish adalah bahwa mereka harus bergerak melawan sinar matahari, sedangkan pihak Muhammad bergerak ke arah Barat, membelakangi matahari.

Segera setelah Muhammad selesai mengatur pasukannya, dia melihat barisan orang Quraysh muncul dari gundukan pasir di depan. Ketika berdoa pada Allah minta bantuanNya agar tentaranya yang kecil tidak punah, dia sangat khawatir dan pergi masuk tendanya yang kecil untuk berkonsultasi dengan Abu Bakr. Untuk menunjukkan tuntunanNya yang kokoh, Allah menyatakan Q 8:46. Ayat ini menambah semangat tentara2 Muslim untuk maju menang. Ayat lain Q 2:42-44 juga ke luar. Ayat2 lain yang juga penting yang berhubungan dengan perang Badr adalah melipatduakan tentara Medinah di Q 3:18, dll.

Tentara Quraysh sekarang bergerak maju, tapi tentara Muslim tidak beranjak dari posisinya di mana mereka berada di tempat yang lebih tinggi dari tentara Quraysh dan karenanya memberi lebih banyak keuntungan untuk melepaskan anak panah dan tombak pada pihak musuh. Muhammad mengamati kekuatan musuh dan jadi panik dan mulai berdoa dengan penuh semangat. Kali ini, Allah mengirim dia jaminan: seperti 20 jadi 200 … dll melalui ayat2 Q 8:65, 66. Allah juga melarang para Jihadi di ayat Q 8:15-16, untuk lari dari medan perang. Sejak perang Badr, ayat ini jadi bagian dari hukum Syariah dalam perang (Reliance of The Traveller, p.659).

Sewaktu persiapan ini berlangsung, Hakim b. Hizam, diikuti beberapa orang Quraysh pergi untuk minum air dari tempat penampungan air yang dibuat orang2 Muhammad. Setiap orang Quraysh yang datang untuk minum dibunuh pada hari itu, kecuali Hakim b. Hizam. Tidak diketahui mengapa Muhammad tidak membunuhnya. Tidak ada satu pun keterangan dari para penulis biografi tentang alasan Muhammad mengampuni nyawanya. Akan tetapi nanti kita ketahui bahwa Hakim b. Hizam jadi Muslim. Setelah tahu nasib 30 orang Quraysh yang haus, Abd al-Aswad Makhzami dari Quraysh mencoba menghancurkan tempat penampungan air itu dan bersumpah untuk minum air dari situ. Ketika ia pergi menuju tempat penampungan itu, Hamzah menyerangnya dan menebas putus pergelangan kakinya dan membabat putus setengah kakinya yang lain. Abd al-Aswad Makhzami merangkak dengan badannya yang penuh darah ke tempat air dan menjebur ke dalam lalu minum airnya. Hamzah memukul dia sampai mati di tempat itu juga.


Berkas:05-kaare-bluitgen-mohammed-book-S-1.jpg

Sekarang perang benar2 dimulai. Hari itu adalah hari Jum’at 15 Maret, 624 M (17 Ramadan, AH2). Meskipun saat itu bulan puasa, tidak ada satu pun orang Jihadis termasuk Rasul Allah yang puasa saat itu.[22]

22 Ibn Sa’d, vol ii, p.22

Pada awalnya, tiga orang Quraysh, yakni Utbah b. Rabiah, saudara lakinya yang bernama Shaybah b. Rabiah dan anak Utba yang bernama al-Walid menantang orang2 Muslim untuk bertempur dengan mereka. Utbah b. Rabiah tidak mau bertempur dengan orang2 Ansar dan menantang orang2 Quraysh yang bergabung dengan tentara Muhammad (yang dulu ikut Muhamad hijrah ke Medinah) untuk berkelahi melawannya satu lawan satu. Mereka ingin melawan orang sesama suku saja, yi sesama saudara sepupunya dari anak2 al-Muttalib. Ketika tiga orang Medinah maju ke muka, Muhammad memanggil mereka mundur dan menggantinya dengan orang2 sesukunya yakni anak2 Hashim untuk bangun dan berkelahi. Hamzah, Ali dan Obaydah (paman dan saudara sepupu Muhammad) menuruti perintah Muhammad, bangkit dan maju. Hamzah mengenakan bulu2 burung unta di dadanya, dan Ali mengenakan rambut kuda di topinya.

Lalu Utba memanggil anaknya, Walid, untuk bangkit dan berkelahi. Dia lalu melawan Ali. Pertarungan singkat terjadi. Ali melukai parah Walid dengan pedangnya. Ketika Utba maju, Hamzah pun maju dan membunuhnya. Shayba lalu melawan Obaydah. Keduanya sangat tua. Mereka berkelahi untuk sesaat dan akhirnya Shayba berhasil membabat kaki Obaydah sampai hampir putus. Melihat ini Hamzah dan Ali maju serentak dan membunuh Shayba. Obaydah masih bisa hidup beberapa hari setelah itu sebelum akhirnya mati.

Pertempuran sekarang berlangsung umum dan bebas. Orang Muslim pertama yang mati adalah budak Umar yang telah dimerdekakan yang bernama Mihja. Mihja dibunuh oleh Amir ibn al-Hadrami [23]. Lalu Haritha b. Suraqah dibunuh. Untuk menyemangati pengikutnya, Muhammad mengiming-imingi surga bagi mereka yang mati. Ini memberi semangat bahkan untuk anak remaja berusia 16 tahun yang bernama Umayr b. al-Humam [24] yang saat itu sedang makan kurma. Dia melempar kurmanya dan bergabung dalam perang. Anak ini kaget waktu mendengar Muhammad bahwa yang harus dilakukannya untuk bisa ke surga adalah ikut berjihad dan mati terbunuh. Tak lama kemudian, dia pun mati terbunuh. Muhammad sekarang menyerukan bahwa Allah mencintai para Jihadi fanatik. Mendengar ini, seorang Jihadi ekstrimis bernama Auf b. Harith bertanya pada Muhammad,“Ya Rasul Allah, apakah yang membuat Tuhan tertawa bahagia bagi hambaNya?” Dia menjawab,”Ketika hamba itu masuk dalam pertempuran dengan musuh tanpa baju perang.” Auf membuang baju pelindung tubuhnya, mengambil pedangnya dan melawan musuh sampai dia terbunuh.[25]

Jika kau melihat di TV ttg cara kerja suicide bombers, ingatlah kata2 sang Nabi yang penuh ‘kasih’ dan kamu akan segera mengerti kekuatan apa yang mendorong orang2 fanatik ini untuk melakukan teror yang sungguh di luar akal sehat dan meledakkan tubuh mereka sendiri sampai berkeping-keping.

Pertempuran semakin sengit. Untuk menambah semangat para Jihadis, Muhammad jongkok dan mengambil kerikil2 dan melemparkannya ke arah orang2 Quraysh sambil menjerit keras2,”Biarlah muka2 kalian jadi rusak”[26] Allah menyatakan bahwa ini bukan tindakan Muhammad, tapi tindakannya sendiri di ayat Q 8:17 dan Dia benar2 merestui tindakan simbolis Muhammad ini. Tentara Muslim sekarang jadi hebat semangatnya dan bertempur mati2an sampai2 tentara Quraysh tidak kuat melawannya. Ketika pertempuran sedang menghebat, Muhammad mengirim perintah pada para tentaranya untuk tidak membunuh kedua paman Muhammad yakni Abul Bakhtari and al-Abbas [27]. Dikabarkan bahwa al-Abbas adalah agen rahasia Islam di Mekah [28], tapi alasan mengampuni nyawa Abul Bakhtari tidak diketahui, meskipun Ibn Ishak menulis bahwa Abul Bakhtari menunjukkan simpati kepada Muhammad sewaktu kaum Pagan mengganggu Muhammad di Ka’ba.

  • 23 Ibid, p.16
  • 24 Tabari vol.vii, p.55
  • 25 Ibn Ishaq, p.300
  • 26 Tabari, vol.vii. p.56
  • 27 Ibn Ishaq, p.301
  • 28 Hamidul, p.40

Ketika para Jihadi protes atas keputusan ini, Umar mengancam memenggal kepala mereka. Karenanya mereka tidak punya pilihan dan menurut perintah ketuanya. Ibn Ishaq [29] menulis bahwa di samping pembantaian umum di perang itu, yang jadi target utama untuk dibantai adalah empat orang Quraysh yang murtad. Keempat orang ini memeluk Islam tapi tidak mau ikut hijrah ke Medinah bersama Muhammad karena anggota keluarga mereka menghalangi kepergian mereka dengan menyekapnya di dalam rumah mereka. Setelah itu, mereka meninggalkan Islam dan bergabung dengan orang2 Quraysh di Badr. Muhammad tidak memberi ampun pada mereka. Keempat orang ini dibunuh semua oleh para Jihadi. Muhammad bahkan menciptakan sebuah ayat (Q 4:97) untuk membenarkan pembunuhan atas mereka.

Q 4.097: Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri,
(kepada mereka) malaikat bertanya : “Dalam keadaan bagaimana kamu ini ?”. Mereka menjawab :
“Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata : “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu ?”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali,

Semangat membunuh diantara para Jihadi begitu hebat sampai2 Hazrat Umar membunuh paman kandungnya sendiri, yakni al-As b. Hisham b. al-Mughira.(Ingat? Dialah yang menggantikan Abu Lahab, musuh besar Islam!)

Adegan ilustrasi Persia dari Siyer-i Nebi (Kehidupan Nabi) yg menggambarkan Muhamad, 'Jibril dan bala tentaranya' di Badr

Ketika peperangan berlanjut, Muhammad tetap tinggal dalam tendanya bersama Abu Bakr sambil berdoa pada Allah untuk kemenangan. Dia meminta Allah untuk mengirim bantuanNya bagi orang2 Muslim. Maka Allah menjawab dengan ayat Q 8:9 untuk membantu Muhammad dengan ribuan malaikat! Saat itu adalah musim dingin yang penuh dengan tiupan angin topan keras. Tiga topan keras melanda medan perang dan Muhammad segera menganggapnya sebagai malaikat2 suruhan Allah untuk menolong Jihadi. Dia mengatakan pada para tentaranya bahwa topan pertama adalah seribu malaikat dipimpin oleh malaikat penghulu Jibril, dan topan kedua adalah seribu malaikat dipimpin oleh malaikat penghulu Mikael dan topan ketiga adalah seribu malaikat lagi dipimpin oleh malaikat penghulu Sarafel.[30] Maka, seperti yang ditegaskan di aya Q 3:124, Allah mengirim tiga ribu malaikat tentara untuk menolong tentara2 Muslim. Ketika peperangan bertambah sengit, Muhammad meminta pertolongan lebih lanjut dari Allah-nya dan Allah segera nurut dengan mengirim dua ribu lagi malaikat. Jadi seperti yang dikatakan di Q 3:125, semuanya berjumlah 5.000 malaikat yang tidak kelihatan dari Allah yang maha perkasa, untuk membantu 300 lebih Jihadis untuk mendapatkan kemenangan. Para Jihadis yang fanatik mengaku bahwa tanda2 dari para malaikat di Badr adalah sorban putih [31] atau turban kuning, ya?[32]

Ini Hadis Sahih Bukhari yang mengatakan bahwa Jibril turun menolong Muhammad:

Volume 5, Book 59, Number 330:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Abbas:
Sang Nabi berkata pada hari Perang Badr,”Ini Jibril memegang kepala kudanya, lengkap bersenjata untuk berperang.”

29 Ibn Ishaq p.307

30 Ibn Sa’d, vol ii, p.15

31 Ibn Ishaq, p.303, Tabari vol. vii, p.61

32 Ibn Sa’d, vol.ii, p.29

Dengan bantuan Jibril, orang2 Quraish mulai terdesak kalah. Pasir becek tempat mereka berdiri mempersulit gerakan mereka. Beberapa dari mereka melarikan diri. Mereka bingung dan mulai mundur dan lari. Para Muslim mengejar mereka dan menangkap orang2 Quraysh yang tidak terbunuh di medan perang. Orang2 Muslim mengikuti jejak mereka yang melarikan diri, membunuh atau menangkap mereka. Dalam usahanya melarikan diri, orang2 Quraysh melemparkan baju perang mereka dan meninggalkan binatang beban, kemah dan segala perlengkapannya. 70 (ada yang bilang 45) orang Quraysh dibunuh dan jumlah yang sama dijadikan tawanan perang. Orang2 Muslim hanya kehilangan 14 orang, 8 dari Medinah dan 6 yang ikut hijrah. Mereka juga menangkap banyak orang penting Quraysh.

Anggota² Keluarga Muhamad Yg Ditawan Dan Dibunuhnya

Muhammad memerintahkan untuk tidak membunuh pamannya, al-Abbas. Ketika Abu Hudhayfah (Ingat? Ayahnya, Utbah bin Rabiah, dibunuh oleh Ali) protes akan perintah Muhammad yang berstandar ganda ini dan ingin membunuh al-Abbas, Umar lalu mengancam akan memancung Hudhayfah.[33] Tentara2 Muslim menangkap Abu al-Bakhtari (paman Muhammad yang lain) bersama kawannya. Para Jihadi setuju untuk tidak membunuhnya (sesuai perintah Muhammad) tapi mereka ingin membunuh kawan Bakhtari. Ketika Bakhtari minta temannya jangan dibunuh, para Muslim menolaknya. Maka Bakhtari pun melawan para Muslim dan terbunuh. Kabar ini disampaikan kepada Muhammad. 70 (ada yang bilang 44) orang Quraysh ya dijadikan tawanan perang. Sa’d b. Muadh ingin membunuh semua tawanan perang dan dia berkata, ”Ini adalah kekalahan pertama yang diberikan Allah kepada kaum pagan, dan membunuh para tawanan lebih menyenangkan hatiku daripada membiarkan mereka hidup.”[34] Meskipun begitu, para tawanan dibagi-bagikan diantara tentara Muslim untuk uang tebusan sampai Muhammad kembali ke Medinah.

Ada suatu kisah yang menceritakan kekejaman kaum Jihadi dalam memperlakukan beberapa tawanan perang. Umayah b. Khalaf adalah orang pagan, tapi dia adalah kawan Abd Umar, yang baru saja memeluk Islam. Karenanya, Umayah dan anaknya Ali merelakan diri untuk jadi tawanan Abd Umar. Jihadi terkenal Abd al Rahman b. Awf mengambil alih tawanan2 Abd Umar dengan harapan dapat uang tebusan besar. Dikisahkan bahwa Umayah suka menyakiti Bilal, yakni orang Negro terkenal yang suka meneriakkan adhzan. Ketika Bilal melihat Umayah dan anaknya, Ali, dibawa pergi oleh Abd al Rahman b. Awf, dia berteriak memanggil orang2 Muslim untuk membunuh orang yang dulu sering menyakitinya. Abd al Rahman b. Awf dengan cepat mencegah Bilal dan memerintahkan dia untuk tidak membunuh Umayah dan anaknya. Akan tetapi perintah ini tidak didengar. Beberapa Muslim lalu membacoki Umayah b. Khalaf dan anaknya Ali sampai mati dan me-motong2 badan mereka. Abd al Rahman b Awf lalu memaki Bilal karena membunuh tawanannya sehingga Abd al Rahman kehilangan kesempatan dapat uang tebusan besar.

Menantu pria Muhammad yang bernama Abu al-Aas juga ditawan. Khadijah (istri pertama Muhammad) adalah bibinya. Ibu Abu al-Aas adalah Hala d. Khuwaylid. Khadijah dulu biasa menganggapnya sebagai anaknya sendiri. Abu al-Aas tidak memeluk Islam dan tidak mau menceraikan istrinya yang bernama Zaynab, yakni anak wanita Muhammad yang tertua. Abu al-Aas lalu bergabung dengan orang2 Quraysh melawan Muhammad di Badr. Tawanan Quraysh lain yang juga terkenal adalah Amr, putra Abu Sufyan (bukan dari istrinya Hind tapi dari istri lain Abu Sufyan b. Harb) dan Amir b. Al-Hadrami, yakni teman dekat Abu Sufyan. Anak Abu Sufyan yang lain yang bernama Hanzala mati terbunuh di Badr.[35]

33 Tabari, vol.vii, p.57

34 Ibid

Segera setelah pertempuran berakhir, terjadi penjarahan besar2an oleh tentara2 Muslim. Para Jihadi juga menceritakan kisah yang sukar dipercaya tentang kepala2 orang pagan yg putus sebelum pedang2 orang Muslim menyentuhnya. Ini katanya adalah pertolongan para malaikat. Abu Jahl, yang adalah paman Muhammad sendiri, adalah musuh bebuyutan Muhammad. Muhammad begitu benci padanya sehingga memberinya julukan Abu Jahl (biang tolol), sedangkan nama aslinya adalah Abul Hakam (ayah dari hikmat). Karena begitu besar rasa bencinya, Muhammad memerintahkan Abu Jahl untuk dibunuh.[36] Untuk melaksanakan perintah Muhammad, Muadh b. Amr dan dua anak muda Medinah yakni Auf b. Afra dan Muwawwidh b. Afra, yang merupakan anak2 laki Afra, pergi mencari Abu Jahl untuk membunuhnya. Muadh menemukan Abu Jahl di dalam semak2 dan lalu menyerangnya. Dia memukul jatuh Abu Jahl ke tanah dan memotong kakinya sampai putus. Anak laki Abu Jahl yang bernama Ikrima membabat salah satu lengan Muadh sampai bergelantungan hanya pada kulitnya saja. Muadh lalu menggunakan kakinya untuk menarik putus lengan itu dan melanjutkan pertempuran sampai rasa sakit yang luar biasa membuatnya berhenti berkelahi. Saat itu Muwawwidh b. Afra dan saudaranya Auf b. Afra tiba di tempat dan mereka membunuh Abu Jahl yang sudah terluka berat. Setelah membunuh Abu Jahl, mereka kembali untuk memerangi orang Quraysh sampai akhirnya mereka sendiri mati terbunuh.[37] Ketika kabar tentang Abu Jahl yang sekarat hampir mati terdengar oleh Muhammad, dia menyuruh budaknya yang bernama Abd Allah b. Masud untuk mencari mayat Abu Jahl. Abd Allah b. Masud pergi dan menemukan Abu Jahl yang sekarat, tersengal-sengal, siap menghembuskan nafas terakhir. Abu Jahl masih bernafas ketika Abd Allah b. Masud berlari menyerbu dan memenggal kepalanya dan membawa kepala itu kepada majikannya. Dengan penuh rasa suka cita Muhammad berkata,”Kepala musuh Allah.” Abd Allah lalu melemparkan kepala Abu Jahl yang penuh darah ke kaki majikannya. Muhammad berkata,”Ini lebih berharga bagiku daripada unta2 terbaik di seluruh Arabia.” Lalu Muhammad menghadiahi Abd Allah b. Masud dengan pedang yang digunakan untuk membunuh Abu Jahl.

35 Ibn S’ad, vol.ii, p.18

36 Ibn Ishaq, p.304

37 Ibid

Hadis Sunaan Abu Dawud, Book 14, Number 2716:
Dikisahkan oleh Abdullah ibn Mas’ud:
Di perang Badr, Rasul Allah memberiku pedang Abu Jahl, karena aku telah membunuhnya.

Hadis Sahih Bukhari, Volume 4, Book 53, Number 369:

Dikisahkan oleh ‘Abdur-Rahman bin ‘Auf:
Ketika aku berdiri di barisan hari itu di (perang) Badr, aku melihat ke sebelah kananku dan kiriku dan melihat dua anak muda Ansari dan aku berharap diriku lebih kuat dari mereka berdua.  Seorang dari mereka berkata padaku,”O Paman! Apakah kau tahu Abu Jahl?” Aku berkata,”Ya, apa yang kau inginkan dari dia, O keponakanku?” Dia berkata, “Aku dikasih tahu bahwa dia suka menghina Rasul Allah. Demi Tuhan yang Tangan2Nya memiliki hidupku, jika aku melihatnya, maka tubuhku tidak akan meninggalkan tubuhnya sampai salah satu dari kami mati.” Aku terkejut mendengarnya. Lalu anak muda satunya juga mengatakan hal yang sama. Sesaat kemudian aku melihat Abu Jahl berjalan diantara orang2. Aku berkata (kepada kedua anak muda itu), “Lihat! Itu orang yang kau cari.” Maka keduanya langsung menyerang dia dengan pedang2 mereka dan membabat dia sampai mati dan lalu menghadap Rasul Allah untuk memberitahu kejadian itu. Rasul Allah bertanya,”Siapa diantara kalian berdua yang membunuhnya?” Keduanya berkata,”Aku telah membunuh dia.” Rasu Allah bertanya, “Sudahkah kau bersihkan pedang2mu?” Mereka menjawab,”Belum.” Dia lalu melihat pedang2 mereka dan berkata,”Tidak  ragu lagi, kau berdua telah membunuh dia dan barang2 milik yang mati akan diberikan kepada Muadh
bin Amr bin Al-Jamuh.”

Kedua anak muda ini adalah Muadh bin ‘Afra dan Muadh bin Amr bin Al-Jamuh. Ini Hadis yang mengisahkan akhir hayat Abu Jahl:
Hadis Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 300:

Dikisahkan oleh Anas:
Sang Nabi berkata,”Siapa yang mau pergi dan melihat apa yang terjadi pada Abu Jahl?” Ibn Mas’ud pergi dan mendapatkan bahwa kedua anak Afra telah melukainya dengan fatal (dan dia masih bernapas walaupun hampir mati). ‘Abdullah bin Mas’ud berkata, “Apakah kau Abu Jahl?” sambil menjambak
janggutnya. Abu Jahl berkata, “Adakah orang yang lebih hebat dari orang yang telah dibunuhnya atau orang yang telah dibunuh kelompoknya?”
Pertempuran sudah selesai, Muhammad memerintahkan agar semua mayat musuh, termasuk mayat Abu Jahl dan kepalanya, dibuang ke dalam sebuah sumur. 24 mayat kafir dibuang ke dalam sumur. (Lihat Sahih Bukhari, vol. 5, book 59, number 314).

Ketika ini selesai dilakukan, Muhammad berdiri di pinggir sumur, berkata pada mayat2 orang Quraish itu [38], berpidato panjang lebar pada mereka karena tidak percaya dan menolak dia sebagai Rasul Allah. Ketika para Muslim bertanya padanya apakah orang mati bisa mendengar, Muhammad menjawab bahwa orang mati bisa mendengar lebih baik daripada orang hidup, tapi mereka tidak bisa menjawab balik. Tubuh Umayyah b. Khalaf tidak dibuang ke dalam sumur. Tubuhnya mulai membusuk. Karena itu mereka menimbuninya dengan batu.

38 Ibn Ishaq, pp.305-306
Hadis Sahih Bukhari Volume 2, Book 23, Number 452:

Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar:
Sang Nabi melihat pada (mayat) orang2 dalam sumur (tempat pembuangan mayat pagan di perang Badr) dan berkata,”Apakah kau telah menemukan apa yang Tuhanmu janjikan padamu?” Seseorang berkata,”Kau bicara sama orang mati.” Dia menjawab,”Kau tidak mendengar lebih baik daripada mereka, tapi mereka
tidak dapat menjawab.”

Diantara tumpukan mayat orang adalah mayat Utba b. Rabiah, ayah dari Abu Hudhayfa, seorang Jihadi Islam yang baru saja bergabung. Ketika Muhammad melihat kesedihan di wajah Abu Hudhayfa, dia memberkatinya karena berpikir bahwa Hudhayfa merasa sedih melihat kematian ayahnya. Tapi Hudhayfa menjawab bahwa dia merasa sedih karena ayahnya tidak memeluk Islam, dan bukan karena ayahnya telah mati! Memang begitulah pengabdian dan kebutaan fanatik para Jihadis.

Membagi2 Barang Jarahan

Setelah penguburan selesai, orang2 Muslim tetap tinggal di medan perang sampai hari itu berakhir. Lalu mereka membawa kawan2 mereka yang mati dan terluka ke sebuah lembah, beberapa mil dari Badr dan menguburkan yang mati di sana. Sekarang waktunya membagi-bagi jarahan perang. Ketika tentara Quraysh melarikan diri, para Muslim mengumpulkan harta benda mereka. Muhammad menjanjikan setiap Jihadi bahwa dia boleh mengambil jarahan perang milik musuh yang dibunuhnya sendiri.

Jihadi yang tidak ikut perang secara langsung karena menjaga Muhammad juga ingin mendapat bagian yang sama banyaknya atas jarahan perang. Beberapa mengeluh karena Muhammad mengambil kain merah yang indah tanpa pengetahuan orang lain. Maka Allah lalu mengeluarkan Q 3:161: ”Sang Nabi tidak akan menyembunyikan jarahan …, “ membebaskan Muhammad dari kecurangan pengambilan barang jarahan. Pertengkaran terjadi dalam pembagian barang jarahan tentang siapa yang dapat lebih banyak atau lebih sedikit. Muhammad harus menengahi dengan ayat Q 8:410. Di ayat ini, yang maha kuasa mengumumkan 1/5 barang jarahan harus diserahkan bagiNya dan Rasul kesayangannya. Muhammad malahan juga mengatakan bahwa barang jarahan adalah sah hanya bagi dia dan tidak bagi nabi2 lain karena dialah yang paling dikasihi Allah. Dengan perintah seperti ini dari Allah, sisa barang jarahan dikumpulkan jadi satu untuk dibagi-bagi kemudian. Seorang perwira bernama Abdullah b. Ka’b ditunjuk sebagai penjaga barang jarahan. Tentara Muslim lalu berbaris kembali ke Medinah.

Hari berikutnya, barang2 jarahan dibagi-bagi di bawah pohon dekat Saffra. Semua orang dapat bagian yang sama setelah 1/5 dipisahkan untuk Muhammad. Tentara berkuda dapat dua porsi ekstra untuk kuda mereka. Setiap orang dapat unta, kursi berlapis kulit, dan barang2 lain. Muhammad mengambil unta yang terkenal milik Abu Jahl. Dia kemudian menggunakannya untuk pergi menyerang daerah lain dan sebagai pejantan untuk menghasilkan unta2 baru.

Dengan ayat Q 55:45, dia menyatakan bahwa barang jarahan adalah hadiah dari Allah, dan dia juga mengambil pedang Dhu al-Faqr milik Munabbih b. al-Hajjaj. Untuk aturan pembagian jarahan, dia memberi hak khusus bagi dirinya sendiri untuk boleh memilih barang yang paling dia sukai sebelum barang2 jarahan dibagi-bagikan. Tawanan2 perang juga dibagi-bagikan diantara orang Muslim dan nasib mereka nanti akan ditentukan di Medinah.

Pembunuhan Tawanan Perang

Sifat sebenarnya Muhammad yang haus darah tampak saat tentara2 Muslim berhenti di Saffra. Ketika sedang membagi-bagikan tawanan, Muhammad mengenali al-Nadr b. al-Harith, penyair Quraish yang ditangkap Jihadi. Dulu waktu Muhammad masih tinggal di Mekah, al-Nadr menyusun ayat2 yang lebih bagus daripada Qur’an. Muhammad benci sekali terhadap komposisi ayat al-Nadr. Sebagaimana disinggung di Q 8:31 (Dashti, hal. 47), Al-Nadr juga mengritik ayat2 Qur’an dengan mengatakan ayat2 itu hanyalah dongeng kuno yang telah didengar orang2 Mekah. Muhammad tidak punya ampun bagi Al-Nadr b. al-Harith. Untuk memuaskan keinginan balas dendamnya, sang Nabi penuh kasih ini memerintahkan agar Al-Nadr yang telah tak berdaya itu dibunuh. Ali melaksanakan perintah Muhammad dengan memenggal kepala Al-Nadr di Saffra, tepat di hadapan Muhammad.[39]

Inilah contoh toleransi dari ciptaan Allah yang terbaik terhadap lawannya yang berani menantangnya secara intelektual. Rodinson [40] menulis bahwa Muhammad sangatlah sensitif (gampang tersinggung) pada celaan intelektual terhadap dirinya. Setelah menghabisi pengritiknya, Muhammad dengan puas memerintahkan rombongan melanjutkan perjalanan ke Medinah.

Dua hari kemudian, tentara Muslim berhenti di Irqu’l-Zabya, jalan di tengah2 Badr dan Medina. Di sini Rasul Allah sekali lagi ingin memuaskan nafsunya akan darah dan dendam. Tawanan perang bernama ‘Uqbah b. Abi Muyat yang anak perempuannya menikah dengan anak laki Abu Sufyan yang bernama Amr b. Abi Sufyan, diperintahkan untuk dibunuh. ‘Pelanggar hukum’ ini meminta ampun dengan menyebutkan nama anak perempuannya. Tapi Muhammad tidak memberikan ampun baginya. Apakah yang dilakukan ‘Uqba sehingga dia layak menerima hukuman yang sangat berat dari sang Nabi yang penuh belas kasihan dan kebaikan ini? Muhammad mengaku bahwa ‘Uqba menyakitinya ketika dia berkhotbah tentang agamanya yang penuh cinta dan kasih sayang (Islam) di Ka’abah. Tanpa menunjukkan setitik pun belas kasih terhadap musuhnya yang sudah kalah, Muhammad memerintahkan pembunuhan atas ‘Uqba.

Ini yang ditulis oleh Ibn Ishaq:

“Ketika sang Rasul memerintahkan agar dia dibunuh, ‘Uqba berkata, ‘Tapi siapa yang akan mengurus anak2ku, O Muhammad?’ ‘Neraka’, jawab Muhammad dan setelah itu ‘Asim b. Thabit b. Abul-Aqlah al- Ansari membunuhnya. Demikianlah yang dikatakan Abu ‘Ubayda b. Muhammad b. ‘Ammar b. Yasir
padaku.

Biografer lain menulis bahwa Ali-lah yang membunuh ‘Uqba.

Tentang pembunuhan terhadap kedua tawanan ini, Rodinson [41] (Rodinson, hal. 168) menulis,

“Di lain pihak dia mengumbar kemarahannya terhadap dua orang yang sudah menyerangnya secara intelektual. Kedua orang ini telah mempelajari sumber2 Yahudi dan Persia dan mereka menanyakan banyak pertanyaan yang sulit dijawab Muhammad. Mereka menghinanya dan pesan ilahinya sekalian. Tiada ampun bagi keduanya.”

Dua tawanan lain yang juga dibunuh adalah Naufal b. Khuweilid (dibunuh Ali) dan [[Mabad b. Wahb]] (dipancung Umar). Dilaporkan bahwa Mabad b. Wahb tidak mau mengaku kalah dan memuji-muji al-Lat dan al-Uzza (dua dewa berhala) di hadapan Muhammad.[42] Alasan pembunuhan terhadap Naufal tidak diketahui. Jadi semuanya ada 7 tawanan perang yang dibunuh sebelum tentara Muslim dan tawanan lain tiba di Medinah.

Untuk menyebarkan berita kemenangan Muslim di Badr, Muhammad mengirim Zayd b. Harith (anak angkatnya) ke Medinah duluan sebelum kedatangan rombongan tentara Muslim. Ketika Zayd tiba di Medinah, dia mendengar berita kematian Ruqayyah, anak perempuan Muhammad. Orang2 sedang mempersiapkan kuburannya ketika Zayd datang membawa berita kemenangan Muhammad di Badr.

39 Ibn Ishak, p.337

40 Rodinson, p.168

41 Rodinson, p.168

42 Muir, p.109, footnote 48

Sehari kemudian Muhammad tiba di Medinah dengan jarahan perang dan menerima berita sedih tentang kematian dan penguburan anaknya Ruqayyah sewaktu dia tidak berada di sana. Seperti telah disebutkan sebelumnya, suami Ruqayyah adalah Uthman b. Affan yang tidak bisa ikut merampok karena istrinya sakit. Meskipun begitu, Muhammad menghadiahi menantunya jatah jarahan yang sama dengan tentara yang ikut perang. Beberapa bulan kemudian Uthman menikah dengan anak perempuan Muhammad yang belum menikah, yakni Umm Kulthum, yang sebelumnya menikah dengan anak Abu Lahab, tapi akhirnya berpisah dengannya. Ketika orang2 memberi selamat kepada para Jihadi atas barang2 jarahan, para
Jihadi membual tentang pembantaian kaum pagan. Banyak Jihadi yang mengaku bahwa membantai kafir ternyata hal yg menyenangkan.[43]

Keesokan harinya di waktu malam, kelompok akhir Jihadi datang dengan para tawanan di Medinah. Melihat keadaan para tawanan yang menyedihkan ini, banyak orang2 Medinah yang jatuh kasihan terhadap mereka. Bagaimanapun juga para tawanan itu adalah dari suku yang sama dengan mereka dan sedarah. Belas kasihan ini bisa dilihat dari sikap yang ditunjukkan Sauda, yakni istri kedua Muhammad, kepada seorang tawanan. Sauda/Sawda pergi untuk menghibur anggota keluarga Afra, warga Medinah yang berduka cita karena kehilangan dua putra di Badr. Waktu dia kembali, dia melihat Abu Yazid Suhayl b. Amr, saudara laki suaminya yang dulu (jadi Abu Yazid adalah saudara ipar Sauda), dan sekarang Abu Yazid jadi tawanan perang berdiri di depan rumah Sauda dengan kedua tangan terikat di belakang lehernya. Sauda berkata daripada jadi tawanan perang, seharusnya Abu Yazid lebih baik memilih mati dengan terhormat di medan perang. Muhammad menegurnya karena berkata begitu. Dengan penuh rasa kasihan dan sayang, Sauda hendak melepas ikatan tangan Abu Yazid, tapi Muhammad dengan galak melarangnya melakukan hal itu. Dari cerita Sauda kita tahu bahwa saat itu para wanita Arabia tidak diharuskan memakai jilbab dan mereka bisa bebas pergi ke mana mereka mau.[44]

Penggambarannya tentang sikap keras Muhammad juga membantah anggapan orang bahwa hubungan Muhammad dan istri2nya penuh kasih dan ramah tamah. Sauda dengan jelas berkata bahwa dia benar2 takut akan Muhammad. Inilah kata2nya yang asli:

“Tiba2 suara Muhammad mengejutkanku: “Sauda, kamu mau cari masalah melawan Tuhan dan RasulNya?”
Aku berkata,”Demi Tuhan, aku tidak dapat menahan diri waktu aku melihat Abu Yazid dalam keadaan
seperti itu dan kukatakan apa yang kulakukan.” [45]

Meskipun begitu, secara keseluruhan orang2 Medinah memperlakukan para tawanan dengan baik. Mereka diberi makan dan naungan dan tidak disiksa, meskipun dilaporkan bahwa Hazrat Umar ingin mencabut gigi2 Suhayl (tawanan perang) dengan berkata pada Rasul Allah: ‘Biarkan saya cabut dua gigi depan Suhayl agar lidahnya keluar dan dia tidak bisa berkata melawanmu.’[46] Tapi Muhammad melarang penyiksaan ini. Perlakuan baik terhadap tawanan Medinah juga perlu dilakukan orang2 Muslim jika mereka ingin dapat uang tebusan yang besar dari sanak saudara para tawanan – dan mereka (para Muslim) tahu akan hal ini. ‘Kebaikan’ orang2 Muslim menarik hati beberapa orang Medinah untuk masuk Islam dan tinggal menetap di Medinah kemudian, begitu dilaporkan sesama Muslim.

Dikisahkan bahwa ketika Muhammad memerintah agar semua tawanan diikat, paman Muhammad yang bernama al-Abbas juga dirantai. Muhammad tidak bisa tidur sampai pengikutnya melepas rantai al-Abbas.[47]

43 Tabari, vol. vii, p.65

44 Ibn Ishaq, p.309

45 Ibid

46 Ibn Ishaq, p.312; Tabari, vol.vii, p.71

47 Tabari, vol.vii, p.69

Tawanan Perang Sbg Sumber Uang Tebusan

Ketika rasa sukacita kemenangan oleh tentara Muslim perlahan berakhir, maka sekarang waktunya untuk mengambil keputusan tentang nasib para tawanan. Telah disebutkan sebelumnya bahwa sejak semula, Jihadi fanatik bernama Sa’d b. Muadah ingin membunuh semua tawanan Muslim. Hazrat Umar juga ingin memancung semua tawanan, dan dia mengusulkan saudara membunuh saudara, dan Abu Rawaha ingin membakar mereka hidup2. Muhammad tidak bisa mengambil keputusan akan hal ini. Dia pun ingin membunuh semua tawanan kecuali beberapa orang. Abu Bakr mengusulkan untuk meminta uang tebusan bagi para tawanan. Tiba2 Muhammad melihat keuntungan dari usul Abu Bakr. Dia melihat kesempatan dapat uang bagi pengikutnya yang miskin papa itu. Seketika itu pula dia mengaku bahwa Allah (melalui Jibril) telah mengirim ayat Q 8:6-7 yang mengijinkan dia untuk meminta uang tebusan setelah membantai musuh, dan di ayat Q 8:68, Allah mengijinkan dia untuk menikmati harta jarahan. Dua ayat ini membuat kompromi antara hal membantai semua tawanan dan mengambil uang tebusan untuk membebaskan tawanan.

Sekarang yang paling dipikirkan Muhammad adalah Abu al-Aas, menantunya, yang (seperti telah ditulis sebelumnya) jadi tawanan perang. Ketika anak perempuan Muhammad yang tertua, Zaynab (yakni istri Abu al-Aas yang tinggal di Mekah), mendengar bahwa suaminya ditangkap, dia mengirim uang dan kalung Khadijah (ibunya, dan istri pertama Muhammad) sebagai tebusan agar suaminya dibebaskan. Akhirnya hati Muhammad melembut (meskipun hanya sedikiiiiit saja) ketika melihat kalung almarhum istrinya Khadijah. Dia khawatir dan mulai memikirkan tentang Abu al-Aas dan anak perempuannya. Keesokan harinya, di mesjidnya, dia meminta pendapat para Jihadi akan hal ini. Mereka setuju untuk membebaskan Abu al-Aas tanpa tebusan dan dia boleh kembali ke Mekah. Muhammad jadi lega dan membebaskan Abu al-Aas, tapi dengan syarat waktu dia tiba di Mekah, Abu al-Aas harus menceraikan Zaynab dan mengirimnya ke Medinah untuk hidup bersama Muhammad. Abu al-Aas berjanji akan mengirim Zaynab pulang dari Mekah, kembali ke Muhamad di Medinah dan memang begitulah yang dia lakukan ketika tiba di Mekah.

Dia lalu mengatur kepergian Zaynab dari Mekah. Saat itu, Hind (istri Abu Sufyan) bersikap ramah pada Zaynab. Meskipun ada permusuhan besar diantara Muhammad dan Abu Sufyan, Hind dengan suka rela menyediakan segala kebutuhan untuk membantu Zaynab pergi menemui ayahnya. Tapi Zaynab ingin pergi diam2. Jadi pada saat yang tepat, Zaynab meminjam seekor unta untuk pergi ke Medinah. Kakak laki iparnya menemani dia. Ketika mengetahui kepergian Zaynab, dua orang Quraish mengejar unta Zaynab dan menangkapnya di Dhu Tuwa. Seorang Quraysh yang bernama Habbar b. al-Aswad mengancam dia dengan tombaknya. Saat itu Zaynab sedang hamil. Dilaporkan bahwa dia jatuh dari unta dan mengalami keguguran. Lalu Habbar menyakiti Zaynab, tapi Abu Sufyan menengahi dan membiarkan Zaynab luput dari serangan Habbar. Abu Sufyan sama sekali tidak punya rasa dendam terhadap Zaynab dan dia menasehati Zaynab untuk meninggalkan Mekah diam2. Beberapa hari kemudian, ketika ribut2 tentang perang Badr telah mereda, Zaynab diam2 melarikan diri dari Mekah di malam hari.

Nasib Al-Abbas, Paman Muhamad

Berikutnya adalah menentukan nasib al-Abbas, yakni paman Muhammad. Para Jihadis membawa al-Abbas yang telanjang ke hadapan Muhammad. Muhammad harus mencari baju bagi pamannya yang telanjang. Ini Hadisnya.
Hadith Sahih Bukhari, Volume 4, Book 52, Number 252:

Dikisahkan oleh Jabir bin ‘Abdullah:
Saat di hari perang Badr, para tawanan perang dibawa termasuk Al-Abbas yang telanjang. Sang Nabi mencari baju baginya. Lalu didapatkan bahwa baju ‘Abdullah bin Ubai cocok ukurannya, lalu sang Nabi mengijinkan dia (Al-Abbas) memakainya. Inilah alasan mengapa sang Nabi pergi dan menyerahkan bajunya sendiri kepada ‘Abdullah (pencerita menambahkan,”Dia membantu sang Nabi dan karenanya Nabi suka menghadiahi dia.”)

Karena al-Abbas adalah orang yang kaya, Muhammad menentukan bahwa al-Abbas harus menebus dirinya sendiri, dan juga kemenakan2 dan rekan2nya. Mendengar ini, al-Abbas mengaku bahwa diam2 dia juga adalah seorang Muslim dan dia dipaksa perang melawan Muslim. Muhammad tetap ingin minta uang tebusan dari al-Abbas. Sebenarnya Muhammadpun berhutang pada al-Abbas, tapi ketika al-Abbas meminta agar utang Muhammad dijadikan uang tebusan dirinya, Muhammad menolak. Begitulah rakusnya sang Nabi penuh kasih ini kalau sudah urusan duit. Akhirnya Muhammad mengambil 20 ons emas (sekitar US$ 8.000 dalam nilai uang sekarang) dari al-Abbas untuk membebaskan dirinya.


Pada awalnya, orang2 Quraysh menurut saja untuk membayar uang tebusan agar orang2 Muslim tidak meminta harga mahal untuk membebaskan mereka. Abu Sufyan menolak membayar uang tebusan apapun bagi anak lakinya ‘Amr. Ketika seorang Muslim bernama Sa’d b. al-Numan pergi ke Mekah untuk ibadah Umroh, Abu Sufyan menangkap dan menyanderanya untuk ditukar dengan anak lakinya, ‘Amr. Muhammad tidak punya pilihan selain membebaskan ‘Amr b. Abi Sufyan untuk kebebasan Sa’d. Muhammad ngotot minta uang tebusan tinggi bagi seorang Mekah karena anaknya adalah pedagang kaya. Anaknya lalu membayar uang tebusan sebesar 4.000 Dirham agar ayahnya dibebaskan.

Secara keseluruhan, Muhammad menerima banyak uang dari tebusan tawanan Quraysh. Jumlah uang tebusan bagi setiap tawanan berkisar antara 1.000 Dirham sampai 4.000 Dirham. Dilaporkan bahwa orang2 Quraish membayar 250.000 Dirham [ya, seperempat juta Dirham; pakailah calculator-mu dan perkirakan berapa besar jumlah uang ini dalam nilai uang saat ini; gunakan perbandingan ini: 1 Dirham = 1/10 Dinar, 1 Dinar = 4.235 grams emas; dan jangan lupa bahwa 1 ons = 32.1 gram] untuk membebaskan kawan2 dan sanak saudara mereka yang ditawan di perang Badr II. Rata2 uang tebusan setiap tawanan adalah 4.000 Dirham.[48] Sahih Bukhari menyatakan bahwa di samping uang jarahan dan tebusan, setiap Jihadi menerima uang pensiun sebesar 5.000 Dirham setiap tahun.

(komentarku: Wah, jelas saja banyak yang masuk Islam, ini sih jauh lebih top daripada sekedar semangkuk supermi !)
Hadith from Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 357:

Dikisahkan Qais:
Prajurit2 (yang bertempur di) Badr masing2 diberi 5.000 Dirham setiap tahun. ‘Umar berkata,”Aku pasti akan memberi mereka lebih daripada memberi orang lain.”

Beberapa tawanan yang tidak punya uang tebusan menawarkan diri untuk mengajar 10 anak2 laki Muslim membaca dan menulis bagi setiap tawanan. Ketika masa pengajaran tuntas, para tawanan kemudian dibebaskan. Dikatakan bahwa Zayd ibn Thabit yang adalah seorang penyair (nantinya jadi juru tulis Muhammad) belajar menulis dari kesempatan ini. Ini menunjukkan bahwa banyak orang Mekah bisa membaca sedangkan para pengikut Muhammad kebanyakan buta huruf. Meskipun begitu para Muslim menyebut orang Mekah ‘tak berpengetahuan’!

48 Hamidullah, p.43

Kemenangan Badr membuka babak baru dalam perkembangan dalam timbulnya iman Islam. Setelah menyadari ampuhnya kekuatan pedang, Muhammad sekarang yakin bahwa untuk memenangkan doktrin fasisme-nya, dia harus menggunakan cara militer. Sejak saat itu, pedang menjadi bahasa Islam (lihatlah bendera Saudi Arabia) dan melakukan peperangan untuk merampas barang jarahan dan sandera jadi modus operandi para Jihadi baru sebagai mata pencarian dan menambah kekayaan.

//

Download Faithfreedompedia versi offline (17.7MB):

%d blogger menyukai ini: