Sejarah Islam

Manusia bijak adalah manusia yang mengetahui & belajar dari sejarah

Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Jawabnya adalah:

SODOMI DIHALALKAN ALLÂH DAN RASULNYA

oleh Amar Khan
28 Dec, 2009

Di Pakistan, para Mullah terkenal sekali doyan melakukan pelecehan dan penyiksaan seksual terhadap anak². Setiap hari kita membaca berita seorang Mullah menyodomi muridnya yang belum tumbuh jenggot. Hal ini sangat biasa di Pakistan. Hampir setiap orang tahu apa yang biasa terjadi di Madrasah. Bahkan salah satu temanku pun hampir saja disodomi oleh uztadnya ketika dia sedang belajar menghafal Qur’an.

Tapi kenapa sih para Mullah ini melakukan hal ini? Apakah hal ini memang diharamkan Islam? Para Muslim balik keras teriak² mengecam sodomi, homoseksualitas, terutama di Eropa dan negara barat lainnya.

Para Mullah ini menyatakan bahwa masturbasi adalah haram. Melihat wanita yang bukan muhrimnya juga haram. Karena tidak punya istri dan tidak boleh masturbasi, maka jalan satu²nya melampiaskan berahi mereka adalah menyodomi murid²nya ajah. Ketika sedang membaca website Syiah, aku menemukan kenyataan bahwa akar sodomisasi di dunia Muslim ternyata terdapat dalam literatur dan sejarah Islam. Ini lhooo contoh² top kasus sodomisasi dari sejarah dan buku² sahih Sunni Islam.

Umar doyan sodomi dan Allah dipaksa untuk menghalalkan praktek sodomi dalam Qur’an. Hal ini jelas tampak dalam tulisan² berikut:
Jami al Tirmidhi, Bab al Tafsir, Volume 2, halaman 382, ‘Ayat Hars’
Fathul Bari, Volume 8 halaman 191 Kitab Tafsir Ayat Hars
Gharab, al Qur’an Volume 3 halaman 249, Ayat Hars
Tafsir al Ibn Kathir, Volume 1, halaman 261
Fayl ai Lawathar, Volume 6, halaman 229
Tafsir Qurtubi, Volume 1, halaman 92, Ayat Hars

Mari kutip secara lengkap tulisan dari Jami al Tirmidhi [Bab al Tafsir, Vol. 2, hal. 382, ‘Ayat Hars’]:
Ibn Abbas narrates that Hadhrath Umar went before Rasulullah (s) and “Master I am destroyed!’. Rasulullah (s) asked ‘what thing has destroyed you?’. Umar replied last night I had anal sex. Rasulullah (s) did not give a reply to Umar, then Allah (swt) sent down this revelation “Your wives are as a tilth unto you; so approach your tilth when or how ye will; the words ‘kabool wa Dhabar’ (the anus is accepted)”
terjemahan:
Ibn Abbas menceritakan bahwa Hadhrath Umar menemui Rasul Allâh dan berkata, ‘Tuan, aku anchoerz!’ Rasul Allâh bertanya, ‘Apa sih yang menghancurkanmu?’ Umar menjawab bahwa kemaren malam dia melakukan sodomi. Rasul Allâh tidak menjawab Umar, maka Allâh menurunkan wahyu “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki (Q 2:223); kata²nya adalah ‘kabool wa Dhabar’ (berarti ngeseks melalui anus adalah halal).”

Sama seperti babehnya (si Umar), Abdullah ibn Umar juga menganggap sodomi itu halal. Contohnya bisa kita lihat di tulisan Sunni Islam berikut:
Tafsir Durre Manthur, Volume 1, halaman 264, Ayat Hars
Tafsir Qasmi, Volume 2, halaman 220, oleh Jamaladeen Qasmi
Tafsir Qurtubi, halaman 92, Ayat Hars

Ini kutipan lengkap dari Tafsir Durre Manthur:
Traditions wherein Abdullah ibn Umar believed sodomy with women are well known and Sahih.
terjemahan:
Kebiasaan di mana Abdullah ibn Umar yakin sodomi dengan wanita biasa dilakukan dan Sahih.

Ulama Madina pun yakin bahwa sodomi adalah halal. Jika tak percaya, maka silakan periksa sumber² Sunni ini:
Fayl al Lawathar, Volume 6, halaman 154, Kitab Nikah, Bab Mut’ah
Tafsir Qasmi, Volume 2, halaman 223, Ayat Hars
Tafsir Ibn Katheer, Volume 1, halaman 262, Ayat Hars
Fathul Bari, Volume 8, halaman 191, Ayat Hars
Tafsir Mazhari, Volume 3, Halaman 19

Berikut adalah kutipan lengkap dari Fayl al Lawathar:
Imam Auzai stated of the Fatwas from Hijaaz that are famous, one fatwa is from the people of Makka is that is that they deem e d Mut’ah with women to be permissible, the other from the people of Madina, that sodomy with women is permissible.
terjemahan:
Imam Auzai menerangkan Fatwa² Hijaaz terkenal, dan salah satu fatwa dari masyarakat mekah menyatakan mereka yakin bahwa Mut’ah dengan wanita adalah halal, dan satu fatwa lain dari masyarakat Medina menyebutkan bahwa sodomi dengan wanita adalah halal.

Ibn Kathir dalam Tafsirnya juga menyatakan:
Pernyataan bahwa sodomi dengan wanita merupakan tindakan halal berasal dari hukum² Medina.

Para sahabat Nabi pun yakin bahwa sodomi itu halal. Mari baca Tafsir Qurtubi, volume 3, halaman 93, Ayat Hars:
Fatwas on the permissibility of sodomy with women Saeed bin Maseeb Nafi, ibn Umar, Muhammad bin Kab, Abdul Malik, Imam Malik, a large group amongst the Sahaba and Tabaeen deemed sodomy to be permissible.
terjemahan:
Fatwa² sodomi dengan wanita adalah halal. Saeed bin Maseeb Nafi, ibn Umar, Muhammad bin Kab, Abdul Malik, Imam Malik, kelompok besar yang terdiri dari para sahabat dan Tabain menganggap sodomi adalah halal.

Imam Sha’afi juga menganggap sodomi halal lhoo! Silakan baca tulisan² Sunni Islam ini:
Tafsir Durre Manthur, Volume 1, halaman 266, Ayat Hars
Tafsir Ruh al Ma’ani, halaman 125, Ayat Hars
Tafsir Ahkam al Qur’an, Volume 1, halaman 265
Tafsir Qasmi, Volume 2, halaman 228, Baqarah Verse 223
Al Mahzoorath halaman 268

Mari kita baca Tafsir Durre Manthur:
On sodomy with women, Imam Sha’afi no Sahih narration’s have reached us from Rasulullah (s) as to whether it is halaal or haraam and logic suggests that this halaal.
terjemahan:
Tentang sodomi dengan wanita, Imam Sha’afi menyatakan tiada hadis sahih yang kami temukan dari Rasul Allâh yang menyatakan hal itu halal atau haram sehingga logikanya menyiratkan hal itu halal.

Imam of Ahl’ul Sunnah Abu Maleeka menasehatkan jika ‘sempit’ maka dibantu pake tongkat ajah! Kalo lo pada gak percaya, maka mari baca Tafsir Durre Manthur Ayat Hars:
Abu Maleeka was asked whether it was permissible to practise sodomy with women. He replied ‘Last night I practised sodomy with my servant, penetration became difficult hence I sought the assistance of a stick.
terjemahan:
Abu Malika ditanyai apakah halal untuk melakukan sodomi dengan wanita. Dia menjawab, ‘Tadi malam aku menyodomi babuku, memasukinya jadi susah sehingga aku cari bantuan dengan menggunakan sebuah tongkat.

Imam Malik yakin sodomi dengan wanita adalah halal. Mari baca sumber² tulisan Sunni ini:
Ahkam al Qur’an, Volume 1, halaman 352, Ayat Hars
Tafsir Gharab al Qur’an, Volume 2, halaman 249, Ayat Hars
Tafsir Durre Manthur, Volume 1, halaman 111, Ayat Hars
Fathul Bari, Volume 8, halaman 190, Kitab Tafsir Ayat Hars

Dikutip langsung dari Ahkam al Qur’an:
Sahil asked Imam Malik ‘is sodomy with women permissible? Imam Malik replied ‘I just did this act and have just washed my sexual organs.
terjemahan:
Sahil bertanya pada Imam Malik apakah menyodomi wanita adalah halal? Imam Malik menjawab, ‘Aku baru saja melakukan hal itu dan baru saja mencuci alat kelaminku.’

Murid Imam Abu Hanifa yang terhormat yakni Ibn Mubarak ternyata adalah HOMOSEKS! Di ‘Muhadarat al-‘udaba’, hal. 199, Chapter 1, “Al hada al Saani” dinyatakan:
Hakim Tabaristan made Abdullah bin Mubarak a Judge, who was addicted to the anus (Homosexual) he asked the Hakim ‘Sir I need some men who can help you” Hakim sai, ‘I was aware of your need before this.’
terjemahan:
Hakim Tabaristan menunjuk Abdullah bin Mubarak sebagai Pemutus Hukuman, dan orang ini ketagihan ngeseks lewat anus (homoseksual). Dia bertanya pada Hakim, ‘Pak, aku butuh beberapa pria yang dapat menolongku.’ Hakim berkata, ‘Aku sudah tahu kebutuhanmu dari dulu.’

Islam Salaf menganggap sholat di belakang Imam homoseks halal. Mari baca Sahih al Bukhari, hal. 96, Kitab Bab ul Salaat, disampaikan oleh Zuhri [Sahih al-Bukhari, hal. 96, cetakan 1375 AH]:
The Imamate of a mukhanath at a time of necessity is Sahih.
terjemahan:
Melakukan sholat dipimpin oleh seorang imam homoseks di saat yang dibutuhkan adalah diperbolehkan.

Catatan: kata Arab Mukhanath” berarti homoseks . Hadis ini dihilangkan dari versi Inggris Bukhari, tapi tetap ada di buku² hadis kuno bahasa Arab, yakni pada cetakan 1375 Hijri.

Jadi kupikir para Mullah yang melakukan sodomi terhadap anak² perempuan dan laki kecil tidaklah salah menurut Islam, karena dia hanya melakukan Sunnah Nabi dan para sahabat saja.
Hal ini juga ditegaskan di buku “KEBENARAN YANG HILANG : SIsi Kelam Praktik Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Kaum Muslim” karangan Farag Fouda Terbitan Dian Rakyat dan Yayasan Paramadina.

Lihat halaman 159 yang mengkisahkan perilaku homoseksual Al-Watsiq (khalifah terakhir Dinasti Abbasiyah awal)
salah satu bukti bahwa semakin kurang memahami al quran semakin baik perilakunya

Warga Pati Tuntut Penyodomi Santri Ditangkapsumber : http://www.liputan6.com/news/?id=171121&c_id=2

Liputan6.com, Pati: Ratusan warga Dukuh Seti berunjuk rasa di Kantor Kepolisian Resor Pati, Jawa Tengah, baru-baru ini. Mereka mendesak polisi cepat bertindak dan menangkap pengasuh pondok pesantren dan pimpinan Yayasan Baitul Hasin, AKN Marzuqi.

Selain warga, sejumlah santri dan alumnus Sekolah Menengah Kejuruan Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang berada di bawah Yayasan Baitul Hasin kecewa dengan perilaku pengasuh pondok pesantren mereka. Menurut mantan siswa SMK Telkom Terpadu, kekerasan fisik dan dugaan sodomi yang dilakukan AKN Marzuqi telah bertahun-tahun dilakukannya. Namun para santri dan siswa SMK Telkom Terpadu tak bernyali untuk melaporkan sepak terjang Marzuqi [baca: Belasan Korban Asusila Minta Jaminan Keamanan].

Sedangkan Wakil Kepala Kepolisian Pati Komisaris Polisi Carto mengatakan, pihaknya menghargai tuntutan warga. Menurut dia, kasus sodomi yang dilakukan pengasuh pesantren dan pimpinan Yayasan Baitul Hasin itu sudah ditangani Markas Besar Polri sehingga penyidik kepolisian setempat tidak lagi menangani kasus tersebut.(ANS/Taufan Yudha)

Guru Ngaji Sodomi 26 Murid TK

Kamis, 10 April 2008 | 03:31 WIB

JAKARTA, KAMIS – Seorang guru ngaji di sebuah taman kanak-kanak (TK) di Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, YK (24), dilaporkan telah menyodomi 26 orang siswa di TK tersebut. Para siswa itu disodomi secara bergiliran.

Perbuatan bejat guru ngaji ini tidak tercium hampir tiga bulan lamanya, setelah akhirnya ada orangtua siswa yang melaporkan peristiwa ini kepada Ny Mia, Ketua Yayasan TK Mu tersebut, Rabu (9/4) siang.

Mendengar laporan dari orangtua korban, Mia terperanjat. Ia tidak menyangka bahwa YK mempunyai kelainan seksual dan tega menyodomi para siswa yang belajar ngaji kepadanya. “Sehari-harinya orang ini berperilaku baik. Sama sekali tidak mencurigakan,” katanya.

Dari laporan itu akhirnya diketahui bahwa sebagian besar siswa lelaki di TK tersebut telah menjadi korban penyimpangan seksual YK. Mereka kemudian beramai-ramai mendatangi Mapolsektro Tambora untuk melaporkan kejadian tersebut. Petugas Polsektro Tambora mengalihkan kasus ini ke Polrestro Jakbar.

Petugas Polrestro Jakbar yang menerima laporan ini meminta para siswa TK yang menjadi korban melakukan visum di rumah sakit. Hasil visum dari RS Sumber Waras didapat fakta bahwa dubur para siswa itu rusak karena kemasukan benda.

Sampai berita ini ditulis, YK masih dalam pengejaran polisi. Menurut Mia, YK melarikan diri dari sekolahnya sejak Senin (7/4). “Waktu itu dia minta izin untuk pulang ke kampung halamannya,” kata Mia.

Aksi bejat yang dilakukan YK ini nyaris tak tercium oleh pihak sekolah. Statusnya sebagai guru ngaji dan perangainya yang mencerminkan orang yang memiliki moral tinggi mampu menutupi perilaku bejatnya selama ini. Dari pengakuan para korban diketahui bahwa perbuatan ini dilakukan sejak tiga bulan lalu.

Sebagian besar para korbannya juga tidak berani melaporkan hal ini karena diancam akan dibunuh. Perlakuan tak senonoh YK ini dilakukan ketika pengajian berlangsung. Siswa yang akan disodomi dipanggil dan diminta meninggalkan ruang kelas.

YK bersama anak yang menjadi sasarannya itu kemudian ke mushola. Di tempat itu lah YK melampiaskan nafsunya. Perbuatan seperti ini terus diulangi hingga nyaris seluruh siswa di sekolah itu pernah diperlakukan tak senonoh olehnya. (Warta Kota/tos)
Target: Guru ngaji sodomi anak muridnya

iga korban ngaku
dipaksa, kemaluannya
juga dioral

MESTONG– Penghuni Yayasan Panti Jompo dan Anak Yatim Piatu Sailun Salimbai di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, digemparkan oleh kasus asusila. Seorang guru mengaji di panti tersebut bernama Yaser Arafat (23), yang juga jadi tenaga honorer di SMP di Kecamatan Mestong tega mencabuli dan mensodomi tiga muridnya yang tinggal di panti tersebut.

Ketiga korban itu masih di bawah umur, berinisial AF (13), GG (13), dan AR (13). Ketiganya adalah murid kelas 1 di salah satu SMP di Kecamatan Mestong.

Informasi yang diperoleh Jambi Independent, aksi amoral tersebut dilakukan Yaser sejak Desember 2005.
Namun baru terungkap Senin (6/2) malam kemarin, setelah salah satu orang tua korban melapor ke Polsek Mestong. Mendapat laporan itu, pagi kemarin (7/2), sekitar pukul 07.30 WIB, Yaser langsung diciduk anggota Reskrim Polsek Mestong.

Dia dijemput anggota di SMP, tempatnya bekerja sebagai honorer di bagian TU. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini warga Desa Tanjung Pauh Kilometer 32 Kecamatan Mestong itu meringkuk dalam tahanan Polsek Mestong.

‘’Kejadian ini terungkap setelah orang tua GG, salah satu korban melapor ke kita. Selanjutnya kita langsung mengejar pelaku ke rumahnya di Desa Tanjung Pauh, namun dia tidak ada. Baru pagi kemarin anggota menciduknya di sekolah tempat dia bekerja,” kata Kapolres Muarojambi AKBP Sarono didampingi Kapolsek Mestong Iptu Endang Kusnandar.

Menurut kapolres, dalam pemeriksaan tersangka sudah mengakui perbuatannya. Dan dari hasil pemeriksaan itu terungkap bahwa dua dari tiga korban, yaitu AP dan GG sudah positif disodomi tersangka. Sementara satu lagi yaitu AR hanya dioral.

‘’Jadi, selain menyodomi, tersangka juga mengoral kemaluan korbannya dan dicium-ciumi. Menurut keterangan korban perbuatan ini sudah sering kali dilakukan tersangka. Masing-masing mereka dioral sekitar 10 kali,” jelas kapolres.

Menurut pengakuan GG, perbuatan tak senonoh itu sering dilakukan tersangka pada malam hari, ketika mereka sedang tidur. Kata GG, ia sempat disodomi tersangka satu kali ketika sedang tidur satu kamar dengan tersangka.

Malam itu mereka berbincang-bincang, tiba-tiba pelaku langsung berusaha membuka celananya. Ia berusaha berontak, tetapi tangannya dijegal tersangka.

‘’Kemudian dimasukkannyo ‘anunya’ ke ‘anu’ aku. Rasonya sakit. Aku sudah berontak, tapi tangan aku dipegangnyo kuat-kuat,” ungkap GG.

Setelah kejadian itu, menurut GG, tersangka juga sering mengoral burungnya. Kalau disodomi satu kali, tapi kalau diemut sering, sekitar 10 kali lah,” jelas bocah lugu ini.

Sama dengan GG, korban lainnya, AP, juga mengaku sempat disodomi tersangka. Namun menurut dia, sebelum (maaf) kemaluan tersangka masuk ke anunya, dia cepat bangun dan lari.

‘’Belum sempat masuk semuanyo, aku langsung berontak dan lari dari dia,” kata AP. Menurut dia, setiap mau dicabuli mereka sudah berusaha menolak. Tapi tersangka selalu memaksa.

Selain disodomi, menurut AP, dia juga dioral sebanyak lima kali. ‘’Kayak mano mau melawan, kalau berontak dikit, tangan kami dipegangnyo kuat-kuat,” ungkap AP lagi. Bahkan kata bocah ini, dia sudah pernah memberi tahu kelakuan Yaser tersebut kepada ibu panti, Ny Marpuah.

Dan menurut dia, ibu panti juga sudah tahu dengan kelakuan buruk Yaser tersebut. Cara yang sama juga dilakukan terhadap Yaser terhadap AR. Bahkan dia sempat dibawa tersangka ke Pekanbaru dengan alasan mau bertemu dengan orang tua korban.

Tetapi bocah imut-imut ini masih beruntung, tersangka tidak sempat menyodok anusnya seperti dua rekannya.(nta/sal)
Guru Ngaji Sodomi 3 Muridnya

Desember 9, 2008

MEDAN, MANDIRI

Tiga bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) masing-masing Ik (8), Rk (8) dan Su (8) warga Jalan Pancasila, Tembung, didampingi orang tua masing-masing mendatangi Mapolsekta Percut Sei Tuan untuk membuat pengaduan, Selasa (9/12).

Pasalnya, ketiga bocah ini menjadi korban sodomi yang dilakukan guru ngaji mereka sendiri berinisial B (30) penduduk Binjai yang menyewa rumah di Jalan Pancasila, Tembung.

Informasi yang dihimpun wartawan, korban sodomi diduga bukan hanya tiga orang melainkan mencapai 26 orang. Namun yang membuat pengaduan baru tiga orang, sedangkan pelaku masih diburu petugas.

Modus operandi pelaku, yakni berpura-pura mengajari para korban mengaji di rumah pelaku. Kemudian B yang dikenal masyarakat sekitar sebagai orang yang saleh, mengajak para korbannya untuk tidur-tidur di rumahnya.

Setelah bocah-bocah yang masih duduk di bangku SD dekat dengan pelaku dan para orang tua bocah tidak curiga, pelaku yang berkedok sebagai guru ngaji itu pun mulai beraksi. Di saat korban tidur di rumahnya, maka secara perlahan-lahan guru ngaji cabul itu membuka celana korban kemudian menyodominya.

Bila korbannya berontak, maka pelaku akan memberi imbalan uang sebesar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu. Namun setelah menyodomi korban, pelaku selalu mengancam para korban untuk tidak melaporkan perbuatannya kepada siapa pun termasuk kepada orang tua korban. Bila korban nekad melapor, pelaku mengancam tidak akan mengajari korban mengaji.

Lama kelamaan, Ik, Rk dan Su takut melihat pelaku karena takut disodomi lagi sehingga tidak mau mengaji. Kemudian mereka bercerita kepada orang tuanya dan akhirnya diteruskan membuat pengaduan ke Mapolsekta Percut Sei Tuan.

Kanit Reskrim Polsekta Percut Sei Tuan Iptu S Sembiring saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kasus guru ngaji mencabuli muridnya.

Diterangkan Sembiring, pelakunya sampai sekarang masih dalam pencarian. Disinggung tentang jumlah korban yang membuat pengaduan, Kanit Reskrim mengatakan baru tiga orang. [jam]
Guru Ngaji Sodomi Muridnya

indosiar.com, Bali – Seorang guru mengaji di Bali Selasa (18/10/05) kemarin, diamankan polisi karena nekad menyodomi murid ngajinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Slamet Riyadi, hanya bisa pasrah saat digelandang ke Mapolsek Denpasar Barat, Bali karena nekad menyodomi Riski (7), yang tidak lain muridnya ngaji sendiri. Ulah bejat tersangka bermula saat korban hendak belajar ngaji bersama dua temannya di rumah kontrakan tersangka. Tersangka mengiming-imingi korban akan diberi hadiah. Begitu korban lengah, tersangka langsung membaringkan korban dalam posisi tengkurap setelah mulut korban diplester dan kedua tangannya diikat.

Kepada petugas tersangka mengaku nekad melakukan hal itu karena tidak kuasa menahan nafsu birahinya setelah 2 tahun ditinggal cerai.(Masuddin/Sup)
Guru Ngaji Sodomi 27 Anak

Senin, 18 Agustus 2008
RANTAU, TRIBUN – Seorang guru mengaji, Abu Bakar (34), warga Jl Gerilya RT 5 RW 2, Desa Mandarahan, Tapin Utara, Tapin, Kalsel, dibekuk jajaran Reskrim Polres Tapin. Dalam pemeriksaan polisi, Abu Bakar mengaku telah menyodomi sebanyak 27 orang anak.

Perbuatan lelaki yang juga dikenal sebagai wakar (penjaga malam) itu, terbongkar setelah seorang anak, Fa (12) yang jadi korban penyimpangan seksualnya mengadu kepada orangtuanya.

Tidak terima anaknya jadi korban sodomi, orangtua Fa langsung melaporkan kejadian itu Reskrim Polres Tapin, Sabtu (16/8) malam. Hanya beberapa jam setelah menerima laporan, jajaran reskrim berhasil menangkap dan menjebloskan Abu Bakar ke tahanan, Minggu (17/8) dinihari.

Menurut Kapolres Tapin Kapolres Tapin AKBP Drs Drs Akhmad Saury, melalui Kasatreskrim Tapin AKP Ade Wira SIK, via telepon, Minggu (17/8) malam, Abu Bakar ditangkap atas laporan satu keluarga korban.

“Dari pemeriksaan, ternyata ada beberapa orang yang (maaf) juga disodomi pelaku,” kata Akhmad Saury seraya mengatakan Abu Bakar juga berprofesi sebagai guru mengaji.

Ketika pemeriksaan dikembangkan ternyata ada korban lainnya selain pelapor, yakni sebanyak tujuh orang, antara lain Rj (18), Fa (12), Dr, Um, Kr, Jh dan Fj. “Kesemuanya dikenal tersangka. Sebagian murid Abu Bakar,” ujar Saury.

Setelah dilakukan pendalaman pemeriksaan, Minggu (17/8) malam, tersangka mengakui jumlah korban aksi sodomi yang ternyata telah dilakukannya sejak tahun 2003 lalu, sebanyak 27 orang.

“Abu Bakar mengaku, seingatnya jumlah anak yang telah disodominya sebanyak 27 orang. Itu pengakuannya. Jumlah korban bisa saja lebih dari itu,” kata AKP Ade Wira SIK, sembari mengatakan pihaknya terus mengembangkan pemeriksaan terhadap kasus ini.

Diimingi Barang

Menurut Ade dari hasil pemeriksaan visum, memang korban pelapor disodomi oleh pelaku. Meski tak merinci secara pasti di mana para korban digarap, Abu Bakar menyebut lokasi di sekitar sekolah SMPN 1, di belakang rumahnya dan tempat lainnya.

“Awalnya katanya hanya ada satu korban. Namun setelah kita kembangkan ternyata ada korban lainnya. Seperti Dr, Um, Jh, Kr dan Fj, hingga Abu Bakar sendiri mengatakan korbannya 27 orang,” ungkap Ade.

Dikatakan Ade para korban tidak diancam korban. Namun, para korban diiming-imingi barang dan lainnya oleh korban sebelum disodomi.

“Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ada ancaman. Ada yang diberi kaos bola, pisau dan lainnya,” ujar Kasat muda ini seraya mengatakan beberapa korban belum mintai keterangan.

Untuk Abu Bakar, polisi akan menjerat dengan pasal 292 KUHP serta Pasal 82 UU RI No23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (BanjarmasinPost/dwi)
Korban Sodomi oleh Guru Ngaji Trauma Lihat Pria
Thursday, April 10, 2008

Assalamu’alaikum wr.wb.,

Sedih sekali baca berita ini. Mungkin si pelaku ingin bersaing dengan pastor gereja Katolik yang sudah berkali-kali ditangkap karena melakukan sodomi terhadap anak yang seharusnya dilindungi dan dibimbing dalam agama.

Juga sangat disayangkan sikap anak-anak yang lain di lingkungan si korban. Anak yang sudah menjadi korban diejek oleh mereka dan menjadi korban lagi.

Bagaimana anak kecil bisa bersikap begitu kejam terhadap tentangga dan teman sekolahnya yang tidak bersalah? Di mana orang tuanya yang seharusnya mengajarkan mereka untuk merasa kasihan pada si korban? Apa perlu ajaran khusus di sekolah sehingga anak2 sekolah bisa merasa “kasih-sayang” di dalam hatinya?

Masa korban diejek anak2 yang lain?

Bagaimana masa depan bangsa ini kalau warga negara sudah menjadi kejam dan tidak punya rasa sayang di dalam hatinya pada umur 10 tahun?

Wassalamu’alaikum wr.wb.,

Gene
===========================================
10/04/2008 14:33 WIB

Korban Sodomi oleh Guru Ngaji Trauma Lihat Pria
Andi Saputra – detikcom

Jakarta – Trauma psikis telah dialami Farhan, salah satu siswa SD Perniagaan Tambora, Jakarta Barat, yang menjadi korban sodomi oleh guru ngajinya, Yusuf (24). Farhan yang kini duduk dibangku kelas 2, mengalami trauma berat. Menurut penuturan orangtua Farhan, Aisyah, Farhan tidak mau lagi menemui laki-laki.

“Farhan sering mengurung diri di rumah dan hanya mau keluar saat sekolah. Karena teman-temannya sering ngejek-ngejek,” tutur Aisyah di Polres Jakarta Barat, Jl S Parman, Jakarta Barat, Kamis (10/3/2008).

Aisyah berharap, Yusuf dihukum seberat-beratnya, “Saya ingin pelaku dihukum seberat-beratnya karena pelaku sudah kejam ke anak saya.”

Sementara, saat ini polisi tengah melakukan visum pada 10 korban. Sedangkan korban lainnya, telah divisum pada Rabu 9 April 2008 malam. Keseluruhan korban divisum di RSCM. ( ptr / ana )

==================================
Guru Ngaji Sodomi 26 Anak Diancam 15 Tahun Penjara
Andi Saputra – detikcom
10/04/2008 15:24 WIB

Jakarta – Yusuf alias Ucup alias Cucup Kurniawan (24), tersangka sodomi pada 26 siswa ngajinya hukuman penjara 15 tahun penjara.

“Yusuf terancam pasal 82 UU No 23/2002 tentang UU Perlindungan Anak jo pasal 292 KUHP, dengan ancaman penjara 15 tahun,” kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Iza Fadri, di Mapolres Jakarta Barat, Jl S Parman No 31, Jakarta Barat, Kamis (10/3/2008).

Yusuf ditangkap di kampung halamannya, Wanaraja, Garut, Jawa Barat. “Saat ditangkap, Yusuf tidak melakukan perlawanan sedikit pun,” ujar dia.

Iza menambahkan, pihaknya telah mendapatkan 17 laporan dari korban sodomi yang dilakukan oleh Yusuf. Mereka adalah FA, UD, AN, IR, AG, AS, UM, MA, PE, RI, IR, OK, BO, FI, RU, RA, RY. Rata-rata korban berusia 5 tahun hingga 15 tahun.

“Jumlah ini akan bertambah karena pelaku melakukan sodomi dari 2004 hingga sekarang,” pungkasnya. ( ptr / nrl )

Sumber: Detik.com
Guru Ngaji Jadi Buronan Kasus Sodomi

Selasa, 09 Desember 2008 | 19:35 WIB

TEMPO Interaktif, Medan: Kepolisian Sektor Kota Percut Sei Tuan menetapkan pria yang berprofesi sebagai guru ngaji sebagai buronan. Bu, 26 tahun, sejak Selasa (9/12) siang, dicari penyidik kepolisian hingga ke rumah orang tuanya di Kota Binjai, Sumatera Utara.

Kepala Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan, Ajun Komisaris Polisi Edi Bona Sinaga mengatakan, Bu diduga melakukan penyimpangan seks terhadap empat murid ngajinya yang berumur, 9 tahun hingga 13 tahun. “Perbuatan itu terjadi sejak Februari hingga menjelang Idul Adha kemarin. Korban mungkin bisa lebih karena muridnya ada 26 orang,” kata Edi.

Terungkapnya perbuatan Bu atas pengakuan para korbannya. “Tadi tiga korban didampingi orang tua mereka sudah membuat laporan pengaduan. Kita masih lakukan pemeriksaan berita acara, dan akan melakukan visum kepada para korban,” jelas Edi.

Menindak lanjuti laporan korban, sejumlah petugas polisi memburu Bu. “Kita sudah cari Bu hingga ke rumah orang tuanya. Tapi dia sudah tidak ada,” kata Edi.

Para korban mengaku disodomi secara terpisah. Modusnya, kata Edi, Bu berdalih memberikan ilmu kebal kepada korban. “Itu dilakukan di rumah kontrakannya, dan di samping rumah warga di Gang Pancasila, Dusun 9, Kecamatan Percut Sei Tuan,” aku Edi.

Selain berdalih menurunkan ilmu kekebalan, Bu juga berpura-pura kesurupan dan meminta salah satu muridnya untuk masuk ke kamar dan membuka seluruh pakaian. “(Saat kesurupan) muridnya memanggilnya kakek,” jelas Edi.

Soetana Monang Hasibuan
Guru Ngaji Ditangkap, Sodomi 11 Santrinya

indosiar.com, Bandung – Seorang guru ngaji harus menjadi contoh tapi apa yang dilakukan seorang guru ngaji di Cimahi, Jawa Barat bukannya memberikan contoh baik. Guru ngaji bernama Opik Sofyan, justru tega mencabuli 11 orang anak didiknya dengan cara sodomi.

Opik Sofyan seorang guru ngaji, sebuah TPA didaerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat harus berurusan dengan polisi. Tersangka ditangkap Satuan Reserse Kriminal Sat Reskrim Polres Cimahi setelah dilaporkan telah mencabuli didiknya yang selama ini diajar dan dibimbing tersangka.

Tidak tanggung – tanggung korban telah dicabuli tersangka dengan cara di sodomi berjumlah 11 orang, bahkan korban yang rata – rata laki – laki itu di sodomi setelah lebih dari satu kali. Tersangka mengakui kesebelas korban di sodomi setelah diajak kerumahnya lalu diiming – imingi akan diberi ikan hias peliharaannya.

Tersangka juga mengaku memiliki perilaku seks menyimpang, yakni menyukai sesama jenis. Kasus sodomi ini terungkap berkat pengakuan salah seorang korban yang mengadukan perbuatan tersangka kepada orangtuanya. Bahkan sebelum akhirnya diamankan polisi, tersangka sempat menjadi bulan – bulanan warga.

Perbuatan tersangka berlangsung selama bulan Juli. Selama itu perbuatannya tidak diketahui karena korban ketakutan setelah diancam akan dikeluarkan serta tidak diberi ikan jika mengadu kepada orangtuanya. (Cecep Hendar/Dv).
Anak usia 10 tahun di sodomi, uztad di Delhi ditangkap

New Delhi: Seorang uztad berusia 21 tahun pada sebuah madrasah ditangkap pada hari Jum’at karena menurut dugaan telah melakukan sodomi terhadap seorang anak berusia 10 tahun di ibukota Negara tersebut, polisi mengatakan.

Mohammad Shehzad, yang telah bergabung dengan madrasah Kali Masjid di Hazrat Nizamuddin dua minggu yang lalu, ditangkap karena telah mensodomi salah satu dari para pelajar pada hari Selasa malam.

Shehzad telah dimasukan ke dalam penjara, polisi megatakan.

Polisi mengatakan sang anak laki2 tersebut akhirnya dapat mengumpulkan keberanian untuk memberitahu ibunya mengenai peristiwa tersebut pada hari Kamis.

Ibu sang anak bersama2 dengan beberapa orang setempat kemudian pergi ke madrasah tersebut dan melabrak sang uztad.
Ayah sang anak meninggal beberapa waktu yang lalu dan sejak itu dia tinggal bersama ibunya.
Imam Perkosa Anak Laki
May 18, 2009

Image
Sang Imam Yasser Mohamed Shahade yang tak dapat menahan nafsu berahi.

Polisi Tampa, Florida, menangkap seorang Imam dan menuduhnya telah melakukan pemerkosaan terhadap anak laki usia 13 tahun yang berada di mesjid Tampa untuk sholat subuh.
Polisi berkata anak laki itu menginap di mesjid semalam di hari Sabtu untuk melakukan sholat subuh. Sekitar jam 6 pagi, polisi berkata dia diperkosa sang imam yang tinggal di mesjid di jalan 1307 West North B Street.
Yasser Mohamed Shahade, 35 tahun, ditangkap dan ditahan di Penjara Orient Road dengan tuduhan melakukan pemaksaan seksual terhadap anak laki tersebut. Catatan penjara menulis bahwa pekerjaannya adalah pengkhotbah Islam. Polisi mengatakan sang Imam berasal dari Mesir dan telah tinggal di mesjid itu selama 2 bulan terakhir.

rainy wrote:Hal ini juga ditegaskan di buku “KEBENARAN YANG HILANG : SIsi Kelam Praktik Politik dan Kekuasaan dalam Sejarah Kaum Muslim” karangan Farag Fouda Terbitan Dian Rakyat dan Yayasan Paramadina.Lihat halaman 159 yang mengkisahkan perilaku homoseksual Al-Watsiq (khalifah terakhir Dinasti Abbasiyah awal)

Tolong jabarkan disini donk !
Gak heran FFI kualitasnya menurun krn RCnya pun berisi artikel sampah doanggg…!

SODOMI DIHALALKAN ALLÂH DAN RASULNYA

HEII! MANAAA HADITSnyaaaaa!!

nih gw kasih hadits,
“Terlaknatlah orang yang mendatangi isteri dari duburnya (melakukan anal seks) (HR Ahmad)”

Ibn `Abbas (may Allah be pleased with him) narrated: “The Messenger of Allah (peace and blessings be upon him) said: “Allah will not look at a man who has anal sex with his wife.” (Reported by Ibn Abi Shaybah, 3/529, and At-Tirmidhi classified it as an authentic hadith, 1165)

hayoo.. ADMIN di UPDATE RCnyaa..

tafsir ayatnya pun GAK BERANI ngutip dari Ibn Kathir, cih..!
http://www.qtafsir.com/index.php?option … w&id=189#1
Allah said:

﴿نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ﴾

(Your wives are a tilth for you,)

Ibn `Abbas commented, “Meaning the place of pregnancy.” ﴿Allah then said:﴾

﴿فَأْتُواْ حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ﴾

(…so go to your tilth, when or how you will,) meaning, wherever you wish from the front or from behind, as long as sex takes place in one valve (the female sexual organ), as the authentic Hadiths have indicated.

For instance, Al-Bukhari recorded that Ibn Al-Munkadir said that he heard Jabir say that the Jews used to claim that if one has sex with his wife from behind (in the vagina) the offspring would become cross-eyed. Then, this Ayah was revealed:

﴿نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُواْ حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ﴾

(Your wives are a tilth for you, so go to your tilth, when or how you will,)
Muslim and Abu Dawud also reported this Hadith.

Ibn Abu Hatim said that Muhammad bin Al-Munkadir narrated that Jabir bin `Abdullah told him that the Jews claimed to the Muslims that if one has sex with their wife from behind (in the vagina) their offspring will become cross-eyed. Allah revealed afterwards:

﴿نِسَآؤُكُمْ حَرْثٌ لَّكُمْ فَأْتُواْ حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ﴾

(Your wives are a tilth for you, so go to your tilth, when or how you will,)

tempat bercocok tanam adalah Ms.V! krn hanya disinilah manusia bisa punya anak.

Admin, tolong RC dibersihin dari artikel2 SAMPAH donk!!
oii.. kafir! yg kritis donk! Masak klo artikel dari adadeh langsung pada manggut2 kyak kerbau dicocok hidungnya..!

gaston31 wrote:HEII! MANAAA HADITSnyaaaaa!!

Baca yang bener tuh daftar hadisnya di atas:
Jami al Tirmidhi, Bab al Tafsir, Volume 2, halaman 382, ‘Ayat Hars’ → Jami a-Tirmidhi (Arabic: جامع الترمذي‎), popularly Sunan al-Tirmidhi (Arabic: سُـنَن الترمذي‎) is one of the Sunni Six major Hadith collections collected by al-Tirmidhi.

Image

Mari kutip secara lengkap tulisan dari Jami al Tirmidhi [Bab al Tafsir, Vol. 2, hal. 382, ‘Ayat Hars’]:
Ibn Abbas narrates that Hadhrath Umar went before Rasulullah (s) and “Master I am destroyed!’. Rasulullah (s) asked ‘what thing has destroyed you?’. Umar replied last night I had anal sex. Rasulullah (s) did not give a reply to Umar, then Allah (swt) sent down this revelation “Your wives are as a tilth unto you; so approach your tilth when or how ye will; the words ‘kabool wa Dhabar’ (the anus is accepted)”
terjemahan:
Ibn Abbas menceritakan bahwa Hadhrath Umar menemui Rasul Allâh dan berkata, ‘Tuan, aku anchoerz!’ Rasul Allâh bertanya, ‘Apa sih yang menghancurkanmu?’ Umar menjawab bahwa kemaren malam dia melakukan sodomi. Rasul Allâh tidak menjawab Umar, maka Allâh menurunkan wahyu “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki (Q 2:223); kata²nya adalah ‘kabool wa Dhabar’ (berarti ngeseks melalui anus adalah halal).”
hayoo.. ADMIN di UPDATE RCnyaa..

Gaston wrote:tafsir ayatnya pun GAK BERANI ngutip dari Ibn Kathir, cih..!
http://www.qtafsir.com/index.php?option … w&id=189#1
Allah said:

Memang begitulah ajaran Islam: Penuh kontradiksi. Ini tambahan keterangan dari Al-Tabari tentang sodomi dalam Qur’an, Sura 2, ayat 23:

Image
Terjemahan kotak nomer 1:
… Ibn ‘Awn melaporkan dari Nafi’ (maulah Persia ‘Abd Allâh b. ‘Umar dan sumber yang sangat dapat dipercaya) yang mengatakan: Ibn ‘Umar terbiasa diam ketika Qur’an dilafalkan.
Suatu hari aku melafalkan di hadapan ‘Umar: Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki,”
dan dia berkata: “Apakah kau tahu latar belakang kejadian ayat ini?”
Aku menjawab, “Tidak.”
Dia berkata, “Ayat ini diwahyukan berhubungan dengan ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka.”

Terjemahan kotak nomer 2:
Tabari, 2:535 (3464), di mana versi lain menyatakan Nafi “memegang kumpulan Qur’an bagi Ibn ‘Umar, dan Umar sampai pada ayat, ‘Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam…,’ dan berkata “Hal ini berhubungan dengan ngeseks melalui dubur dengan wanita.”
Sama dengan keterangan di atas, Zayd b. Aslam melaporkan bahwa Ibn ‘Umar berkata, “Seorang pria melakukan sodomi dengan istrinya, setelah itu dia merasa bersalah. Maka Allâh mewahyukan: ‘Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam…’ (Tabari, 2:536-7 [3470]).

Image
Terjemahan kotak nomer 3:
Dari ‘Abd al-Rahmân b. Sâbit yang berkata: Aku berkata pada Hafsa (putri ‘Abd al-Rahmân b. Abi Bakr): “Aku berharap untuk bertanya padamu tentang sesuatu, tapi aku malu menanyakannya.”
Hafsa menjawab: “Silakan tanya apa saja, putraku!”
Dia bertanya: “Well, aku ingin bertanya padamu tentang ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka.”
Hafsa menjawab: Umm Salama menjelaskan padaku: “Aku bertanya pada Rasul Allâh mengenai hal itu, dan dia melafalkan: “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.” (Tabari, 2:535 (3468))

Terjemahan kotak nomer 4:
‘Atâ b. Yasâr berkata: Seorang pria menyodomi istrinya sewaktu Rasul Allâh masih hidup, dan orang² mencelanya karena itu dan berkata, “Jejali dubur istri!” Tapi Allâh mewahyukan: “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.” (Tabari, 2:538-9 (3476))
Ustad Usia 21 Tahun Ditangkap Karena Tuduhan Melakukan Sodomi
TNN 2 May 2009, 04:22am IST

NEW DELHI: Seorang ustad berusia 21 tahun ditangkap karena tuduhan melakukan sex tak wajar sodomi di madrasah tempat dia mengajar di Hazrat Nizamuddin pada hari Kamis malam. Tertuduh yang bernama Shehzad mulai mengajar anak² madrasah di Mesjid Kali di Nizamuddin pada tanggal 16 Maret tahun ini. Dia berasal dari Saharanpore in UP.
Menurut pihak polisi, terdapat 40 anak² Muslim yang belajar di madrasah tersebut. Sekitar 15 hari yang lalu, seorang anak usia 10 tahun, murid kelas 4 di sekolah negeri, bergabung di madrasah itu setelah sekolah usai untuk ikut pengajaran Qur’an. “Anak laki ini adalah murid Shehzad dan tinggal di madrasah. Di malam tanggal 27 dan 28 April, Shehzad membius anak itu dan membawanya ke teras madrasah di mana dia melakukan sodomi dua kali terhadap anak tersebut. Di tanggal 29 April, anak itu memanggil ibunya dan memberitahu apa yang telah terjadi. Sang ibu lalu datang di hari Kamis, dan melaporkan hal ini pada kami,” kata pejabat polisi di kantor polisi Nizamuddin.
Pemeriksaan medis membetulkan bahwa anak laki itu telah disodomi.
Muslim Maroko Murtad Gara² Akan Disodomi Muslim Indonesia:

Sodomi dan Islam
Editor: Steve Van Nattan
Tanggal: 15 Juni, 2000, hari Kamis
Dari: Christian
Untuk: Steve Van Nattan
Perihal:

Wahai Steve,

Ketika sedang menyiapkan bahan ajaran tentang Muhammad dan membaca ulasanmu akan dia, aku menemukan dua kalimat berikut dan aku ingin memberitahumu keterangan tambahan yang lebih jelas:

1) John Gunther di bukunya yang berjudul “Inside Africa” menjabarkan bagaimana Berber Maroko membenci orang² Arab, meskipun kedua golongan adalah Muslim. Alasannya adalah karena Muslim Berber itu sangat amat heteroseksual, dan Gunther menerangkan bahwa para Muslim Arab sangat amat suka melakukan sodomi.

Komentar dariku:
Aku adalah orang Maroko dan aku dulu hidup di Maroko sampai separuh usiaku dan telah berkelana ke berbagai penjuru Maroko. Masyarakat Berber (terutama yang berasal dari Selatan, yakni Souss) juga suka melakukan sodomi. Sebenarnya mereka malah suka sodomi lebih daripada orang² Arab. Di manapun kau pergi ke toko² perbelanjaan yang dimiliki seorang Maroko Selatan (Soussi), maka 90-99% di toko² itu akan kau jumpai seorang anak laki yang bekerja sebagai pembantu di siang hari dan jadi boneka sex pemilik toko di malam hari. Setiap orang Maroko juga sudah tahu akan hal ini. Masyarakat Marrakekh dijuga dikenal semua orang Maroko sebagai pelaku sodomi. Masyarakat Marrakekh ini campuran 50% Arab, 50% Berber. Daerah doyan sodomi lain yang terkenal adalah Essawira, terutama kota yang bernama “Labr’at L’enshan” (artinya adalah pasar ular hari Rabu). Sudah jadi pengetahuan umum bahwa di daerah ini para pria saat tidur bersama istri², mereka akan meminta istri² memakai topi pria dan lalu disodomi.

2) Alasannya sudah jelas – sodomi sangat disukai banyak para pria Muslim Arab, dan keterangan ini umum diketahui siapapun yang kenal betul dengan kehidupan masyarakat Timur Tengah. Aku kenal beberapa Arab murtad yang lalu memeluk Kristen yang memperingatkan tentang hal ini begitu aku memberitahu mereka aku ingin bergaul dengan masyarakat Arab. Mereka khawatir tentang putra²ku. Di Saudi Arabia, pria² padang pasir Baduy tidak melakukan sodomi, sedangkan pria² Arab di kota² besar Hadhramaut, Riyadh, dan kota² utara, Mecca and Jiddah sangat suka menyodomi anak² laki.

Komentar dariku:
Diantara masyarakat Arab, pria² Arab di Jazirah Arabia merupakan pelaku sodomi yang paling berat. Mereka tidak hanya melakukan sodomi, tapi mereka pun disodomi pula. Tidak hanya pria Muslim Arab saja yang doyan sodomi, tapi pria² Muslim lainnya juga, seperti misalnya Muslim Malaysia dan Indonesia. Seorang Maroko yang kukenal mengisahkan padaku tentang temannya orang Aljeria yang difitnah mencuri dan dipenjara selama bertahun-tahun karena dia tidak mau menyenangkan hati Imam mesjid disodomi di WC mesjid. Imam ini mengikuti dia ke WC, menyentuh penisnya dan ingin menyodominya. Setelah temannya menolak disodomi, imam ini memfitnahnya mencuri sehingga temannya dimasukkan penjara. Aku juga telah mendengar kisah lain bahwa Muslim diraba-raba penisnya oleh Muslim lain di mesjid sewaktu sholat.

Satu dari alasan² yang membuatku muak akan Islam dan meninggalkan mesjid dan mulai tertarik datang ke gereja adalah karena seorang Muslim Indonesia ingin melakukan sodomi atasku di mesjid. Aku segera menolaknya di depan orang banyak. Apa yang terjadi keesokan harinya? Sang Imam membawaku ke polisi dan menuduhku mencuri hartanya di mesjid. Dia membawaku ke kantor polisi dan ketika polisi tidak menemukan bukti apapun, mereka memintaku menandatangani persetujuan di atas kertas dan berjanji agar aku tidak lagi datang ke mesjid itu. Sejak hari itu aku tidak pernah lagi datang ke mesjid. Jika aku menceritakan hal ini pada Muslim lain, mereka menghina dan mengejekku. Tapi itulah saat Tuhan mulai membuka mataku dan membimbingku mencari kebenaran.

— seterusnya baca sendiri —
Madrasah: Tempat Kembangbiak Jihadis dan Virus HIV – AIDS
oleh: Salah Uddin Shoaib Choudhury
Senin, 30 Mar 2009

Image


Although people are always putting focus on Madrassas involvement in breeding Jihadists, they are yet to investigate the inside stories in Madrassas, where male and female students are sexually abused by the clergies on a regular basis. Sodomy is a growing phenomenon in the Madrassas, and according to various reports, silent spread of HIV and Aids is gradually putting a huge blanket on the large number of students and teachers coming of such institutions.

terjemahan:
Meskipun orang² selalu menghubungkan Madrasah sebagai tempat pembibitan jihadis, ada hal lain yang juga perlu diamati dalam dunia Madrasah, di mana murid² laki dan perempuan diperkosa oleh para ustad terus-menerus. Sodomi merupakan fenomena yang semakin merebak di madrasah², dan menurut berbagai laporan, penyakit HIV dan AIDS secara bertahap menyebar bagaikan selimut raksasa yang menyelubungi sejumlah besar murid² dan ustad² di madrasah².
Mari Periksa TK Madrasah (Sodomi atas bocah² Muslim di Madrasah):

Image
Memuakkan. :vom:

Kasus Sodomi 1:
[India]: Shaheeruddin, chief of the Bodh Gaya-based residential Madrassa was sent to jail on July 25, 2008 on charges of sodomy.

The madrassa chief was arrested late on Thursday evening on the complaint of a 13-year-old madrassa inmate who said that Shaheeruddin had been sodomizing him for about six weeks against his wishes.

Irfan [name changed], the victim, a resident of Malmal village of Madhubani district, along with his guardian, met senior police officials at the Janata Durbar on Thursday to register complaint against the Madrassa chief.

According to the Bodh Gaya DSP Rajvansh Singh, on the instruction of senior police officials, the victim was examined by Dr. Sartaj Khan at the Anugrah Narain Magadh Medical College and Hospital.

During the medical examination, the doctor found signs of sodomy on the victim’s body. The victim told police officials that though Shaheeruddin had been sodomizing him for the last several weeks, the last time it was done was on July 20, 2008.

After initial hesitation, the victim revealed his trauma to one of his Madrassa mates and then went back home to narrate the story to his family elders, who in turn complained to the police.

The Bodh Gaya DSP said that after medical confirmation of the sodomy charge, the police picked up the Madrassa chief. A case under Section 377 has been instituted against the Madrassa chief.

Section 377 says “Whoever voluntarily has carnal intercourse against the order of nature with any man, woman or animal shall be punished with imprisonment with life, or with imprisonment of either description for a term which may extend to 10 years, and shall also be liable to fine.”
The news of the Madrassa chief’s arrest was received in Bodh Gaya with shocked disbelief, as Shaheeruddin is considered to be an influential person in the area.

The Madrassa, housing hundreds of poor children from different parts of the state, is run on charity and Shaheeruddin is regarded as the main resource mobilizer for the Madrassa where the inmates are supposed to receive religious education with an emphasis on pious conduct.

Hundreds of supporters of the Madrassa chief laid a siege around the Bodh Gaya police station demanding immediate release of the accused. The Madrassa chief’s supporters said the charges were cooked up by the Madrassa boy who, according one of the supporters of the Madrassa chief was earlier awarded corporal punishment by the institution head.

Kasus Sodomi 2:
[Brunei]: Hearing of a sodomy case facing a Madrassa teacher who is alleged to have sodomized five of his students between the age of eight and 10 starts on March 25 at the Kisutu Resident Magistrate’s Court in Dar es Salaam.

The accused, Mohamed Hatimu (28), is appearing before Resident Magistrate Hadija Msongo.

Prosecutor Nassoro Sewaya told the court On February 1, 2008 that investigation into the case had been completed and asked the court to set a hearing date. Sewaya said he would call 16 witnesses to testify.

Hatimu is alleged to have committed the offence between April and June 2007 at Mwanayamala in the city. The accused is out on bail.

Kasus Sodomi 3:
[Pakistan]: When, on the morning of 21 February 2007, a bearded man walked up to a woman and asked ‘Why aren’t you wearing proper Islamic dress?’ he was not looking for an answer. It was just a rhetorical question because, before the woman could respond, he had pumped a bullet into her head which killed her.

The woman – dressed so traditionally that only her face was visible – was Zill-e-Huma, who at the time was addressing a public meeting in her capacity as Social Welfare Minister of Pakistan’s largest province, Punjab.

After shooting the Minister, Hafiz Muhammad Sarwar calmly stood his ground, allowed the police to arrest him and said loud and clear: he had killed the Minister because, as a good Muslim, she was supposed to be staying inside her home and not ruling men. The rule of women, said Hafiz Muhammad Sarwar, was anti-Islamic. Women seen outside the home are evil. ‘I have killed her out of conviction that she was leading an un-Islamic life and spreading an evil influence on other women.’

He also proudly claimed that in the past five years he had killed twelve prostitutes and seriously injured dozens more for being immoral women: ‘One immoral woman will cause one hundred men to go to hell in the hereafter; hence no immoral woman should be left to stay alive.’

The police officers there confirmed that Hafiz Muhammad was a well-known prostitute-killer. When asked what would happen to his children, he replied: ‘I am not worried about the future of my children. I have killed the women in line with God’s commandments and He will take care of my children.’

Hafiz Muhammad Sarwar, a Wahhabi by religious persuasion, started his ‘divine mission’ on the night of 3 November 2002 when he shot Dabbi, a poor prostitute. Within six months he had killed half-a-dozen prostitutes and hurt many more in Lahore and Gujranwala, and came to be known as ‘Serial Killer’. At the time of his arrest in 2004 he proudly confessed to having killed ‘immoral’ prostitutes. His favourite method of attack was to knife or shoot the prostitutes just above the crotch. If they survived the attack they would be paralyzed or permanently disabled [which actually happened].

But he was never punished, because his affluent Islamist friends and patrons took care of the murder witnesses and the relations of the prostitutes, either by paying them the Shari’a-sanctioned blood money, or by simply terrorizing them. During his incarceration he was examined by a noted psychiatrist who pronounced him ‘normal’ but religiously fanatical. Thus, after spending one year in jail, he was a free man. His patrons helped him set up in business as a locksmith, and he enjoyed the reputation of an honest, clean man.

Read More

24 responses to “Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

  1. Anonim Agustus 15, 2016 pukul 7:21 pm

    Benar2 tanda bhw akhir zaman sdh dekat..kita akan berhadapan..Insya Allah..

  2. Anonim September 24, 2015 pukul 2:33 pm

    Postingan gak mutu, dasar atheis

  3. Anonim Desember 29, 2014 pukul 3:12 pm

    Bahas skandal paus dan staf-stafnya di vatikan dong!!!

  4. Anonim Agustus 20, 2014 pukul 9:29 pm

    gitu aja kok repot
    lakum dinukum waliadin

    alloh menyukai kebersihan, sodomi jelas tidak bersih

    diakhir zaman akan banyak muncul orang fasik, insyaalloh NI salah satunya.
    bersabarlah ini tanda hari akhir. klau ndak gini ya makin lama kiamat, kasihan para kekasih alloh nunggunya kelamaan.

  5. Wong Juli 25, 2014 pukul 8:57 am

    Ngomong opooo… iki

  6. Mira Juni 16, 2014 pukul 4:33 am

    Tlg Anda baca dan pelajari kisah nabi lut. Islam melarang perbuatan sexs sesama jenis didalam cerita itu. Dulu sebelum org mengerti homoseksual Islam sudah melarang dan melaknat mereka2 yg melakukannya. Dan dari Pertama kali diturunkan kitab suci AL-quran kitab suci tersebut tidak pernah sama sekali diganti/ di otak-Atik manusia. Karna janji Allah kitab suci AL-quran tidak pernah berubah dari zaman dia diturunkan sampai akhir zaman. Dan tidak ada yg pernah bisa memalsukan itu. Bijak lah dalam beragama kawan :) walaikumsalam wr. wb

  7. umwkrt@yahoo.co.uk Februari 9, 2014 pukul 5:03 pm

    great stuff, really enjoyed reading this

  8. Muhammad Imam S Januari 22, 2014 pukul 12:14 pm

    kalo anda tidak suka dengan islam simpan saja dalam hati,
    jangan seperti ini, ini terbukti bahwa agama anda mengajarkan caci makian dan menjelekkan agama lain..,

    bismillahi laa ilahaillallah la’natullahi fii qolbuka..,
    fa idza maataaa anta bi khijib annurul ibrahim

  9. reza Januari 5, 2014 pukul 1:06 am

    admin nya bukan seorang muslim ne kayak nya

    • Waludi Wal Agustus 14, 2014 pukul 2:14 pm

      Jelas bukan muslim, dia keturunan dajjal, yahudi, iblis

  10. Hilmi November 7, 2013 pukul 8:58 am

    Dasar kaliam munafikun syiah.. berkata-kata nampaknya nyata, padahal jelas sumber kutipan yg kalian referensikan adalah salah, dan karangan imam-imam kalian yang memang berwatak cabul.

  11. mo0mo Juli 22, 2013 pukul 12:38 am

    pasti adminnya banci…. yg pengen perbuatannya di halalkan agama…. dasar banci kaleng..

  12. Mukhlis Sinaga Juli 3, 2013 pukul 6:59 pm

    لُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ (80) إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ (81)
    “Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?” Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” (QS. Al A’rof: 80-81)
    أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ (165) وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ (166)
    “Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas”. (QS. Asy Syu’aro: 165-166)
    Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    مَلْعُونٌ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ
    “Sungguh dilaknat orang yang melakukan perbuatan (liwath) seperti yang dilakukan kaum Luth.” (HR. Ahmad 1/309, sanad hadits ini jayyid kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth)
    Juga dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ
    “Barangsiapa mendapati orang yang melakukan perbuatan seperti yang dilakukan kaum Luth, maka bunuhlah orang yang melakukan sodomi dan disodomi.” (HR. Ibnu Majah no. 2561, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani)
    Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di mana beliau menyebut orang yang melakukan perbuatan seperti perbuatan liwath yang dilakukan oleh kaum Luth,
    ارْجُمُوا الأَعْلَى وَالأَسْفَلَ ارْجُمُوهُمَا جَمِيعًا
    “Rajamlah (lempar dengan batu) bagi yang melakukan sodomi dan disodomi, rajamlah keduanya.” (HR. Ibnu Majah no. 2562. Hadits ini hasan dilihat dari jalur lainnya sebagaimana kata Syaikh Al Albani)
    Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِى عَمَلُ قَوْمِ لُوطٍ
    “Sesungguhnya perbuatan yang paling kutakuti akan menimpa umatku adalah perbuatan yang dilakukan oleh kaum Luth.” (HR. Ibnu Majah no. 2563. Hadits ini hasan sebagaimana kata Syaikh Al Albani)

  13. Ade Octavian Afifi Juni 3, 2013 pukul 11:43 am

    Adminya Dah gilaaa . Fitnah dan Dengki dari orang Kristen dan Yahudi merasuki admin ini . Jelaslah bahwa rasul dan kitab alquran melarang dan mengharamkan perbuatan hina tsb . kebannyakan minum Alco Cap Tikus ini Adminnya .

  14. Afifi Prakoso Juni 3, 2013 pukul 11:40 am

    Hahaha , Pak Adminya lagi mabuk . Jelas2 kalau sodomi itu Haram dan dilarang di dalam agama islam . Orang kebanyakan minum Alco Cap RTikus ini . Kakakakakkk

  15. Zeal Burn Juni 1, 2013 pukul 10:30 am

    I think the admin of this web page is truly working hard in favor of his web site,
    since here every information is quality based data.

  16. MrAshof Maret 3, 2013 pukul 7:02 pm

    sayang sekali ya artikel ini cmn dan hanya berniat untukk menjelek-jelekkan.. mana ada ada sejarahnya islam memperbolehkan perhomoan. coba anda buka sedikit saja hati anda pak admin. insya alloh cahaya islam akan datang. so sad.

  17. Anonim Februari 28, 2013 pukul 12:08 pm

    terjemahan inggrisnya NGAWORRR…

  18. bambang Februari 4, 2013 pukul 11:13 am

    pemilik blog dan penulis artikel ini orang yang sudah tidak waras, otaknya disimpan di jempol kaki kiri
    payah………………..!!!!!!!!!!!!!!

  19. Eson Kopler Desember 16, 2012 pukul 6:07 am

    http://id.kopea.com/index.php/question/527903/200-pendeta-cabul-tak-dihukum-karena-dilindungi-gereja

  20. pram Februari 18, 2012 pukul 1:06 am

    Hebat ya….ternyata pinter juga kafirun macam anda menyebarkan fitnah dengan data2 hasil manipulasi dan pelintiran dari kafir2 Kristen dan Yahudi yg berhati dengki.

    Sudah jelas ada ayat di dalam Al-Qur’an yg mengharamkan sodomi….baik dengan wanita maupun pria.
    Baca buku2 Islam yg asli, Imam Syafi’i dalam buku Islam yg asli mengharamkan sodomi.
    Seluruh sahabat Nabi Saw juga haramkan sodomi….

    Lucu melihat yg ditampilkan di blog ini berita2 ttg ustadz gadungan yg melakukan sodomi.
    Kenapa kalian gak bongkar saja kesesatan pendeta2 Kristen di Barat yg banyak menghalalkan sodomi, bahkan ada pendeta Gay di Belanda. Di Amerika pun ada pendeta gay koq….

    • marthyn Mei 6, 2014 pukul 2:05 pm

      seharusnya anda datang dan tinggal di timur tengah supaya tahu bagaimana bejatnya orang arab…. sudah bukan rahasia kalo anda datang bersama istri jika sudah menikah anda akan disarankan untuk hati hati apabila naik taksi harus wanita dulu yang turun bila tidak akan dibwa lari….dan saya sudah melihat dan mendengar langsung curhatnya tkw indonesia dan tkw dari philipina kalo orang arab itu moralnya sangat bejat…laki laki saja diperkosa apalagi wanita….jadi saran saya anda coba anda tinggal dulu selama beberapa saat di arab…..belum lagi perlakuan mereka tkw yang akan dihukum mati….dengan alasan membunuh majikan saya yakin 1000 persen mereka hanya membela diri…kemana kalian? tidak pernah nonton beritakah?……buka mata buka telinga….apakah itu negara yang suci?….saat tsunami dahn gempa bumi dan bencana alam melanda indonesia kemana si arab arab? siapa yang bantu orang eropa dan amerika….yang bantu…tetapi kalian membenci mereka…sadarkah kalian bahwa kalian dimanfaatkan oleh arab arab….untuk kekayaan negara mereka….

      • Waludi Wal Agustus 14, 2014 pukul 2:13 pm

        Jelas bukan muslim..dia keturunan iblis, dajjal laknat, syetan

      • Anonim Agustus 15, 2016 pukul 7:19 pm

        Di akhir zaman kita akan saling berhadapan..Insya Allah..

Tinggalkan Pesan Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: