Sejarah Islam

Manusia bijak adalah manusia yang mengetahui & belajar dari sejarah

Teror dari Mulut Muhammad Sendiri

IMPERIALISME ISLAM MENURUT MUSLIM:

“Saya diperintahkan utk memerangi semua orang sampai mereka mengatakan ‘la illaha illalah’ “

–pidato perpisahan Muhamad, Maret 632–

“Saya akan menyeberangi lautan menuju pulau2 mereka utk mengejar mereka sampai tidak ada orang lagi di muka bumi ini yg tidak mengakui Allah.”

–Saladin, Januari 1189 —

“Kami akan mengekspor revolusi kami keseluruh dunia — sampai seruan ‘la illaha illalah Muhamad rasulullah’ dikumandangkan diseluruh dunia.”

–Ayatollah Ruhollah Khomeini, 1979–

“Saya diperintahkan utk memerangi orang sampai mereka mengatakan tidak ada tuhan selain allah dan rasulnya Muhamad.”

–Osama bin Laden, November 2001–
===============================

TERROR DARI MULUT MUHAMAD SENDIRI

Hadis Sahih Bukhari 4.52.220; Narrated Abu Huraira: Allah’s Apostle said,

” … and I have been made victorious with terror (cast in the hearts of the enemy) …”

Terjemahan :

(Diriwayahkan Abu Huraira : Kata rasulullah, “… Kemenangan saya adalah melalui TEROR …”)

Nih, periksa aja aslinya dari situs dukungan SAUDI : http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamental … 04.052.220 Utk hadis2 selanjutnya dibawah ini silahkan periksa ke : http://www.usc.edu/dept/MSA/reference/searchhadith.html Sahih Muslim 4:1058

‘The Apostle of God said, ‘I have been given five (qualities) which were not given to any before me. I have been given victory thru fear (inspired by me) …: and plunder has been made lawful for me, and it was not made lawful for anyone before me…”

(Rasulullah mengatakan, “Saya memiliki LIMA kualitas yg TIDAK DIBERIKAN KPD SIAPAPUN SEBELUM SAYA. Saya diberikan kemenangan lewat KETAKUTAN (yg diinspirasi oleh saya) …: dan PENJARAHAN dibuat SAH bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapa saja sebelum saya …”)

Bukhari 4.1066: …

The Messenger of Allah (may peace be upon him) said: I have been helped by terror (in the heart of the enemy) … (Rasulullah saw mengatakan: Saya dibantu oleh TEROR …”)

Bukhari 4.53.351: Narrated Jabir bin Abdullah: Allah’s Apostle said,

“Booty has been made legal for me.” (Diriwayahkan Jabir bin Abdullah, Rasulullah mengatakan: “PENJARAHAN DIBUAT SAH BAGI SAYA.”)

TAMBAHAN TTG PENJARAHAN : Sahih Bukhari Volume iii, Book 37, Number 495:

… Ketika Allah menjadikan Nabi kaya lewat penjarahan, rasul mengatakan, “Saya lebih berhak dari mukmin lain utk menjadi pelindung para mukmin, jadi jika seorang Muslim mati meninggalkan hutang, saya bertanggung jawab atas hutangnya… “

PEMERASAN LEWAT PAJAK JIZYAH Bukhari Volume 4, Book 53, Number 388: Diriwayahkan Juwairiya bin Qudama At-Tamimi:

Kami katakan kpd ‘Umar bin Al-Khattab, “Ya ketua para mukmin ! Nasehatkanlah kami.” Katanya, “Saya anjurkan kalian utk memenuhi perjanjian Allah (dgn Dhimmi) karena ini perjanjian nabimu dan SUMBER KEHIDUPAN keluargamu (yi pajak dari Dhimmi.).”

More on Terror dari mulut Allah/Muhamad … awas ! anda bisa sakit membacanya … gua saja harus istirahat selama beberapa hari … Baca berikut ini dan anda dapat melihat bahwa Islam adalah RAJA segala SETAN. TEROR DLM KATA2 MUHAMAD SENDIRI menurut HADIS BUKHARI & QURAN Ini hanya beberapa contoh saja. Silahkan anda cocokkan isi hadis Bukhari disini dgn situs Islam ini : http://www.darulislam.info/Hadith_Bukhari.html Anda tinggal masukkan angka2 bagi Volume, Buku dan Nomor dlm kolom yg sudah tersedia di situs itu dan anda bisa melihat bahwa yg dibawah ini bukan isapan jempol kami.
————————-ISLAM, THE RELIGION OF PEACE- :twisted: :twisted: :twisted: ——————————-
Bukhari V4B52N220 (Jihad dijalan Allah = Jihad sabilullah) Narrated Abu Huraira: Allah’s Apostle said,

“I have been sent with the shortest expressions bearing the widest meanings, and I have been made victorious with terror (cast in the hearts of the enemy),

TERJEMAHAN :

… Saya diberikan kemenangan lewat TEROR (yg ditanamkan dlm hati musuh) …

Lihat foto2 di : http://www.faithfreedom.org/forum/viewt … c&start=45
Image

Bukhari V9B87N127 (Interpretation of Dreams)
Narrated Abu Huraira:
The Prophet said, “I have been given the keys of eloquent speech and given victory with awe (cast into the hearts of the enemy)

TERJEMAHAN : … Saya diberi … kemenangan dgn menakjubkan (yg ditanamkan dlm hati musuh)…

Bukhari V5B59N512 (Military Expeditions led by the Prophet)
Narrated Anas:

The Prophet offered the Fajr Prayer near Khaibar when it was still dark and then said, “Allahu-Akbar! Khaibar is destroyed… The Prophet had their warriors killed, their offspring and woman taken as captives. (Safiya was amongst the captives, She first came in the share of Dahya Alkali but later on she belonged to the Prophet . The Prophet made her manumission as her ‘Mahr’.) TERJEMAHAN : Nabi mengadakan solat Fajar dan lalu mengatakan, ‘Allahu Akbar ! Khaibar dihancurkan’ … Nabi memerintahkan pembunuhan perwira2 mereka & anak2 dan wanita2 mereka dijadikan tahanan. (Safiyah berada diantara tahanan tsb. … Nabi menjadikannya sbg hasil rampasan perang …)

Bukhari V4B52N256 (Fighting for the Cause of Allah (Jihaad))

Narrated As-Sab bin Jaththama: The Prophet passed by me at a place called Al-Abwa or Waddan, and was asked whether it was permissible to attack the pagan warriors at night with the probability of exposing their women and children to danger. The Prophet replied, “They (i.e. women and children) are from them (i.e. pagans).” I also heard the Prophet saying, “The institution of Hima (??) is invalid except for Allah and His Apostle.” TERJEMAHAN : Nabi ditanya … apakah kami diijinkan menyerang para perwira berhala pada malam hari dgn kemungkinan membahayakan wanita dan anak2 mereka. Nabi menjawab, wanita dan anak2 mereka adalah dari kaum berhala. (baca: Mereka boleh dibunuh, karena mereka kaum berhala !)

Bukhari V5B59N516 (Military Expeditions led by the Prophet)

Narrated Abu Musa Al-Ashari: When Allah’s Apostle fought the battle of Khaibar, or when Allah’s Apostle went towards it, (whenever) the people, (passed over a high place overlooking a valley, they raised their voices saying, “Allahu-Akbar! Allahu-Akbar! None has the right to be worshipped except Allah.” TERJEMAHAN : Ketika Rasulullah bertempur dlm Pertempuran Khaibar … mereka berseru dgn keras, ‘Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Tidak ada yg berhak dipuja selain Allah !’

Bukhari V5B59N569 (Ekspedisi Militer yg dipimpin Nabi)

Narrated Salama bin Al-Akwa: I fought in seven Ghazwat (i.e. battles) along with the Prophet and fought in nine battles, fought by armies dispatched by the Prophet. TERJEMAHAN : Saya bertempur dlm 7 pertempuran bersama dgn nabi dan dlm 9 pertempuran bersama dgn tentara2 yg dikirim nabi.

Bukhari V5B59N401 (Ekspedisi Militer yg di[impin Nabi)

Narrated Ibn ‘Abbas : Allah’s Wrath became severe on him whom the Prophet had killed in Allah’s Cause. TERJEMAHAN : Kemarahan Allah semakin besar terhadap dirinya–yg dibunuh nabi dlm nama Allah.

Bukhari V5B59N456 (Military Expeditions led by the Prophet)

Narrated ‘Abdullah bin ‘Umar: Allah’s Apostle led the Fear-prayer (DOA FAJAR) with one of the two batches of the army while the other (batch) faced the enemy. TERJEMAHAN : Rasulullah mempimpin solat fajar dgn salah satu unit tentaranya, sementara unit tentara lainnya menghadapi musuh.

Bukhari V5B59N440 (Military Expeditions led by the Prophet)

Narrated Abu Huraira: Allah’s Apostle used to say, “None has the right to be worshipped except Allah Alone (Who) honored His Warriors and made His Slave victorious, and He (Alone) defeated the (infidel) clans; so there is nothing after Him. TERJEMAHAN : Rasulullah mengatakan “Tidak ada yg berhak dipuja selain Allah yg menghormati perwira2nya … dan IA mengalahkan kafir …

Bukhari V5B59N333 (Military Expeditions led by the Prophet)

Narrated ‘Urwa: Az-Zubair said, “I met Ubaida bin Said bin Al-As on the day (of the battle) of Badr and he was covered with armor; so much that only his eyes were visible. He was surnamed Abu Dhat-al-Karish. He said (proudly), ‘I am Abu-al-Karish.’ I attacked him with the spear and pierced his eye and he died. I put my foot over his body to pull (that spear) out, but even then I had to use a great force to take it out as its both ends were bent.” ‘Urwa said, “Later on Allah’s Apostle asked Az-Zubair for the spear and he gave it to him. (DIJADIKAN SUVENIR ???) TERJEMAHAN : … katanya dgn bangga, ‘Saya Abu al Karish.’ Saya menyerangnya (Abu al Karish) dgn tombak dan menembus matanya dan ia mati. Saya sampai harus menahan tubuhnya dgn kaki saya agar saya dapat mencabut tombak itu, tetapi saya harus menggunakan kekuatan begitu besar karena kedua ujungnya bengkok. …”Kemudian Rasulullah meminta tombak itu kpd Az ZUbair dan ia memberikannya kpd rasul.

Bukhari V5B59N297 (Military Expeditions led by the Prophet)

Narrated ‘Abdullah bin Mas’ud: The Prophet faced the Ka’ba and invoked evil on some people of Quraish, on Shaiba bin Rabi’a, ‘Utba bin Rabi’a, Al-Walid bin ‘Utba and Abu Jahl bin Hisham. I bear witness, by Allah, that I saw them all dead, putrefied by the sun as that day was a very hot day. TERJEMAHAN : Nabi menghadap Kabah dan mengharapkan celaka terhdp sejumlah oragn Quraisy …. Saya bersaksi demi Allah, saya melihatnya semua mati, busuk dijemur matahari, karena hari itu sangat panas.

Bukhari V5B59N397 (Military Expeditions led by the Prophet)

Narrated Salim’s father: That he heard Allah’s Apostle, when raising his head from bowing of the first Rak’a of the morning prayer, saying, “O Allah! Curse so-and-so and so-and-so” after he had said, “Allah hears him who sends his praises to Him. Our Lord, all the Praises are for you!” So Allah revealed:– “Not for you (O Muhammad! )……(till the end of Verse) they are indeed wrong-doers.” (3.128) Salim bin ‘Abdullah said’ “Allah’s Apostle used to invoke evil upon Safwan bin Umaiya, Suhail bin ‘Amr and Al-Harith bin Hisham. So the Verse was revealed:– “Not for you (O Muhammad!)……(till the end of Verse) For they are indeed wrong-doers.” (3.128) TERJEMAHAN : Rasulullah mengatakan, “Ya Allah, kutuklah si ini dan si itu …

——————————————————————————

Kutipan Quran diambil dari sini : http://www.hashkalionline.de/qurani/ind … index.html
[9.5] Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan mendirikan salat (baca: masuk Islam) dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[8.12] (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

[8.57] Jika kamu menemui mereka dalam peperangan, maka cerai beraikanlah orang-orang yang di belakang mereka dengan (menumpas) mereka, supaya mereka mengambil pelajaran. Beda dgn versi Inggrisnya : If you gain mastery over them in battle, inflict such a defeat as would terrorize them, so that they would learn a lesson and be warned.’

[8.67] Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Bahasa Inggrisnya : Until he has made GREAT SLAUGHTER in the land. Great slaughter = pembantaian besar2an.

[7.4] Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk) nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari.

[33.26] Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan.

[59.2] Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.

[33.60] Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar,
[33.61] dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya.

http://www.derafsh-kaviyani.com/english … peace.html
Ishaq:281

“The Raid on Waddan was the first Maghazi [invasion]. The Expedition of Harith was second. They encountered a large number of Quraysh in the Hijaz. Abu Bakr composed a poem about the raid: ‘When we called them to the truth they turned their backs and howled like bitches. Allah’s punishment on them will not tarry. I swear by the Lord of Camels [Allah?] that I am no perjurer. A valiant band will descend upon the Quraysh which will leave women husbandless. It will leave men dead, with vultures wheeling round. It will not spare the infidels.’”

TERJEMAHAN :

“… Saya bersumpah pada Pencipta Onta, bahwa saya bukan pembohong. Bala tentara kami akan menyerang Quraish, dan para wanita akan menjadi tidak lagi bersuami. Kami akan meninggalkan para lelaki mati … Saya tidak akan membiarkan hidup para kafir.”

Ishaq:301

“As the Muslims were laying their hands on as many prisoners as they could catch, the Prophet, saw disapproval in the face of Sa’d. He said, ‘Why are you upset by the taking of captives?’ Sa’d replied, ‘This was the first defeat inflicted by Allah on the infidels. Slaughtering the prisoners would have been more pleasing to me than sparing them.’”

TERJEMAHAN :

“Saat Muslim mengumpulkan sebanyak mungkin tahanan yg dapat mereka tangkap, Nabi melihat ketidaksukaan dlm wajah Sa’d. Nabi mengatakan, ‘Mengapa kau sedih dgn diambilnya tahanan ?’ Sa’d menjawab, ‘Ini adalah kekalahan pertama yg dijatuhkan Allah kpd kafir. Membantai tahanan lebih saya sukai ketimbang membiarkan mereka hidup.’ “

Ishaq:304

“I cut off Abu Jahl’s head and brought it to the Messenger. ‘O Allah’s Prophet, this is the head of the enemy of Allah.’ Muhammad said, ‘Praise be to Allah.’”

TERJEMAHAN : Saya memotong kepala Abu Jahl dan membawanya kpd Rasulullah. … Muhamad mengatakan, “Terpujilah Allah.”

Ishaq:315

“It was so criminal, men could hardly imagine it. Muhammad was ennobled because of the bloody fighting. I swear we shall never lack soldiers, nor army leaders. Driving before us infidels until we subdue them with a halter above their noses and a branding iron. We will drive them to the ends of the earth. We will pursue them on horse and on foot. We will never deviate from fighting in our cause. We will bring upon the infidels the fate of the Ad and Jurhum. Any people that disobey Muhammad will pay for it. If you do not surrender to Islam, then you will live to regret it. You will be shamed in Hell, forced to wear a garment of molten pitch forever!”

TERJEMAHAN ;

Kejahatan yg terjadi, orang sulit membayangkannya. Muhamad dihormati karena pertempuran berdarah. Saya bersumpah, kami tidak akan pernah kekurangan tentara … Kafir kami tundukkan dgn tali diatas hidung mereka dan besi panas. Kami akan usir mereka sampai ke ujung dunia. Kami akan kejar mereka diatas kuda maupun dgn kaki. Kami tidak akan pernah beralih dari perang utk tujuan kami (baca: Allah). Kami akan membawa kpd kafir, nasib Ad dan Jurhum. Setiap bangsa yg tidak patuh kpd Muhamad akan membayar dgn mahal. Jika kau tidak menyerah kpd Islam, kau akan menyesal dlm hidupmu. Kau akan dipermalukan di Neraka, kau akan dipaksa mengenakan jubah besi cair utk selama2nya.

Ishaq:326

“If you come upon them (kafir), deal so forcibly as to terrify those who would follow, that they may be warned. Make a severe example of them by terrorizing Allah’s enemies.”

TERJEMAHAN :

Kalau kau menemui mereka (kafir), perlakukanlah mereka dgn begitu keras sampai mereka takut, sbg peringatan terhdp mereka. Dgn keras, jadikanlah mereka sbg contoh dgn cara meneror musuh2 Allah.

Ishaq:326

“Allah said, [color = red]‘No Prophet before Muhammad took booty from his enemy nor prisoners for ransom.’[/color] Muhammad said, ‘I was made victorious with terror. The earth was made a place for me to clean. I was given the most powerful words. Booty was made lawful for me. I was given the power to intercede. These five privileges were awarded to no prophet before me.’”

TERJEMAHAN :

Allah mengatakan, ‘Tidak ada nabi sebelum Muhamad yg mengambil barang jarahan dari musuhnya, maupun mengambil tahanan bagi uang sandera.’ Muhamad mengatakan, ‘Saya diberikan kejayaan lewat TEROR. Bumi diberikan bagi saya utk dibersihkan … Jarahan dibuat sah bagi saya … Kelima hak istimewa ini tidak diberikan kpd nabi lain sebelum saya.

Ishaq:327

” Allah said, ‘A prophet must slaughter before collecting captives. A slaughtered enemy is driven from the land. Muhammad, you craved the desires of this world, its goods and the ransom captives would bring. But Allah desires killing them to manifest the religion.’”

TERJEMAHAN :

Alalh mengatakan, ‘Seorang nabi harus MEMBANTAI, sebelum mengumpulkan tahanan. Musuh yg dibantai diusir dari tanahnya. Muhamad, kau haus akan kekayaan dunia dan uang sandera yg dihasilkan para tahanan perang. Tapi Allah haus akan PEMBUNUHAN utk memanifestasikan agamaNya.

Ishaq:517

“Khaybar was stormed by the Apostle’s squadron, fully armed, powerful and strong. It brought certain humiliation with Muslim men in its midst. We attacked and they met their doom. Muhammad conquered the Jews in fighting that day as they opened their eyes to our dust.”

TERJEMAHAN :

… Kami menyerang mereka menemui ajal mereka. Muhamad menguasai Yahudi dlm pertempuran hari itu begitu mereka membuka mata melihat debu kami. (debu = yg diakibatkan kaki kuda, saat kuda yg dinaiki Muslim menghampiri Yahudi yg baru bangun tidur.)

Ishaq:576

“Allah and His servant overwhelmed every coward. Allah honored us and made our religion victorious. We were glorified and destroyed them all. Allah humiliated them in the worship of Satan. By what our Apostle recites from the Book and by our swift horses, I liked the punishment the infidels received. Killing them was sweeter than drink. We galloped among them panting for the spoil. With our loud-voiced army, the Apostle’s squadron advanced into the fray.”

TERJEMAHAN :

… Kami mendapat kemenangan dan menghancurkan mereka semua … Saya suka hukuman yg diterima kafir. Membunuh mereka lebih manis dari minuman. Kuda2 kami bergegas diantara mereka, mencari harta jarahan …

Ishaq:580

“Our strong warriors obey his orders to the letter. By us Allah’s religion is undeniably strong. You would think when our horses gallop with bits in their mouths that the sounds of demons are among them. The day we trod down the unbelievers there was no deviation or turning from the Apostle’s order. During the battle the people heard our exhortations to fight and the smashing of skulls by swords that sent heads flying. We severed necks with a warrior’s blow. Often we have left the slain cut to pieces and a widow crying alas over her mutilated husband. ’Tis Allah, not man we seek to please.”

TERJEMAHAN :

“‘Perwira2 kuat kami mematuhi setiap perintahnya sampai sedetil mungkin. … Kau akan menyangka bahwa saat kuda kami berlari … ini spt bunyi bala tentara setan. Pada hari kami menginjak/menindas kafir, tidak ada lagi yg dapat mengalihkan kami dari perintah Rasul … Selama pertempuran, kami mendengarkan … dan bunyi penghancuran kepala oleh pedang yg sampai membuat terbang kepala2 itu. Kami memutuskan leher dgn satu hempasan pedang. Sering kami meninggalkan tubuh mereka yg tewas dlm bentuk berkeping2 dan seorang janda menangisi suaminya yg dipotong2. Hanya Allah, dan bukan manusia, yg kami ingin bahagiakan.

Ishaq:588

“When the Apostle descends on your land none of your people will be left when he leaves.”
TERJEMAHAN : Saat Rasulullah sampai di tanahmu, tidak seorangpun akan dibiarkan hidup …

—————————-may the peace of Islam be with you———————–

THE HADITH OF MUHAMMED
By Sahih Bukhari Fighting and Sacred Rage in the Cause of Allah (Jihad) Editor: This is the largest section of Hadith of Muhammed. War, killing, and rage were the foundation of Islam, and it is the same to this hour in the heart of Ghadaffi, Saddam Hussein, and Osama Bin Laden. Islam is a religion of death and killing for their god. http://www.indonesia.faithfreedom.org/f … 1011#91011

Kalau mau tahu apakah Islam disebarkan lewat pedang, maka periksalah langsung dari perbuatan Muhammad dan para khalifah dalam menyebarkan Islam. Gitu aja kok refot, seeeh…
Qur’an 7:4

Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari.

Hadis Sahih Bukhari Volume 1, Book 11, Number 584:

Dikisahkan oleh Humaid: Anas bin Malik berkata, “Kapanpun sang Nabi pergi bersama kami untuk berperang (demi tujuan Allah) melawan negara manapun, dia tidak pernah memperbolehkan kami menyerang sampai pagi dan dia akan menunggu dan melihat: jika dia mendengar suara Azan, dia akan membatalkan serangan dan jika dia tidak mendengar suara Azan, dia akan menyerang mereka.” Anas menambahkan, “Kami mencapai Kahibar di malam hari dan di pagi hari ketika dia tidak mendengar suara Azan untuk sembahyang, dia (sang Nabi) memacu (kuda) dan aku memacu di belakang Abi Talha dan kakiku menyentuh kaki Nabi. Penduduk Khaibar ke luar dengan keranjang dan pacul dan mereka melihat sang Nabi dan berteriak, “Muhammad! Demi Allah, Muhammad dan tentaranya.” Ketika Rasul Allah melihat mereka, dia berkata, “Allahu-Akbar! Allahu-Akbar! Khaibar hancur. Kapanpun kami mendekati daerah (yang bermusuhan untuk diperangi), maka kesialan datang di pagi hari bagi mereka yang telah diperingatkan.”

Perhatikan kalimat “jika dia mendengar suara Azan, dia akan membatalkan serangan dan jika dia tidak mendengar suara Azan, dia akan menyerang mereka.” pada Hadis di atas. Muhammad jelas menyerang orang2 tak berdosa karena, salah satu alasannya, mereka bukan Muslim. Alasan lain karena mereka kaya akan makanan dan harta benda.

Di bukunya yang berjudul “Jurisprudence in Muhammad’s Biography”, ilmuwan Azhar bernama Dr. Muhammad Sa’id Ramadan al-Buti (http://www.bouti.com/bouti_e_profile.htm) berkata sebagai berikut (hal. 134, edisi ke 7):

“Perang Suci, seperti yang dikenal di dalam Hukum Islam, adalah perang yang menyerang. Ini merupakan tugas bagi setiap Muslim di usia berapapun jika mereka memiliki kekuatan militer. Inilah arti dari Perang Suci. Maka Rasul Allah berkata: “Aku telah diperintahkan Tuhan untuk berperang melawan orang2 sampai mereka semua mengaku tiada Tuhan selain Awloh dan Muhammad adalah RasulNya, dan mereka melakukan sembahyang dan membayar Zakat. Jika mereka melakukan hal itu, darah dan harta benda mereka selamat dari ku.” (lihat Bukhari Vol. I, p. 13).

Ilmuwan Saudi Dr. Muhammad al-Amin di bukunya yang berjudul, “The Method of Islamic Law” dengan jelas berkata:

“Tiada kafir yang boleh disisakan di tanah mereka seperti yang diucapkan oleh Muhamad: ‘Aku telah diperintahkan Tuhan untuk berperang melawan orang2…” Perampokan Kafilah Quraish di Nejd oleh Zayd b. Haritha—September, 624M Ini adalah perampokan pertama yang dipimpin Zayb b. Haritha. Dia ditemani 100 tentara bersenjata lengkap. Dia mengikuti kafilah dan menyerangnya tiba2. Ternyata serangannya sukses. Para pemimpin kafilah melarikan diri dan Zayd membawa semua harta rampasan dan 2 tawanan ke Medina. Barang jarahan berharga 100.000 Dirham. Muhammad mengambil seperlima (yakni 20.000 Dirham yang tentunya merupakan harga yang sangat besar pada saat itu). Setiap tentara menerima 800 Dirham. Furat jadi tawanan. Orang2 Muslim berkata, “Jika kau masuk Islam, Rasul Allah tak akan membunuhmu.” Dia lalu masuk Islam dan dibebaskan pergi.[ Tabari, vol vii, p.99] Penyerangan Atas B. Qudah di Dhat Atlah oleh Amr b Ka’b al-Ghifari—July, 629M Muhammad mengirim Amr b. Ka’b al-Ghifari yang memimpin 15 tentara untuk menyerang orang2 Bani. Qudah di Dhat Allah, di perbatasan Syria. Setelah tiba di sana, Amr meminta para penduduk untuk masuk Islam. Para kafir menolak. Lalu Amir mengepung pihak musuh. Tapi dia mendapat perlawanan keras dari mereka. Di pertempuran ini pihak Muslim dikalahkan. Pihak musuh berhasil membunuh semua tentara Muslim kecuali seorang yang berhasil melarikan diri dan kembali ke Medina. Penyerangan Atas Mu’tah oleh Zayd ibn Haritha—September, 629M Mu’tah adalah desa kecil di dekat al-Balqa di Damascus, Syria. Muhammad menunjuk Zayd b. Haritha untuk memimpin tentara ini, memerintahkan dia untuk meminta penduduknya masuk Islam dan membunuh mereka jika menolak Islam. Muhammad berkata, “Semoga Allah membelamu dan semoga kau kembali pulang dengan keadaan suci dan membawa barang jarahan.” [Ibn Sa’d, vol.ii, p.159]   Kisah Penaklukan Mekah oleh Muhammad – January, 630M

Ketika Muhammad dan pengikutnya hendak menyerang Mekah untuk menundukkan tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap Abu Sufyan, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah. Mereka membawa Abu Sufyan ke hadapan Muhammad. Muhammad berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan. bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada Tuhan selain Awloh?” Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.” Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?” Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.” ‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan mengaku bahwa Muhammad adalah Rasul Awloh sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.” Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang Muslim.
Sumber: Ibn Hisham, part 4, p. 11 (“Biography of the Prophet’) dan juga “The Chronicle of the Tabari”, part 2, p. 157

Safwan b. Umayyah, seorang Quraish dan musuh besar Muhammad pergi ke Jeddah untuk menetap di Yemen. Ketika dia mendengar berita kemenangan Muhammad, dia hampir saja bunuh diri dengan terjun ke laut. Orang2 mendekati Muhammad dan menceritakan hal ini kepadanya. Dia mengampuni Umayyah dan memberikan Umayyah sorbannya sendiri sebagai tanda pengampunannya. Umayr pergi dan bertemu Umayyah dan menunjukkan sorban Muhammad itu kepada Umayyah. Muhammad memberi waktu 4 bulan bagi Umayyah untuk mengambil keputusan masuk Islam atau mati. Akhirnya Umayyah masuk Islam. Istrinya yang bernama Fakhitah bt. Al-Walid juga jadi Muslim.

Dua tahun setelah Muhammad menaklukkan Mekah dan memberikan pengampunan umum kepada masyarakat pagan Mekah, dia membatalkan pengampunan ini sewaktu dia mengirim dua utusannya yakni Abu Bakr dan Ali untuk mengumumkan kepada kaum pagan di Mekah bahwa mereka akan menghadapi hukuman mati jika tidak masuk Islam (Q 9:5, yang dikenal sebagai ayat pedang membatalkan pengampunan apapun yang diberikan kepada kaum pagan Mekah).

Serangan atas Bani Jadhimah di Tihamah oleh Khalid b. al-Walid—January, 630M
Hadis Sahih Bukhari, Volume 5, Book 59, Number 628:

Dikisahkan oleh ayah Salim:
Sang Nabi mengirim Khalid bin Al-Walid ke suku Jadhima dan Khalid mengundang mereka untuk memeluk Islam tapi mereka tidak sanggup mengatakan, “Aslamna (yakni kami memeluk Islam),” dan mereka mulai berkata, “Saba’na! Saba’na (yakni kami telah meninggalkan agama lama dan memeluk agama baru).”

Khalid terus-menerus membunuh dan menahan sebagian dari mereka dan menyerahkan setiap tawanan kepada kami. Ketika suatu hari Khalid memerintah setiap orang (tentara Muslim) untuk membunuh tawanan2 itu, aku berkata, “Demi Allah, aku tidak akan membunuh tawananku, dan tiada kawan2ku yang mau membunuh tawanan2 mereka pula.” Ketika kami datang kepada Nabi, kami menyampaikan seluruh cerita. Mendengar itu, Muhammad mengangkat kedua tangannya dan berkata dua kali,”O Allah! Aku bebas dari apa yang telah dilakukan Khalid.”

Muhammad berkata, “Bunuh orang2 selama kau tidak mendengar Muadhdin (panggilan sembahyang Islam) atau melihat sebuah mesjid.”[Ibn Sa’d, vol. ii, p.182]

Pemaksaan Memeluk Agama dan Jizya Atas Orang2 Kristen dan Yahudi —December, 631M
Ketika Muhammad mencapai Tabuk, dia mengancam para pemimpin daerah itu. Dia mengirim surat kepada Yuhanna b. Ru’bah (John), pangeran Kristen di Ayla dan meminta Yuhanna untuk masuk Islam, kalau tidak mau diserang. Yuhanna dengan cepat tunduk dan melakukan perintah Muhammad memeluk Islam. Muhammad tetap memaksanya bayar pajak Jizya sebanyak 300 Dinar (US$15.000) per tahun (yakni 1 Dinar per kepala karena terdapat 300 orang penduduk di situ). Dalam peristiwa ini, orang2 tua dibunuh dan anak2 dijadikan tawanan perang. Muhammad juga memerintahkan Yuhanna untuk membayar uang tanda hormat kepada kawan2 dekat Muhammad seperti Zayd, Khalid, Maslama, dll.

Perlakuan yang sama juga diterapkan kepada masyarakat Yahudi di Makna, Adhruh dan Jarba (benteng tua di jalan yang dibuat orang Romawi dari Busra ke Laut Merah). Mereka dipaksa masuk Islam. Mereka harus bayar pajak dan dengan ini Muhammad menjanjikan perlindungan dan bantuan bagi sesama Muslim. Muhammad menentukan pajak sebesar ¼ dari apapun yang mereka hasilkan.

Perampokan dan Pemaksaan Agama terhadap B. Nakha di Mudhij, Yemen oleh Ali—October, 631 M
Muhammad meminta masyarakat Bani Nakha untuk masuk Islam atau mati. Awalnya suku B. Nakha tidak mau masuk Islam. Pertempuran pun terjadi dan tentara Ali membunuh 20 orang. Pada akhirnya tentara B. Nakha kalah, menyerah dan lalu masuk Islam. Pasukan Muslim menjarah apapun yang bisa mereka ambil seperti harta benda, wanita, anak2, unta, dan kambing. [Ibn Sa’d, p.210]

Pemaksaan Agama di Najran, Yemen Utara oleh Khalid b. Walid—February, 632M
Semua masyarakat Najran berasal dari suku B. al-Harith. Setibanya di Najran, Khalid mengumumkan ancaman, memberi masyarakat Najran waktu 3 hari untuk memilih masuk Islam atau mati. Khalid mengumumkan, “Wahai orang2, terimalah Islam, dan kau akan selamat.” [ Tabari, vol.ix, p.82]

Hadis yang berisi pemaksaan agama lewat penindasan, perampasan dan pembunuhan:
Hadith Sahih Bukhari, Volume 2, Book 24, Number 573:

Dikisahkan oleh Abu Ma’bad,:
(budak milik Ibn Abbas) Rasul Allah berkata kepada Muadh ketika dia mengirimnya ke Yemen, “Pergilah kau kepada orang2 Kitab. Ketika kau tiba di sana, ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tiada yang layak disembah kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah RasulNya. Dan jika mereka mentaatimu, katakan kepada mereka bahwa Allah memerintahkan mereka melakukan sembahyang 5 kali di waktu siang dan malam. Dan jika mereka mentaatimu untuk melakukan itu, katakan bahwa Allah mewajibkan mereka untuk bayar Zakat yang akan diambil dari orang2 yang mampu diantara mereka untuk diberikan kepada orang2 miskin diantara mereka. Jika mereka mentaatimu untuk melakukan hal itu, maka janganlah mengambil barang2 terbaik milik mereka, dan takutlah akan kutukan orang yang tertindas karena tidak ada sekat antara doanya dan Allah.”

GImana yah kalau ada kitab suci agama lain yg mengandung kata2 ini ? Muslim akan tersinggung nggak ?

Read More

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: