Sejarah Islam

Manusia bijak adalah manusia yang mengetahui & belajar dari sejarah

Takut Selingkuh, Para Istri Protes Rencana Rekrut PRT Maroko di Arab Saudi

Takut Selingkuh, Para Istri Protes Rencana Rekrut PRT Maroko di Arab Saudi

2011-09-16 12:03:00

Keterangan
Ilustrasi tenga kerja dari Maroko (ist/doc)

108CSR.com – Khawatir akan kecantikan para pembantu rumah tangga (PRT) asal Maroko, para istri-istri di Arab Saudi baru-baru ini menentang keras rencana  pemerintah di sana lantaran bisa menggoyahkan rumah tangga mereka.

Kebijakan yang cukup menghebohkan ini, lantaran adanya penghentian pengiriman pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia dan Filipina ke Arab Saudi demi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor ini, Pemerintah Saudi mencari alternatif tenaga pembantu dari sejumlah negara lain, salah satunya dari Maroko.

Namun, langkah itu kini ditentang keras kaum istri di Arab Saudi. Mereka bahkan menggalang gerakan penolakan atas rencana masuknya tenaga pembantu dari Maroko. Demonstrasi menentang pembantu asal Maroko dengan cepat menyebar ke seluruh pelosok Saudi.

Seperti dilaporkan laman emirates247.com, Dewan Syura atau parlemen Arab mengaku sudah kebanjiran protes dari kaum wanita yang mendesak mereka untuk membatalkan rencana pemerintah merekrut PRT dari Maroko, menggantikan TKW asal Indonesia.

Keterangan
Ilustrasi para istri di Arab Saudi protes kebijakan pemerintah (ist/doc)

“Banyak perempuan Saudi keberatan dengan rencana itu. Mereka mengatakan perempuan Maroko cantik-cantik. Ini akan menyebabkan kegelisahan dan kekhawatiran dalam setiap keluarga Saudi,” demikian ditulis harian Sharq seperti dikutip emirates247.com

“Sejumlah lainnya mengatakan perempuan Maroko sangat menarik, sehingga suami mereka dapat dengan mudah tergoda. Ada juga yang mengemukakan bahwa orang Maroko kuat ilmu sihirnya, sehingga suami mereka bisa saja dipelet.”

Rencana pemerintah Arab Saudi merekrut PRT asal Maroko terungkap pekan lalu. Seorang pejabat mengatakan, “Kami tengah mempertimbangkan beralih ke negara-negara yang pemerintahnya mengizinkan para pekerjanya bekerja di luar negeri tanpa syarat, misalnya Maroko dan sejumlah negara Afrika,” ujar Direktur Komite Rekrutmen Tenaga Kerja pada Kamar Dagang dan Industri Saudi, Saad Al Baddah.

Keterangan
Ilustrasi kesenangan para kaum lelaki Arab Saudi (ist/doc)

Al Baddah mengakui untuk saat ini memang pihaknya menghadapi kendala untuk merekrut PRT dari Maroko, karena belum adanya pusat rekrutmen yang resmi. “Namun, warga Arab Saudi bisa datang ke Maroko dan merekrut langsung PRT dari sana.”

Agen perekrut PRT yang tersebar di Arab Saudi juga mengaku tengah mencari dan bernegosiasi dengan sejumlah negara untuk memasok PRT ke Arab Saudi. Namun mereka mengakui bahwa banyak perempuan Saudi yang menyatakan menolak mempekerjakan PRT asal Maroko.

“Beberapa orang malah mengancam berhenti dari pekerjaan mereka dan memilih tinggal di rumah. Mereka tak sudi membiarkan suami mereka sendirian berada di rumah bersama PRT dari Maroko,” tulis Sharq lagi.

Talal Al Bakri, anggota Dewan Syura (parlemen-red), bereaksi terhadap laporan para wanita yang meminta Syura untuk memberlakukan undang-undang untuk melarang mempekerjakan pembantu Maroko. Mereka beralasan, para wanita Maroko bisa merebut suami mereka. Al Bakri yang juga anggota komisi sosial dan keluarga di parlemen, menolak permintaan tersebut dengan alasan dewan tidak akan membahas tuntutan tersebut, karena dianggap tidak rasional.

Saat ini di Arab Saudi terdapat lebih dari 1,5 juta pembantu rumah tangga asal Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan sejumlah negara Asia dan Afrika lainnya. Sedangkan Pemerintah Arab Saudi membatasi izin tinggal Tenaga Kerja Indonesia hingga 14 September 2011 kemarin. (ard/vvn)

Tinggalkan Pesan Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: